If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Ada Dia Di Matamu

Lagi, lagi dan lagi pertengkaran yang sama karena sebab yang entah kenapa. Awalnya siapa ya yang mulai menaikkan suara? Aku tidak pernah ingat. Tapi pasti salah satu dari kita, karena kalau tidak, jam 12 malam ini tidak mungkin kita tidak sedang tidur dengan nyenyak di atas kasur mahal yang belum begitu lama dibeli, malah saling menjerit dan membanting objek terdekat yang bisa diraih tangan.

Kenapa sih kamu ini? Semua pertengkaran setelah menikah selalu salahmu sendiri! Kebohongan-kebohongan kecil yang kamu ucapkan, yang selalu saja terungkap olehku. Insting seorang istri. Begitu selalu aku menyebutnya. Begitu pula kamu selalu mencibir dan menyindir bahwa aku terlalu curiga dan mengekangmu. Lho, aku berhak kan? Aku istrimu!

Semua masih bisa tertahan olehku. Kebohongan kecilmu, masalahmu di kantor yang kau bawa pulang, teman-temanmu yang menyebalkan. Semua masih bisa kuredam dan tertampung dalam gelembung kesabaran di kepalaku. Tapi tidak! Tidak bila ini menyangkut perempuan sialan yang selalu membuatku kesal! Tidak bila aku harus lagi dan lagi menemukan jejak-jejak cintamu padanya! Lukisannya di account situs berbagi foto milikmu, tulisan dari hati tentangnya di blogmu! Ya! Semua memang aku yang mencarinya sendiri tanpa ingat bahwa pada akhirnya aku yang akan sakit hati sendiri! Tapi kenapa juga kamu tidak segera menghapus semua rekaman masa lalumu tanpa sisa, bahkan di ranah maya?! Apa kamu sengaja meninggalkan satu dua kenangan buat suatu masa kamu lihat lagi?

Yang paling buruk adalah bahwa kamu tidak bahkan menyadarinya! Yang paling buruk adalah bahwa kamu tidak bahkan tau bahwa aku sedemikian kesal karena mengintip sedikit masa lalumu dimana tidak ada aku di dalamnya, tapi ada pemujaan besar terhadap perempuan brengsek itu! Yang bahkan kutau telah melukai hatimu! Tapi tidak bahkan membuatmu menghapus habis semua tentang dia dan membuatku tau tentangnya! Apa-apaan sih kamu! Lalu pada saat aku kesal dan jadi ketus padamu seharian ini, kamu malah balik marah dan bertanya dengan nada yang tidak kalah ketus padaku. Heh! Ini semua salahmu tau!

“Kamu kenapa sih! Kamu ga boleh ikutan marah kalau aku sedang marah! Aku punya alasan aku sendiri buat marah! Tapi aku memang belum berniat bicara apa-apa pada kamu! Menatapmu saja saat ini aku begitu muak!”, seruku padamu, betapa ingin membuatmu tau kesalnya aku.

Betapa kesal aku ketika kamu beranjak keluar dengan marah. Kan kamu sedang tidak berhak marah! Ini giliranku! Aku punya alasan!

“Ini kenapa aku juga merasa kesal pada kamu seharian ini! Semua sampah yang harus aku temukan ini! Kenyataan bahwa ada dia di matamu! Bahkan pada saat kita sudah merencanakan masa depan yang sekarang terasa tipuan!”, semburnya sambil melemparkan isi sebuah kotak berwarna hijau berisi surat, hadiah, dan kartu-kartu Hallmark cantik favoritku yang kusembunyikan di gudang. Diantara tumpukan majalah lama yang sudah berniat untuk dibuang beberapa minggu yang lalu, tapi entah kenapa lupa melulu.

“Kamu juga penuh kebohongan! Kamu harusnya tau kenapa aku bisa sangat marah!”, teriaknya sambil meraih jaket dan kunci mobil lalu pergi. Meninggalkanku sendiri. Dengan serpihan masa laluku berhamburan di lantai. Bukti perselingkuhanku setelah bertunangan dengannya.

Eh baidewey, this is NOT AT ALL based on a true story ya… Lagi iseng ikutan #15HariNgeblogFF, skalipun telat dan baru ikutan di hari ke 6. Ah biarin aja ya.. Yang penting nulis😀 Itung-itung jadi ada bahan buat apdet blog hihihi

One comment on “Ada Dia Di Matamu

  1. warm
    January 18, 2012

    halo nona, senang membaca ceritamu😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 17, 2012 by in hasil keisengan and tagged .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: