If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Ketika Hidup Makin Mengerucut

No business alert😆

Pernah dengar tidak kalau yang namanya kehidupan sosial seseorang itu mirip dengan kerucut? Luas, ditemani banyak orang, bersahabat sana sini, namun seiring berjalannya usia, makin mengerucut dan sepi. Saya lagi merasakan bahwa kerucutnya saya mulai dekat ke ujung yang lancip itu.

Mulainya sejak kapan ya? Mungkin sejak sahabat-sahabat saya semasa kuliah satu-satu menikah, demikian juga saya. Lalu mereka memiliki bayi yang menambah sibuk rumah tangganya, yang mana saya belum. Kesibukan masing-masing, rumah tinggal yang berjauhan, dan mood kadang, membuat pertemuan makin kesini jadi makin tidak memungkinkan.

Mungkin salahnya ada di saya sendiri juga ya… Kadang kalau diajak ketemuan tapi jamnya ga asik buat saya, misalnya kemaleman atau apalah, ada aja alasan yang bisa diberikan buat menghindar. Pertemuan dengan komunitas misalnya. Asli saya kangen skedar kumpul-kumpul, sometimes talk about nothing at all, ketawa ketiwi sana sini. Tapi kadang lagi, saya merasa capek berbasa basi hehe. Kecuali lagi punya energi yang berlebih, which I dont lately.

BFF saya juga lucu deh kayanya. Dia bilang suka berasa tetap dekat karena tetap bisa baca status saya di twitter dan facebook. She knows all about my daily. But we just barely meet anymore. Kemungkinan besar banget, ketemunya nanti di nikahan dia setelah Lebaran. Karena dia sendiri cerita lagi makin hectic dengan kerjaan dan juga pasangan dan lain sebagainya.

“Sok sibuk amat sih? Emang orang sibuk ya loe?”. Not really, if its not not at all😀 Mungkin juga urusan bisnis dan keluarga yang sekarang benar-benar jadi fokus kehidupan saya, ya? Dipikirpikir, saya sudah lama ga keluar rumah selain urusan bisnis maupun siaran. Ngemall aja males sekarang. I just dont get the fun anymore. I dont wanna do anything that felt meaningless.

Teman sih memang selalu banyak, ya? Keluarga bisnis saya juga banyak. Dan memang, salah satu kejelekan dari media sosial dan kemudahan akses internet makin kesini adalah sentuhan personal yang makin berkurang juga. Tetap sih, afeksi itu berhubungan dengan sentuhan. Maka kalau tidak bersentuhan ya tidak sedang mengisi kebutuhan afektif.

Tapi sekali lagi, mungkin memang kerucutnya saja yang mulai melancip. And I can deal with it. Saya nyaman benar dengan kehidupan yang sekarang. Yang memang sayangnya jarang ketemu orang. Tapi saya setiap hari online dan “bertemu” dengan keluarga bisnis saya yang sekalipun banyak yang belum pernah bertemu, terasa dekat dan nyata, karena punya satu visi yang sama. Fokus yang sama.

Lalu juga, cukuplah saya memiliki suami yang benar-benar “teman hidup”. He is my true best friend. Ditambah babybro yang bersyukur katanya kakak dan kakak iparnya rumahnya dekat jadi dia tidak kesepian di rumah. Dan bener deh, bukan afirmasi, tapi saya benar-benar mencintai kesederhanaan yang membosankan ini😀

Dan memang, makin kesini makin menolak buat melelahkan diri sendiri dengan berusaha buat diterima oleh peer group manapun. If we cant get along just well, then fine. Jangan suka memaksakan diri. Capek berusaha buat ikut nyambung dan menikmati obrolan yang padahal berasa garing sedunia😆 Karena di usia segini, rasanya sudah tidak masanya disetir oleh peer.

Ada seorang teman yang kalau di BB group suka sahut sana sini, suka mengucapkan kata kata manis, tapi kalau lagi berdua kadang keluar juga keluhan bahwa merasa tidak begitu kloplah, kurang dihargailah, dan sebagainya. Angkat topi buat kegigihannya “mencari tempat” di satu tempat, which mabye she doesnt belong at all at the first place. Yang begitu saya sudah tidak punya daya upaya. Lebih menyenangkan ada di tempat yang memang sepertinya kita ditakdirkan buat ada disitu, kan?

What’s the moral of the story, Natz? I dont know. Dont push yourself too hard just to be accepted and enjoy the comfort boring, maybe? Because I am. This simple life is the best I ever have in years🙂

Satu lagi, know when to say NO.

Everything is temporary anyway.
When the streets are wet —
The color slip into the sky.
But I don’t know why that means you and I are
– that means you and….
I quit — I give up.
Nothin’s good enough for anybody else it seems.
But I quit. I give up.
Nothing’s good enough for anybody else it seems.

And being alone
Is the best way to be.
When I’m by myself it’s
The best way to be.
When I’m all alone it’s
The best way to be.
When I’m by myself
Nobody else can say…

9 comments on “Ketika Hidup Makin Mengerucut

  1. abieomar
    March 26, 2012

    Setujuuuuuuu,………………..

  2. jjangnisa
    March 26, 2012

    What’s the moral of the story, Natz? I dont know. Dont push yourself too hard just to be accepted and enjoy the comfort boring, maybe? Because I am. This simple life is the best I ever have in years

    aku suka ini mbak. masuk ke beberapa komunitas kadang-kadang bikin kita menemukan seseorang atau beberapa orang yang klop. gak mungkin juga kita klop dengan seluruh anggota komunitas yang beda-beda kepala.

    aku termasuk gak suka memaksakan diri untuk masuk ke pembicaraan yang aku sendiri gak tertarik di dalamnya. cmn utk sekedar basa-basi. kalo sekali-sekali ya boleh laah..

  3. tuaffi
    March 26, 2012

    setuju saya mbak.. saya belum lulus kuliah tapi merasa sudah mengerucut. hehe

  4. latree
    March 27, 2012

    dari dulu sih, aku tidak ingin memaksakan diri untuk disukai. yang suka akan suka kita apa adanya. mungkin itu ga banyak, tapi lebih baik. daripada banyak tapi cuma pura-pura suka…

  5. neng fey
    March 28, 2012

    wah wah.. klo gw malah lg pengen bgt ngemol hihihi
    tp setelah menjalani kehidupan “baru” dg baby baru, kehidupan pertemanan gw juga udah mulai redup, makanya pengen nyoba lagi circle of friend yg baru via dunia maya, dimana agak memungkinkan bagi gw untuk “gaoooool” walau badan tetep dirumah :p

  6. ndutyke
    April 8, 2012

    Aku sempet tuh yg pengen jadi social climber…. Pengen bs bergaul dan diterima di kalangan tertentu yg benernya gak terlalu sejalan seirama denganku, tapi kayaknya kok keren kalo bs jd bagian dr mereka… Setelah sekali dua kali mencoba masuk dan mencoba spy bs diterima, kok kayaknya capek ya hidup memaksakan diri spt itu. Ya udahlah, apa adanya aja. Probably my life seems to be a boring one, but I’m happy with it.

  7. Pingback: Social Climber « ndutyke's

  8. Indah Kurniawaty
    April 10, 2012

    Aku juga kadang suka gak nyambung dengan teman-teman kuliah. Alasannya karena bahasannya udah beda. Karena mereka masih single, ato belon punya anak. Kadang suka sensitip juga kalo aku kelewat cerewet ngomongin soal anak. Hahaha…
    Sesekali aja ketemu…misal buka puasa bersama. Selebihnya udah jarang banget. Salah satunya seperti yang Mbak bilang tadi karena waktu nya suka gak pas untuk emak-emak kayak aku sementara mereka belon ada yng ngintil. Hihihi

  9. 1 park avenue
    April 26, 2012

    nice post…:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 25, 2012 by in Feels and Thoughts.

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: