If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Saying I Love U

Selamat malam, Bebo…

Haduh… hampir saja aku memutuskan buat tidak menulis surat saja buatmu malam ini, karna aku ingin segera menamatkan Dexter season 2 yang lagi seru-serunya! Haha. Tapi tenang… cintaku padamu yang menang, kok gombalista :p

Besok saja kita lanjutkan sambil bermalam mingguan 🙂 Menonton Dexter itu selalu menyenangkan. Melihat seorang yang merasa dirinya monster tidak berperasaan harus bersinggungan dengan orang lain di sekelilingnya, dan bahkan nantinya akan berkeluarga! Hm… kita  belum pernah lihat dia mengucapkan kata “I love you” ya kalau ga salah?

Sayang skali… Padahal cinta kan butuh buat diungkapkan… Apa memang dia belum pernah benar-benar merasakan cinta sampai di episode yang kita tonton  ya? Haha, we’ll see about that later 🙂

Beda sekali dengan kita berdua. Atau aku, deh, kalau misalnya bukan kita. Sejak pertama kali dulu, dua tahun  tepat sebelum kita menikah, aku mengucapkan kalimat, “I think I love you too“, apa pernah sehari saja terlewati tanpa aku tidak mengucapkannya kepadamu? Bahkan misalnya seharian dipenuhi dengan amarah dan kebencian. Aku rasanya hampir tidak pernah rela bila sebelum tidur tidak membiarkanmu dengar dulu, bahwa aku benar mencintaimu.

Ada yang punya kepercayaannya sendiri, bahwa cinta tidak perlu diucapkan selalu. Cinta itu dirasakan. Dibuktikan. Bahkan katanya kalau terlalu sering dikatakan, maka maknanya akan hilang. Jadi sesuatu yang basi, hambar tanpa arti. Katanya juga, terkesan terlalu mengumbar bila terlalu sering diucapkan dengan lisan.

Lalu kenapa? Aku tidak pernah berencana mengucapkan cinta padamu pada saat sedang memelukmu di sore hari menjelang tidur soremu. Aku tidak pernah sengaja berniat mengucapkan “i love you” sambil mengecepmu saat bercanda dan tertawa di depan TV. Aku tidak  tahu kenapa. Tapi selalu saja.

Mungkin mengucapkannya bagaikan sebuah kebutuhan bagiku. Membuktikannya, adalah sesuatu yang jadi kewajibanku.

……………………..

Kelanjutan surat bisa dibaca di buku ini

Sudah bisa dipesan di http://www.leutikaprio.com

atau PM ke inbox FB Leutika Prio atau inbox FB saya 😉

Atau email ke leutikaprio@hotmail.com atau maddy_taz@yahoo.com 🙂

 

A book you’re most likely gonna enjoy reading it *kata yang nulis 😆


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 4, 2011 by in 30 Hari Menulis Surat Cinta, Marriage Life, yayiyayiyayi and tagged , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • MENDING NONTON ATAU DIKHITAN?
    Kalau ditanyakan pada anak kecil kira-kira apa jawabannya?Ya jelas nonton lah! 100% anak pasti jawab demikian. Lha wong yang ditanya anak perempuan :lol:Pertanyaan ini sebetulnya memang bukan hal yang umum ataupun wajar buat ditanyakan. Trus kenapa Mamak kurang kerjaan nanya kayak begitu?Sebetulnya pertanyaan ini terbit setelah ada sebuah adu jempol alias WA […]
  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]

My First Baby

Follow Me? ;)

My Day By Day

%d bloggers like this: