TERLALU MURAH!!! :D

Untitled

Critanya Jualan :D Di klik aja Gambarnya :D

Comments (1)

Thoughtful Lover Needed

thoughtful BF

Foto ini sudah lama saya ambil pada suatu hari waktu saya sedang berjalan jalan sendiri di BSM menikmati “me time”, dan iseng mampir ke satu gift shop “Rumah Bagus” di sana. Tiba tiba ada seorang cowok di hadapan saya yang sedang serius mengambil dan taruh lagi beberapa barang yang lucu lucu. Rasanya agak ga mungkin kalau dia membeli buat dirinya sendiri. Apalagi yang dilihatlihat barang barang bertuliskan kata kata such as I LOVE U dan sejenisnya. Saya rasa dia beli buat pasangannya.

Saya foto dia bukan karena saya naksir atau suka pada dia. Saya suka pada apa yang dia sedang lakukan. Saya suka dengan kenyataan, how very thoughtful he is, sekalipun mungkin dia beli kado buat pasangannya buat sogokan karena habis ketahuan selingkuh :p

Lalu saya teringat pada pasangan saya sendiri. Sepanjang hampir dua tahun ini, rasanya dia belum pernah memberi saya hadiah. Bahkan hal hal kecil remeh temeh, asal judulnya hadiah, dia sama sekali belum pernah kasih! Ya, saya tau pemasukan dan pengeluaran dia yang sebagian akhirnya disimpan oleh saya. Tapi entah kenapa, beda rasanya. Itu bukan hadiah. Itu memang kewajibannya karena dia tidak bisa menabung sendiri, maka dititip ke saya. Uangnya saya yang atur, karena dia ga bisa mengatur keuangannya sendiri. Tapi apakah itu hadiah? Kan bukan?

Kadang saya suka kesal, karena saya sendiri adalah orang yang suka memberi. Jadi saya merencanakan buat tidak memberi dia apa apa lagi yang bentuknya hadiah. Tapi susah! Karena entah kenapa, umumnya perempuan punya kepuasan dan kebutuhan buat memberi. Katanya kalau sayang sih demikian, tapi lalu kenapa pasangan saya tidak pernah ya? Apa buat dia ini bukan hal yang penting sama sekali? Sampai saya pernah menyindir bilang bahwa sekali kali saya ingin dikasih hadiah oleh dia, saat saya sedang iri pada teman atau adik saya yang rasanya sering sekali dapat ini itu dari pasangannya! Tapi tidak berpengaruh. Dia tetap begitu saja. Entah kenapa.

Tidak cukup sayang saya? Rasanya tidak yah. Mungkin memang hal ini benar benar tidak penting buat dia? Tapi kan saya perempuan biasa? Saya perlu juga merasa disanjung sewaktuwaktu… kalau sudah begini bawaannya jadi membandingkan dengan yang dulu dulu. Sekalipun bahkan cincin yang saya dapat dari mantan saya jual karena saya ga suka menyimpan satupun barang bersejarah :D

Syit! Kenapa yah… mungkin sedang mellow… atau sedang manja… Sedang kesal saja punya pasangan yang ga peka… skalipun saya bersyukur punya pasangan yang seperti dia. Aaaaaaaaarrrrrhhhhhhhhh trus kenapa harus ngeluh doooonggg???

Entah… karena harapan harapan yang ga terwujudkan mungkin… yang tau musti diikhlaskan karena bukan jadi tujuan utama… tapi yah… damn… Saya manusia biasa.

moa

Comments (11)

Menunggu Distraksi

Seorang teman dengan heboh dan berapiapinya di tengah obrolan santai beberapa perempuan 20 something bilang, “Gila banget yah SBY! Dia kok lepas tangan begitu aja sama masalah KPK! Pasti emang dia ada hubungannya juga tuh! Jadi ga mau ikut kena batunya! Heran!”

Dan obrolan berubah menjadi obrolan seputar politik.


Oleh perempuan perempuan yang sama sekali ga mengerti benar soal politik.

Well, okelah sebagai orang awam saya berpendapat bahwa memang benar saat ini KPK sedang dimakan oleh KPK versi DemoCrazy aka Koruptor Pemberantas KPK, karena memang terlihat rekayasa yang sedemikian rupa. Juga saya menganggap memang si Presiden benar benar punya sikap yang aneh, setelah beliau melakukan pernyataan sikap, yang terkesan tidak mau ikut ikutan sama sekali, padahal belio lah yang mustinya jadi penengah. Sampai juga saya punya pikiran bahwa toh KPK sendiri mungkin sebenarnya selama ini tebang pilih juga, tapi kebetulan kali ini mau tidak mau nyangkut ke pihak kepolisian sebagai pesakitan, sampai akhirnya timbul kepanikan. Well, semacam senjata makan tuan begitulah.

Tapi saya ga benar benar mengerti. Makanya tidak pernah terlalu bernapsu buat bahas. Buat tulis. Buat urun pendapat. Buat apa?

Apa sama sekali tidak peduli? Hm.. ga juga sih. Kenapa tidak cari tahu sendiri? Tidak ada kebutuhan untuk itu.

Ga cinta negara? Bodo Amat. Ga ada hubungannya. Hanya sedikit skeptis saja. Memang kalau ribut ribut jadi ada pengaruhnya? Memang kalau ada simpatisan sana sini jadi ada bedanya?

Jadi saat ini saya sedang menunggu ada berita heboh baru. Ada gosip spektakuler yang mencengangkan. Yang bikin fokus terpecah pindah. Supaya bahan obrolan cepat berganti.

Karena memang orang Indonesia cepat sekali kena distraksi.



Comments (7)

LIVE LIFE TO THE FULLEST!!!

Wow! Its been a month! Can i still call myself a blogger? :lol:

Entah kenapa, sekarang ini agak susah buat menemukan waktu buat diri sendiri menulis dengan nyaman, sebagaimana dulu waktu masih jaman sekolah, tiap malam sebelum tidur saya selalu menulis perasaan saya hari itu. Hal hal yang terjadi yang membekas buat saya. Pemikiran pemikiran waktu itu *yangkebanyakancowomelulu* padahal dulu menulisnya pakai pulpen di lembar kertas diary! Skarang sudah lebih mudah… malah tidak meluangkan waktu! Sigh…

SO! How’s life dear friends? Mine? So far so good…

Ceritain satu satu ya? This is my blog anyway… i write anything i want here! :mrgreen:

DSC00452Tentang pacar yang insya Allah calon suami. Alhamdulillah jalan rejekinya dia sedang dibukakan. Emang resikonya freelance gitu, sih ya? Kalau lagi kosong, ga ada banget kerjaan! Giliran lagi ada banyak, rada keteteran… dodol! :p Kasihan juga sama lelaki kecil itu. Bebannya dia banyak sekali, dan banyak juga yang harus dibuktikan dalam waktu yang sangat singkat ini. I know how hard that would be, darl. Tapi memang ga semua orang liat yang namanya proses kan ya? Tetap sabar dan ikhtiar juga berdoa ya… Akupun pasti berusaha buat selalu mengingat satu tujuan utama kita di depan sana :)

Sebetulnya kalau bicara soal sabar…. jadi bersambung kepada seorang IBU yang paling berpengaruh dalam hidup saya. Ibu saya tentunya. Yang paling banyak ikut campur dalam hidup saya. I appreciate it, for i know that she does that all only because she loves me. Tapi lama kelamaan mama saya kok jadi mirip ibu ibu menyebalkan di film “BECAUSE I SAID SO” ya? :p

Masih saja entah kenapa tidak merestui rencana pernikahan saya dan si pacar yang sebentar lagi akan kami wujudkan. Amien. Akhirnya kemarin-kemarin sempat ada pembicaraan dua hati antara kami. Awalnya karena saya bilang tidak tahan lagi tinggal di lingkaran setan dimana seorang ibu teriak teriak tiap hari dan kalimat favoritnya adalah punya anak perempuan ga ada gunanya!

Saya mencoba buat jadi pendengar saja. Yang hebatnya, saya sama sekali bisa menjaga nada suara untuk terdengar datar, sambil tetap berusaha mengungkapkan semua pendapat saya! Dia bilang dia tidak mau saya dengan si lelaki bukan karena fisik, tapi memangnya salah kalau dia mau saya punya pasangan tuh yang bisa mengontrol emosi saya, yang bisa mengimbangi saya, yang pantas diliat berdua saya. Well, that aint totally not about physical, huh? Lalu dia menolak dibilang sering marah marah, dia bilang seharian di depan komputer facebook dan chatting itu untuk mengontrol diri. Lalu dia membandingkan dirinya dengan ibu ibu lain yang lebih kasar dan lebih ga sabaran katanya, dan mengatakan betapa beruntungnya kami punya ibu seperti dirinya. Yes, mum. We’re so lucky to have you. Tapi yang mama suka lupa rasanya buat juga lihat betapa beruntungnya punya anak seperti kami, yang tidak kacau balau seperti banyak anak lain yang lebih bikin stres orang tuanya!

Lalu katanya saya yang belum dewasa boro boro bisa menikah! Beberes rumah saja jarang, masak ga bisa, hal hal kecil itu katanya. Hm… saya bukannya sama sekali ga pernah toh mam? Dalam seminggu kalau ada waktu pasti beberes. Masalah masak? Nanti pasti belajar dengan sendirinya. Itu naluriah rasanya. Skarang memang belum berasa butuh aja. Lalu, apa dewasa benar benar diukur hanya dari hal hal demikian menurut mama? Ah… susah sekali bicara dengan ibu yang satu ini. Lihatlah sisi lain anakmu mam…

Lalu saya katanya pernah mau bikin mama bahagia. Lulus aja waktu itu lama, skarang udah lulus ga mau kerja di kantoran. Mama sayang… lulus lama dulu bukan salah saya sendiri. There’s many factors. Toh akhirnya beres. Ga mau kerja kantoran lalu memangnya kenapa? Mama pikir mereka yang kerja di kantoran senang semua dengan apa yang mereka kerjakan? Aku sudah mencoba dan sama sekali ga suka, mau apa? Si yang punya kantor meminta buat balik, ada pegangan kalau aku mau, tapi kalau tidak mau yah mau gimana? I love what im doing right now. Tolong jangan menyumpahi. Jangan doakan yang jelek jelek selalu. Lihat saja nanti. Beri waktu dulu, bagaimana? Dan bukannya sama sekali sebagai anak tidak mau melihat orang tua bahagia, tapi apa tidak bisa ma belajar sedikit dari papa yang bisa bahagia dan merelakan anaknya jadi apapun yang mereka mau dan ikut bahagia sesederhana dengan bila si anak bahagia?

Lalu terakhir cuma bisa bilang, terserah! kamu mau menikah mau apa terserah! mama ga melarang! ga merestui!, dengan muka masam dan banjir air mata. Baiklah. Terserah padaku kan? Sama seperti waktu dikeluhkan tentang dirimu yang menuntut semua pacar anaknya buat sopan, tapi kadang disalami pamit pulang saja tidak mau buat keluar kamar mendatangi dia yang menghampiri buat salam, atau paling tidak melihat ke arahnya langsung. Lalu siapa yang tidak dewasa ma? Dengan semua penyangkalan dan ketidakmauan buat sedikitpun merasa ada kesalahan? Ah… ya sudahlah. Saya masih mencoba buat menemukan pola komunikasi yang baik dengan mama. So much as u told me you love me, i love u too mom!

Trus… kerjaan? Hahahah told u im a freelancer, rite? Its mostly free for me hahaha

Sbetulnya saya bisa saja kembali ke pekerjaan saya sebagai “HRD” di kantor yang sempat saya singgahi beberapa bulan itu, karena si bos nya menunggu saya balik kesana. Bahkan saya disuruh ikutan foto untuk bikin name tag padahal belum tahu kapan dan apakah akan saya kembali ke sana. Tapi hati sama sekali masih belum mau. Siaran di MGT juga masih kepending karena entah management nya yang mulai sama kacrutnya dengan radio saya yang dulu kah atau gimana. Saya benar benar sedang menikmati berbisnis disini! Saya lagi ga mau promosi. Tapi ya memangnya kenapa kalau saya suka melakukan hal ini? Setelah 4 bulan, akhirnya saya bulan depan akan dapat pendapatan sebulan yang lebih sedikit dari pendapatan saya sebulan bekerja di kantor dengan jam kerja yang jauh lebih sedikiT!

Ga cuma itu sih… minimal dua kali dalam sebulan saya masih bersentuhan dengan dunia psikologi. Alhamdulillah biro dimana saya pernah magang nampaknya juga percaya sekali bahwa saya mampu, jadi tiap kali ada proyek saya diajak :) Mau konseling hari Minggu ini. Yah… lumayan lah kalau yang ini mah buat biaya bersenangsenang hahaha

Overall, hidup saya layak buat disyukuri! Terlepas dari pertengkaran musiman dengan si pacar, kepincangan komunikasi dengan sang ibu, uang yang kadang banyak di luar kosong di dalam :lol: Saya betul betul sedang merasa bahwa hidup saya indah, dan sedang menanti banyak keindahan lainnya yang pasti akan datang karena sekarang saya sedang berusaha sekuatnya buat mendatangkannya! :)


Baiklah… posting buat sebulaneun nih :lol:


LIVE LIFE TO THE FULLEST, FELLAS!!!!

Comments (10)

Just So Updated

Aduh… sudah cukup lama juga ya saya ga mengisi apa apa di blog ini? Sayang sekali… turun banget kali yah semua ranking ranking annya? hahaha like i care! :p Ga kok… saya ga peduli…

Hari ini semuanya berbatik di kantor. Saya juga… kenapa? Mengikuti trend? Ngga juga.. sebagai orang yang pernah ikut ribut mencaci negara tetangga karena mencuri apa saja pusaka Indonesia, rasanya udah sewajarnya ya? Lagipula hari ini adalah hari terakhir di kantor dalam arti sebenarnya. Jadi gapapa kan tampil manis? :D

Sudah Oktober lagi dan saya memutuskan buat keluar dari pekerjaan yang bisa membuat saya gila dan stres, justru karena tidak melakukan apa apa. Weekend pun saya tinggalkan. Lepas hubungan skalian. Sudah. Slanjutnya? Well… saya sih masih menunggu itu radio yang katanya mau cepat mengeluarkan jadwal… sambil coba2 daftar di radio lain lagi…

Ga bisa terikat… apa saya maunya yang nyaman aja? Ah nggak juga… saya mau yang kehatian… ga minta terlalu banyak kan? Saya mau kerja keras? Tapi buat kerja kepaksa… itu aja… ada banget lho bedanya!

Oriflame saya juga Alhamdulillah makin kesini makin memperlihatkan hasilnya, dan itu cukup memuaskan :) masih akan terus berusaha buat berkembang tentunya! Ga mungkin dong berhenti begitu saja…

Impian di depan mata yang sebentar lagi akan kami jelang juga sudah menanti. Sudah terlalu banyak air mata yang tumpah dan usaha yang dikerahkan buat sampai kesana, maka kami tidak boleh gagal! Insya Allah Amien…

Mau jadi sales door to door ah :lol: anything for the big money, eh?

Haduh… sbetulnya saya ini mau cerita apa? Ga tau juga… pengen update blog aja hehehe

Masih Syawallan nih! Maaf lahir batin smuanya! :D

Comments (16)

Im Only Human… (Was I Only) Born To Make Mistake (?)

Siang ini kembali berada di jalan Salendro Timur I no V Bandung. Hahaha penting bener disebut lengkap alamatnya :p Kembali kurang berkarya… masih untung masih ada komputer yang menganggur… minggu depan rasanya mulai ga ada lagi komputer yang bisa saya pakai saat yang rasanya musti saya lakukan selesai.

Masih puasa… Alhamdulillah… no wonder saya haus sekali saat ini! Kalau dipikirpikir, hingga hari ke 21 puasa ini, rasanya sama sekali tidak di optimalkan oleh saya.  Tarawih berjamaah sama sekali belum kejamah.. tadarusan entah apa kabarnya… marah marah masih susah… hm… sama sekali saya tidak bangga.

Rasanya lagi sibuk sekali dengan segala urusan duniawi! Resign dari kerja namun tidak diijinkan sampai akhirnya diputuskan buat masuk Jumat Sabtu saja, pergi wara wiri kesana kemari ketemu si itu si ini dalam rangka expanding bisnis saya yang Alhamdulillah hasilnya dalam dua bulan kemarin sudah sangat ada, dan diharapkan bulan ini bisa meningkat sekalipun cuma sampai tanggal 18 Sept saja aktifnya. Ditambah stres dan uring uringan tiap membicarakan soal pernikahan. Entah kenapa… padahal dulu saya berpikir menikah ya tinggal nikah! Hm… tapi mari lihat sisi baiknya. Makin uring uringan berarti makin dekat, kan? Amien ;)

Kembali ke Ramadhan. Saya tidak tahu makna apa yang saya dapat tahun ini. Masih mencoba buat menelaah semua yang terjadi di bulan ini. Rasa rasanya masih di situ situ saja. Kesalahan ada pada siapa? Oh ya jelas saya… Alhamdulillah saya merasa dilimpahi rejeki bulan ini. Tapi rupanya saya lupa beramal! Sampai akhirnya dompet saya harus dikuras habis isinya oleh entah copet entah siapa di Bekasi. Mungkin semuanya karena saya kurang amal? Atau ada amal yang saya janjikan yang belum saya tunaikan? Makin malu ketika ingat bahwa tahun lalu pun di bulan Ramadhan lah saya kehilangan handphone saya di kereta. Gusti… Astagfirullah… sedemikian bebalnya kan saya sehingga setiap tahun hanya dengan cara demikian Allah bisa menegur saya? Astagfirullah…

Tapi memang Tuhan itu Maha Baik ya? Masih saja DIRINYA melimpahkan saya dengan sejuta berkah. Saya yang ga berguna ini… Salah satunya ketika minggu lalu saya ke Jakarta buat hadir di salah satu acara yang diadakan d’bc-network dan di recognisi di Jakarta sana. Masih dapat hadiah pula! Kemudian berbuka bersama keluarga baru saya yang penuh semangat. Masih dibayari pula! Menghadiri bedah buku Mario Teguh yang saya pikir manusia sangat garing tapi ternyata bisa menginspirasi. Masih dibelikan tiket oleh orang lain pula! Ketemu BFF saya dan menginap di Bekasi, walaupun akhirnya kehilangan dompet. Masih diongkosi pulang pula! Astagfirullah.. sambil menulis ini mau tidak mau saya sadari betapa besar rahmat Gusti pada saya… dan saya masih tidak bersyukur dengan pantas?

Malu ya Allah… saya malu… maafkan saya… semoga malam ini masih bisa saya bersungkur di atas sejadah dan berdoa dan bersyukur ke hadapanMu. Semoga sisa sembilan hari ini bisa terpakai buat amal dan ibadah kepadaMu, sebagaimana sepantasnya seorang hamba pada Tuannya. Lalu terima kasih… terima kasih buat semua rahmat, berkat, dan cinta yang tidak juga hentinya kau limpahkan pada hamba. Sang hina.


Karena memang hanya manusia, bukan berarti jadi alasan buat seenaknya.


Comments (23)

Paket Murah Ramadhan dan Lebaran : Beauty Gift Sets (Oriflame Products)

Bingung mau kasih kasih apa yah buat hantaran silaturahmi nanti ke calon mertua? Atau mau kasih sesuatu yang pasangan pasti suka? Bosan sama parcel yang isinya makanan yang khawatir kadaluarsa?

No worries dears ;)


Sehubungan dengan Hari Raya Idul Fitri yang sebentar lagi bakal tiba, dimana hari keduanya bertepatan dengan hari ulang tahun mama saya, maka ga ada salahnya kayanya kalau saya mau menawarkan paket Gift Set murah meriah produk Oriflame ;)

Ada beberapa paket yang bisa dipilih yaitu:

  1. Beauty Gift Set Rp 100.000

Original Prices:

  • Lash Extreme Mascara @ 59.900
  • Lip Classic Lipstick @ 29.900
  • Vision V Soul Mate Eye Shadow @ 34.900

Beauty Gift Set 100

2. Beauty Gift set Rp 125.000

Original Prices:

  • Lash Extreme Mascara @ 59.900
  • Lip Classic Lipstick @ 29.900
  • Air Soft Powder @ 59.900

Beauty Gift Set 160

3. Beauty Gift Set Rp 160.000

Original Prices:

  • Lash Extreme Mascara @ 59.900
  • Lip Classic Lipstick @ 29.900
  • After Hour EdT @ 139.900

Beauty Gift Set 125

4. Foot Care Gift Set Rp 100.000

Original Prices:

  • Foot Care Pumice Brush @ 17.900
  • Soothing Foot Cream @ 24.900
  • Reviving Foot Spray @ 44.900
  • Overnight Mouisturising Foot Cream @ 39.900
  • Foot Care Gift Set

Paket lainnya akan segera menyusul! Nah… jadi kalau sampai sekarang masih bingung mau kasih hantaran hari raya apa ke pasangan ataupun calon mertua atau sahabat atau siapa saja yang istimewa, rasanya udah mulai punya pilihan lain selain makanan dan barang pecah belah :D

Ayo cpat pesan mumpung harganya sedang super murah! Ongkir cuma Rp 5.000 aja buat yang di luar Bandung ;)

Info dan pemesanan hubungi Nona Nata di 08179437037 ;)

Comments (7)

Older Posts »