If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Hari yang Sederhana

Selamat malam, Bebo

Aduh… tumben sekali malam ini kamu sudah sedang tertidur di depan TV. Untung aku menyadarinya dengan segera, jadi ga kecolongan menyalakan TV terlalu lama tanpa ditonton. Irit listrik dong ah… Capek ya? Habis melakukan apa saja memang seharian ini? Haha… belum juga sampai 12 jam sejak kau bangun siang hari tadi πŸ˜† Tapi mungkin pagi hari ini kau memang kurang tidur, ya? Nikmati saja dulu istirahatmu sampai waktu yang tidak akan kutentukan πŸ™‚

Hari ini menyenangkan sekali!

Bangun siang sudah pasti haha dan kau langsung pergi keluar menemui klien yang cukup banyak maunya. Aku yang sempat sdikit ngambek karena menyangkamu menyindirku dan menyuruhku buat menyetrika saja di hari di mana kita sudah berencana buat keluar, menyusul agak sore. Oh ya sayang, nanti itu setrikaan yang menumpuk pasti beres kok… Kau tunggu saja saat aku mood *yang mana belum juga stelah hampir 2 bulan πŸ˜† Hey! Kita berkencan hari ini!

Sederhana memang… Berkencan yang memang sudah dicanangkan sebagai hari mencari pakaian dalam buat berdua sounds so kinky πŸ˜† yang akhirnya hanya aku yang dapat. Berputar-putar menghabiskan waktu di mall. Sudah cukup lama tidak kita lakukan. Terakhir waktu malam takbiran dan ribut ingin seperti orang lain punya baju baru buat lebaran hahaha parahnya istrimu ini kadang-kadang :p Betapa senangnya juga aku menyadari bahwa perutmu sudah sangat maju sekali, yang mana menunjukkan keberhasilanku sebagai istri meniup suaminya hahaha. Meniup perut maksudnya… Jadi condong ke depan, meskipun bagian yang lain seperti sedikit terabaikan. We’ll work on that later πŸ˜‰ Akhirnya jadi lebih mudah sedikit ya, buat cari baju yang membuatmu lebih berpotongan bapak-bapak. Bagaimana lagi, kau kan tidak bisa mengandalkan menunggu wajahmu dipenuhi kumis dan jenggot. I’m sure I’m gonna hate that anyway :p

Betapa indahnya kencan yang sederhana ini. Mampir ke toko buku seperti yang dulu biasa kita lakukan. Tertawa membaca buku yang bungkus plastiknya terbuka sambil berdiri dan pegal. Lanjut makan malam di pinggir jalan yang sangat kita sukai. Hey! Skarang kau sudah mau mengakui bahwa dipangku olehku di depan umum saat capek dan tidak ada kursi lagi adalah pilihan yang masuk akal hehe

Pulang, tertawa menonton American Idol, menunggu sekoteng yang tidak kunjung lewat sudah hampir seminggu, hingga akhirnya kau ketiduran dan aku masih di depan monitor menulis sebuah surat cinta bagimu hari ini.

Hari kencan sederhana yang menyenangkan. Hal yang dari dulu sering kita lakukan sejak masih pacaran. Ada dan tidak ada uang di tangan hehe. Kebetulan sekali hari ini Alhamdulillah sedang ada, jadi bisa lebih konsumtif. Ingat waktu cuma berputar-putar dan berakhir dengan bercerita tentang segala di bawah rimbunnya pohon-pohon besar di balai kota? Atau berjalan kaki sepanjang jalan Riau hingga ke belakang gedung sate menikmati nasi bakar? Atau sekedar duduk di tengah mall yang sangat ramai, menikmati orang berlalu lalang sambil menunggu waktu berlalu, dan sedikit PDA sana sini?

Hal yang sederhana. Pergi keluar. Melepaskan diri sejenak dari keseharian yang sbenarnya sudah patut sekali buat disyukuri. Berjalan beriringan. Berpegangan tangan. Tertawa. Melupakan sejenak segala kewajiban. Bersenang-senang.

Ingat tidak dulu di awal pernikahan aku pernah bilang, ingin berkencan keluar minimal di setiap angka 13 yang akan kita lewati tiap bulannya? Kau masih hutang itu padaku. Tapi yang sekarang ini, cukup bagus dan menyenangkan juga, kok πŸ™‚ Mari kita pelihara kebiasaan ini. Hari ini, minggu atau bulan depan, tiap bulan, tiap tahun, sampai tua.

Walau nanti ada tangan-tangan kecil yang musti kita genggam supaya tidak lari kemana-mana, tanganku dan tanganmu itu harus ingat buat tetap bertemu dan bergenggaman sampai saat terakhir kita, ya πŸ™‚


……………………..

Kelanjutan surat bisa dibaca di buku ini

Sudah bisa dipesan di http://www.leutikaprio.com

atau PM ke inbox FB Leutika Prio atau inbox FB saya πŸ˜‰

Atau email ke leutikaprio@hotmail.com atau maddy_taz@yahoo.com πŸ™‚

 

A book you’re most likely gonna enjoy reading it *kata yang nulis πŸ˜†


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 30, 2011 by in 30 Hari Menulis Surat Cinta, Marriage Life and tagged , , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • MENDING NONTON ATAU DIKHITAN?
    Kalau ditanyakan pada anak kecil kira-kira apa jawabannya?Ya jelas nonton lah! 100% anak pasti jawab demikian. Lha wong yang ditanya anak perempuan :lol:Pertanyaan ini sebetulnya memang bukan hal yang umum ataupun wajar buat ditanyakan. Trus kenapa Mamak kurang kerjaan nanya kayak begitu?Sebetulnya pertanyaan ini terbit setelah ada sebuah adu jempol alias WA […]
  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]

My First Baby

Follow Me? ;)

My Day By Day

%d bloggers like this: