If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Along came motherhood

i know this is frickin PMS attack because i suddenly feel the need to cry over Coldplay song and some random picture and story on facebook.

or maybe im just cheesy like that.

Anakku sudah tidur. Tadi siang ngungsi ke rumah emak karena lupa beli lauk buat makannya tuan putri dan tukang sayur ga lewat. Yang seger adanya di Superindo dan deket sama rumah emak. Why not sekalian masak disono, rite? Emak pun selalu senang kedatengan cucunya, yang mana lumayan sering dalam seminggu😆

I never really tell this to anyone. I dont share much lately, not to anyone. But i want to tell you one thing for sure about motherhood. For me. It brings out the best in you. It changes you. It’s gonna be the best thing happens in your life. Well, mine. Me.

Featured image

1 bulan menuju 1 tahunnya gadis kecil yang namanya Blissy Lovina Verdinata. Berkah besar pembawa kebahagiaan penuh yang mencintai dan dicintai ayah bundanya, Verdy dan Natasya. Satu tahun paling panjang dalam hidup gw. Satu tahun yang penuh dengan perasaan yang campur aduk, tapi bisa dibilang mayoritas adalah bahagia. Masih ada sedih, sakit hati, cemburu, kecewa, air mata sedikit2. I dont, never was, live in such heavenly life with all the rainbows anyway. Many things happened over one year, many life changing episode. Tapi tetap, gadis kecil sempurna bernama BLissy adalah yang terbesar dan terhebat yang terjadi di tahun ini.

Dulu gw pernah bilang, kalau mau belajar sabar, silakan coba jualan :p Well, iya kalo bicara soal sabar menghadapi orang lain. Orang asing. Orang. Tapi kalau belajar sabar sebagai perbaikan diri, benar adanya punya anak adalah satu latihan yang hebat.

Anak loe kan masih bayi, Nat? Sabar apaan sih? Lebay loe😆

But really.. Banyak sekali perubahan drastis dalam hidup gw setelah memiliki anak, dan itu ga masalah. Tapi jujur, soal kesabaran, i never been a winner. Gw gampang sekali berantem bahkan sama orang2 terdekat gw seperti nyokap dan suami. Gampang kesel. Gampang terganggu.

Tapi gw ga boleh terganggu disuruh begadang sama bayi kecil, kan? Gw ga boleh terganggu semua jadwal hidup dan rutinitas gw harus berubah karena mahluk Tuhan yang terindah buat gw ini? Dan memang tidak. Berasanya bukan disitunya. Tapi manusia kecil yang ternyata benar2 mesin fotokopi paling canggih ini kadang gw remehkan kehebatannya. Suka lupa buat menjaga sikap di depan dia, karena semua yang gw lakukan di depannya, maka itulah dia kemudian. She’s a total mini me. Karena role model dalam hidup dia, paling tidak di usia awal kehidupannya, adalah gw yang bersamanya di tiap waktu matanya terbuka. Dan gw suka lupa, buat tidak membentak, marah2 dan menjadi contoh yang sedemikian buat tuan putri.

Hebatnya sekarang anak gw sudah segalak gw. Sudah bisa marah. Di usia 11 bulan sudah bisa menyatakan penolakan dengan tegas, dan judes :p Kalau sudah begini, rasanya pengen nangis, bok. Pengen nangis karena merasa sudah jadi contoh yang ga baik buat gadis kecil ini😦

Dan berduaan saja dengan seorang anak cerdas ini memang sangat menyita waktu. Karena terbiasa selalu sama gw saja, susah bner buat ditinggal sebentar sekalipun pas lagi di rumah Oma, misalnya. Kadang, ada aja saat dimana gw mau ga mau merasa terganggu. I admit. Apalagi klo memang lagi ada masalah lain yang membuat mood super jelek, benar2 harus jaga untuk tidak sedikitpun membiarkan emosi negatif tersebut luber. Saat musti mengerjakan tugas2 rumah maupun berhubungan dengan money making jadi ga bisa karena tuan putri menuntut perhatian penuh, kadang gw suka lupa buat sadar bahwa memang dia berhak, dan jadi bete. I still learn on that. Belajar buat ga pasang muka bete di depan anak. Belajar buat ga bernada suara kesal yang pasti bikin dia merasa ga enak. Bahkan sekarang kalau suara gw mulai agak naik saat marah kalo liat dia sedang melakukan hal2 yang sewajarnya dilakukan bayi tapi gw suka lupa, gadis kecil ini sudah bisa menunjukkan emosi dan rasa terluka berurai air mata yang akan membuat gw seketika membenci diri sendiri dan merasa jadi pendosa terbesar di dunia.

Maka benar, buat gw minimal, jadi ibu adalah proses belajar sepanjang masa. Ga cuma di hal sesepele sabar dan nahan emosi, tapi belajar untuk menjadi sosok yang bisa dipelajari oleh anak. Dan ini, adalah impian gw sepanjang masa. I’m living my dream, I’m a mother now. Cuma memang dalam mimpi ga ada detailnya sih yaaa :p

And yes, Im one of those mother that think that their own children are the best.

My girl, she’s awesome. Makannya pinter. Rajin dan mau minum buah. Lincah. Ga bisa diem. Ekspresif. Bawel. Lucu. Pinter. Sholehah. :p Sounds like yours?😆

My girl’s the best. For me. Dan gw ga bermasalah kalau orang lain menganggap anak mereka sendiri paling hebat dan lebih daripada anak orang lain. Setelah punya anak gw makin setuju, bahwa memang seperti itulah seharusnya loe memandang anak loe sendiri kan? Sebagai yang terbaik. Buat loe. Ga perlu jadi gimana2 buat ngebanggain. Harusnya selalu punya alasan buat bangga sama anak. Ideally.

Ga semua orang mendambakan menjadi seorang ibu. Eh, semua perempuan mungkin lebih tepatnya. Sama seperti segala hal lainnya dalam hidup, menjadi ibu pun seharusnya pilihan. Bukan karena merasa harus. Bukan karena ingin menyenangkan suami padahal sendirinya ga kepingin2 amat punya anak. Bukan karena peer pressure alias orang2 usil di sekitar yang kepo to de maxes banget sama urusan rumah tangga orang lain.

Why? Karena yang kepengen sejak bahkan masih abege buat jadi ibu aja menemukan ada aja obstaclesnya sebagai sosok orang tua. Mungkin memang berhubungan dengan aspek lain dalam kehidupan, seperti ekonomi maupun sosial. But still. Apalagi yang sebetulnya ga mau? Yang kepingin pun belum tentu bisa jadi sosok orang tua panutan yang sempurna. Yang terpaksa apa kabar?

Tapi toh memang Allah Maha Tau. Siapapun yang ketitipan maupun belum maupun ngga, Allah selalu punya alasan. Ga bisa kaya orang yang dulu pernah bilang bahwa gw harus berusaha untuk jadi layak dulu sebagai orang tua kalau mau dititipin anak. Because I know I havent be that descent person. Tapi ga berhenti buat berusaha dan cuma menginginkan yang terbaik buat tuan putri. Alasan apapun dari keputusan dan takdir Allah adalah rahasia. That, I believe.

I’m longing for more wonderful moments in life with my lovely girl. In the mean time, I’ll just cherish the amazing present that is now🙂

Hore.. menulis ga jelas di malam ini😀 Mari berhenti. Ya sudah kepanjangan dan ga jelas2 amat, ya juga ada yang nangis minta ditemenin bobo.

I love motherhood. That’s for sure🙂

2 comments on “Along came motherhood

  1. IBU SIMHA
    November 8, 2014

    kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T
    dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI
    berikan 4 angka 6418 alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
    dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
    ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya
    allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
    kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
    sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel
    yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI SOLEH,,di no (((082-313-336-747)))
    insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 275
    juta, wassalam.

    dijamin 100% jebol saya sudah buktikan…sendiri….

  2. Saya taunya Motherboard😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 21, 2014 by in curcol misah misuh.

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: