If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Disini saja, di mana rumput juga sama hijaunya

Selamat malam, Bebo

Malam ini kita isi dengan banyak sekali tertawa. American Idol memang selalu tontonan yang menyenangkan, ya 😉

Kemudian kau dan aku kembali sibuk sendiri melakukan pekerjaan kita masing-masing. Well, mungkin lebih tepatnya dibilang bersantai dengan cara masing-masing ya 😆 Aku yang lupa begitu saja pada tugas rumah tangga ya ya… keliatan kok setrikaannya numpuk… Sbulan lebih tiap habis cuci main lipat 😆 as i said… tinggal nunggu moodnya aja kok sebetulnya. Kau yang begitu menikmati entah balap mobilmu, entah imaginary football team mu di PSP. Menunggu aku mengantuk dan tidur kembali, barulah kau memulai bekerja lagi, seperti malam-malam sebelumnya.

Sehari-hari memang hanya selalu begini-gini saja. Umumnya bangun siang, sekalipun aku lebih pagi *sedikit*, masak, makan siang bareng, nonton DVD sambil makan dan satu dua jam stelahnya, atau kadang aku pergi mengurus bisnisku, kau sibuk dengan orderan klienmu, sampai sore hari saat aku sudah pulang dan kau sudah jenuh, cuddling di sore hari sampai magrib, mandikadang, menunggu makan malam, nonton lagi, aku berbalas sms dengan calon partner, kau chat dengan klien, aku tidur, kau bekerja, kau tidur, aku bangun duluan… Rutinitas yang ga selalu rutin.

Lalu kata orang itu aneh. Kata mereka ga produktif. Lalu ditanya, “apa kau puas dengan hidupmu sekarang?”

Terpikirlah tentang iri. Ingat pada seorang sahabat yang sudah menikah sejak lulus SMA dan sekarang bahagia dikelilingi suami dan tiga orang malaikat ciliknya. Terbayang seorang sahabat kuliah yang sejak menikah oleh orang tuanya diberi hadiah rumah pribadi ga perlu cicil sama sekali dan mobil, tidak sama sekali perlu pusing pindah kontrakan stelah satu tahun tinggal di rumah yang rasanya belum terlalu nyaman. Seorang lagi sahabat dari SMA yang bekerja di sesuai bidangnya, yang sebetulnya sama denganku, bergaji besar dan berencana ke luar negeri.

Wah… Hal-hal yang sama sekali belum kita miliki, padahal kita ingini. Aku, paling tidak.

……………………..

Kelanjutan surat bisa dibaca di buku ini

Sudah bisa dipesan di http://www.leutikaprio.com

atau PM ke inbox FB Leutika Prio atau inbox FB saya 😉

Atau email ke leutikaprio@hotmail.com atau maddy_taz@yahoo.com 🙂

 

A book you’re most likely gonna enjoy reading it *kata yang nulis 😆


Advertisements

3 comments on “Disini saja, di mana rumput juga sama hijaunya

  1. Pingback: Tweets that mention Disini saja, di mana rumput juga sama hijaunya « If its Not So Important To U, Well It Is For Me -- Topsy.com

  2. meiska
    January 21, 2011

    semalem….ga baca postingan nya tiap malam dari nyonya tasya…karna pulang malam langsung tepar!!aaaaah…..lagi2 gwe suka sekali yang satu ini….tidak terlalu panjang tp sarat makna….dan sangat real yaaa….wkwkwk…

    nanti mau dibukukan mau beli? 😆

  3. khansa
    June 29, 2012

    jujur.. dan lugas.. ayo teteh berkarya lagi nulisnya… 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 20, 2011 by in 30 Hari Menulis Surat Cinta, Marriage Life and tagged , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • MENDING NONTON ATAU DIKHITAN?
    Kalau ditanyakan pada anak kecil kira-kira apa jawabannya?Ya jelas nonton lah! 100% anak pasti jawab demikian. Lha wong yang ditanya anak perempuan :lol:Pertanyaan ini sebetulnya memang bukan hal yang umum ataupun wajar buat ditanyakan. Trus kenapa Mamak kurang kerjaan nanya kayak begitu?Sebetulnya pertanyaan ini terbit setelah ada sebuah adu jempol alias WA […]
  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]

My First Baby

Follow Me? ;)

My Day By Day

%d bloggers like this: