If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Saat Suami Hilang

How do you know how much you love someone?

Beberapa waktu belakangan saya sering dengar curhatan teman-teman perempuan yang bermasalah dengan suami mereka. Pertengkaran-pertengkaran kecil yang akhirnya berubah menjadi pertengkaran besar. Cibiran yang berubah menjadi teriakan. Luka yang berubah jadi sakit hati yang dalam. Padahal usia kami hanya terpaut sempit. Pernikahannya mungkin hanya lebih lama sedikit.

Agak takut.

Kadang saya suka sebal pada suami karena hal-hal kecil yang dilakukannya yang ga sesuai dengan saya. Egois ya? Ya bagaimana… Kan memang hanya manusia. Lalu sebagaimana teman-teman saya yang lain juga, kadang uang menjadi satu masalah sensitif yang bisa menyebabkan suasana jadi kurang harmonis, dan pastinya jauh dari manis.

Tapi lalu kemarin terjadi sesuatu yang lucu.

Saya dan suami sejak tahun baru ini memang punya resolusi buat tidak sering bertengkar lagi. Memasuki tahun ketiga pernikahan yang sebentar lagi memang semestinya begitu, kan? Lalu hidup kami pun berjalan dengan normal dan menyenangkan. Cenderung stagnan dan membosankan mungkin kata mereka. Tapi saya yakin bahwa saya cinta sekali pada suami saya dan tidak mau memilih hidup yang lain selain yang begini.

Apalagi ketika kemudian dia menghilang. Pada Sabtu pagi, ijin keluar sebentar buat mencuci motor di luar karena kami tidak resik sama sekali buat cuci sendiri. Jam sepuluh. Saya yang sedang masuk angin sedang dipijit oleh ibu urut langganan yang baru. Satu dua jam tidak kembali-kembali. Ya mungkin memang antri sekali. Tapi saat tiga jam lebih tidak sampai rumah lagi, dan saya sudah tinggal sendiri, mulai panik dan berpikir yang buruk-buruk.

Suami saya kan kecil dan sensitifnya menyebalkan. Bagaimana kalau dia berantem sama orang di jalan entah kenapa dan dipukul orang lalu motornya diambil dan dia entah terkapar dimana. Bagaimana kalau tiba-tiba, seperti di salah satu Diva Movies yang pernah kami lihat, ada yang menelpon dan bilang, “We have your husband”. Bagaimana kalau bagaimana yang membuat saya deg-degan ga karuan.

Terlalu sering melihat drama mungkin. Tapi saya takut betulan. Saya takut dia ga pulang-pulang dan ga bawa ponsel buat dihubungi, dan ga sama sekali pulang dulu. Biasanya kalau antri cuci motor kan dia pulang dulu ke rumah dan nanti kembali ambil motor kesana. Tapi ini tidak sama sekali. Jam setengah dua. Tiga setengah jam.

Maka ditemani adik lelaki yang main ke rumah, diputuskan sebuah operasi. Operasi mencari suami. Berjalan kaki keluar, yang sudah sangat jarang saya lakukan, hanya demi tau suami ada dimana. Tidak jelas juga mau kemana. Tapi yang paling mungkin ya si tempat cuci motor langganan, kan?

Ternyata, dia ada disana. Motornya baru saja dilap dikeringkan. Dia tidak pulang dulu karena agak mengantuk dan tidak mampu berjalan kaki katanya. Selama itu! Betapa menyebalkannya! Betapa berlebihannya kekhawatiran saya! Betapa sebal pada suami yang pergi jarang bawa ponsel dan sulit dihubungi!

Tapi sekarang saya jadi tau. Betapa sayang saya pada sesosok lelaki kecil yang judulnya adalah suami saya. Betapa saya akan kehilangan kalau dia tidak ada.

Dan pastinya, betapa lebaynya saya yang belum juga melepaskan status drama queen sejak dulu😆

Lalu kami pulang. Naik motor bertiga. Kembali ke rumah dan kehidupan yang terlihat membosankan. Tapi hangat dan menyenangkan.

4 comments on “Saat Suami Hilang

  1. neng fey
    March 8, 2012

    3 jam di tempat cuci motor? berapa motor yang dicuci tu tempat, hebaatt..
    i love my husband too *tersipuy-sipuy*

  2. natazya
    March 8, 2012

    hahhaha embeeeeeeeerrr banyak banget yang males kaya kita.. bela2in antri coba :))

    cieeeeee yang love ama husbandnya hihiw

  3. neng fey
    March 9, 2012

    bisa ditabok kalo kaga hahaha

  4. warm
    March 9, 2012

    ini postingan yg menyejukkan, dan
    ya ampun lamanya saya tak berkunjung ksini😐

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 4, 2012 by in Marriage Life.

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: