If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Dalam Komitmen

Selamat malam, Bebo

Aku sedang sedikit bosan malam ini. Tidak terlalu berhasrat buat menulis surat cinta padamu. Tapi kan aku sudah berjanji pada diri sendiri akan menulis 30 surat setiap harinya 1 buatmu… Ah… Tentang apa ya…

Tidak tahu juga apa yang membuatku sedih malam ini dan jadi tidak bersemangat sama sekali. Mungkin mengingat bulan depan sudah ingin pindah dari rumah dengan neighborhood yang uncivil ini ke tempat yang lebih baik, yang sayangnya belum kita bisa tentukan… Mungkin juga karena dari tadi aku meremas bagian paha sendiri dan menyadari betapa banyak lemak bertumpuk di sana. Damn i hate being FAT 😦

Tapi aku ingin menulis buatmu… Aku ingin membagi semua ini, yang pastinya bahkan saat ini tidak akan kubuka mulutku buat cerita apa-apa, hingga kantuk melanda, and I’ll call it a day. Atau paling ga sampai tukang sekoteng datang hehe. Kemana saja sih dia? :p

Jadi ya memang begini mungkin ya… Komitmen. Berkomitmen pada sesuatu yang kukatakan akan aku lakukan. Cuma30 hari. Lain halnya dengan menikah… Seharusnya seumur hidup kan ya? 🙂

Aku kadang bosan, aku kadang lelah… Aku kadang marah! Kau selalu tahu bagaimana emosiku meledak-ledak… Aku bisa dengan mudah juga bilang, “Ya sudah, kalo gitu mending sendiri saja”, bahkan setelah kita menikah!

Memang seharusnya tidak ada seorangpun yang boleh membuka mulut ketika marah dan berpikir tidak jernah. Terutama aku. Seseorang harusnya menutup mulutku erat-erat saat kegilaan lagi datang. Oh ya… Semua kata-kata yang meluncur itu selalu kusesali belakangan.

Bukan sama sekali buatku tidak berharga apa yang kumiliki bersamamu. Bukan karena aku tidak akan merugi apa apa… Hanya saja itulah defense yang selalu aku punya. Aku pergi. Aku lari. Aku memilih sendiri. Meski kadang aku kesepian… Meski kadang aku menangis lagi… Aku bukan ingin sendiri karena aku tidak butuh, tapi karena aku tidak suka sakit hati. Aku benci kompromi! Aku ingin mauku yang selalu terpenuhi…

……………………..

Kelanjutan surat bisa dibaca di buku ini

Sudah bisa dipesan di http://www.leutikaprio.com

atau PM ke inbox FB Leutika Prio atau inbox FB saya 😉

Atau email ke leutikaprio@hotmail.com atau maddy_taz@yahoo.com 🙂

 

A book you’re most likely gonna enjoy reading it *kata yang nulis 😆



Advertisements

2 comments on “Dalam Komitmen

  1. meiska
    January 17, 2011

    selalu suka tulisan2 kamyuu…kapan geura buat buku euy….dari high school dah didorong2 juga….sok lah cha…

    kalo bikin buku ga dibeli awas yaaaa :p

  2. sisusahtidur
    January 19, 2011

    maka dari itu, kuasaNya menyatukan orang yg bersama kita mau nerima no matter how insane we might be…. sempurna karena ketidaksempurnaan.. terasa berharga karena semua ketidaksempurnaan itu.

    Amin 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 17, 2011 by in 30 Hari Menulis Surat Cinta, Marriage Life, yayiyayiyayi and tagged , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]
  • Buku Bagus : Paulo Coelho - Veronica Memutuskan Mati
    Siapa yang pernah merasa hidup telalu melelahkan, membosankan, menekan, hingga akhirnya menyesakkan dan tidak layak lagi buat dijalani? Tidak bohong, pada beberapa fase dalam kehidupan, perasaan seperti ini kerap datang, kadang pergi lagi. Sampai di suatu titik saya pernah merasa seakan akan meregang nyawa setelah menenggak 7 botol obat anti mabok yang sama […]

My First Baby

My Day By Day

%d bloggers like this: