If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Waktu Tidak Bisa Dibeli. Belilah Apa Yang Kau Lakukan Untuk Habiskan Waktu.

Kopas dari wall post seseorang di Facebook. Pernah dapet juga broadcast message kaya gini (eh apa posting di salah satu grup BBM gitu ya? lupa…)

Eh iya, sebelumnya, buat yang suka suudzon (nuduh😆 ) ga… ini sama sekali ga ada hubungan dengan saya yang MLMan di salah satu network yang isinya banyakan ibu2 yang iklannya mengedepankan kata kerja di rumah dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga bla bla bla (skalipun itu bener buat saya sih…). Ga ada sumpeh… Lagian saya juga belum punya anak kok :p Suka aja sama ceritanya…

Tomi, Pimpinan sebuah perusahaan di Jakarta, tiba di rumahnya jam 9 mlm, tak seperti biasanya anaknya Dinda umur 9 thn membukakan pintu utknya, nampaknya ia sdh menunggu cukup lama …

“Kok, blm tidur ?” sapa Tomi.

“Aku nunggu papa pulang, sebab aku mau tanya, brp sih gaji papa ?”

“Kamu hitung ya …
Tiap hr papa bekerja ± 10 jam & dibayar 400rb, tiap bln ± 22 hr kerja, kadang Sabtu msh lembur, brp gaji papa hayo ?”

“Kalo 1 hr papa dibayar 400rb utk 10 jam, berarti 1 jam papa digaji 40rb dong”

“Wah, pinter kamu …
Skrg cuci kaki, trs tidur ya …”

“Papa, aku blh pinjam 5rb gak ?”

“Sdh, gak usah macam2 …
Buat apa minta uang malam2 gini ? Tidur sana …”

“Tapi papa …”

“Papa bilang tidur !”

Dinda pun lari menuju kamarnya sedih …

Usai mandi, Tomi menyesali kekesalannya, menengok Dinda di kamar tidurnya sedang menangis sambil memegang uang 15rb …
sambil mengelus kepala Dinda, Tomi berkata …

“Ma’afin papa ya …
Papa sayang sama Dinda, tapi buat apa minta uang skrg ?”

“Papa, aku gak minta uang, aku hanya pinjam, nanti aku kembalikan kalo sdh menabung lagi dr uang jajan minggu ini.”

“lya, iya, tapi buat apa ?”

“Aku nunggu papa dr jam 8 mau ajak papa main ular tangga 30 menit saja, mama sering bilang waktu papa itu amat berharga, jadi aku mau ganti waktu papa, aku buka tabunganku hanya ada 15rb, krn papa 1 jam dibayar 40rb, maka 1/2 jam aku hrs ganti 20rb, duit tabunganku kurang 5rb, makanya aku mau pinjam sama Papa.” kata Dinda polos.

Tomi pun terdiam, ia kehilangan kata2, dipeluknya bocah kecil itu erat2 dgn haru, dia baru menyadari,
ternyata limpahan harta yg dia berikan selama ini tak cukup utk MEMBELI kebahagiaan anaknya.

Pesan …
Bagi dunia kamu hanya seseorang,
tapi bagi seseorang kamu adalah DUNIA-nya, berilah waktu tuk keluarga mu

Sedikit mau cerita juga ya… Ini mungkin salah satu penghiburan yang bersifat rasionalisasi buat saya, jika ada yang bertanya kenapa belum punya anak atau bahkan hamil, padahal menikah sudah hampir dua tahun.

Saya ga bisa menentukan kapan Tuhan percayakan saya buat  punya buah hati. Seingin apapun saya dan suami. Mungkin sampai sekarang kami memang belum dipercaya karena masih ada yang kurang di pribadi kami berdua, atau alasan

lainnya yang kami mungkin ga akan pernah tahu karena itu rahasia Tuhan. Kadang saya cuma berharap semua orang bisa mengerti hal yang sesederhana itu dan ga perlu bolak balik menanyakan pertanyaan yang memang sangat umum seperti, “udah isi belum? kenapa belum?‘ setiap bertemu atau basa basi. Basi. Karena biasanya saya suka jadi sedikit terluka setelahnya. Tanpa diinginkan atau direncanakan untuk demikian.

Kembali pada rasionalisasi sesuai dengan cerita di atas. Saya percaya bahwa mungkin salah satu bagian dari alasan kenapa Tuhan belum juga titipkan anak kepada kami adalah karena kami masih dalam tahap memantapkan finansial. Saat ini pendapatan saya di bisnis ditambah siaran sebenarnya sudah lumayan. Tapi bagaimanapun, punya suami yang freelancer tidak sedemikian mudah dan pasti. Kadang jika ada bisa banyak sekali, bisa juga kosong lama sekali. Hal seperti ini yang masih dalam tahap perencanaan antisipasi buat kami. Saya tahu orang bisa dengan mudahnya bilang bahwa setiap anak kan punya rejekinya sendiri. Ya. Saya percaya. Tapi saya lebih percaya bahwa Tuhan mungkin lebih tau bahwa kadang sebetapapun besarnya saya ingin punya anak, kadang ada juga rasa ragu apakah saya sudah cukup siap saat ini. Pada akhirnya, Tuhan selalu tahu yang terbaik kan?

Kemarinan waktu ada seorang ibu teman mama yang bertamu ke rumah pada saat saya sedang mampir ke rumah mama sempat bertanya apakah saya sudah punya anak atau belum. Saya cuma senyum, karena mama sudah mewakili menjawab. Katanya, “Masih belum punya kerjaan, belum bisa ngasih makan yang bener, ga usah punya anak dulu“. Well, I might rephrase that sentence, sih. Bukannya belum punya kerjaan, karena saya sudah punya pekerjaan yang saya cintai. Sebagai Oriflamers dan penyiar radio. Tapi belum punya kestabilan finansial, rasanya lebih tepat. Saya masih ingat, saya yang sensitif kalau dengar sindiran ibu saya, sempat merasa gloomy beberapa saat sehabis dengar dia bilang seperti itu ke orang lain di depan saya. Ga lama, karena kemudian dalam hati mau ga mau saya membenarkan, versi rephrase-nya ya😀

Then again, saya lagi terus melatih diri dalam hal berbaik sangka pada Tuhan. I guess this is one of the trial,yes🙂

3 comments on “Waktu Tidak Bisa Dibeli. Belilah Apa Yang Kau Lakukan Untuk Habiskan Waktu.

  1. yourha
    December 24, 2011

    suka sekali sama pesannya itu mbak..
    betul bgtz..gag sebanding harta dg kebahagian.

    ga sebanding… tapi berbanding lurus😆

  2. Asop
    December 27, 2011

    Waktu2 hidup di dunia ini harus dinikmati.:mrgreen:

    teteub sih kalo ga punya duit kurang nikmat😆

  3. warm
    January 2, 2012

    pokoknya smoga sukses selalu nona, eh nyonya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 24, 2011 by in Marriage Life and tagged , , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: