If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Selamat Hari Pahlawan…

First of all,

Selamat Hari Pahlawan.

Posting pertama setelah sekian lama ini bukan akan memaksakan disangkutpautkan dengan hari pahlawan ya🙂

 

Kemarin saya mengobrol dengan seorang teman chatting di YM. Kami sudah saling mengenal hampir 10 tahunan sejak pertama kali mengenal internet dulu hingga sekarang. Dia teman mengobrol yang cukup menyenangkan. Kami tidak pernah bertemu muka. Saya rasa tidak perlu. Ada kalanya seseorang jadi demikian menyenangkan dan adorable hanya dengan apa yang ditulisnya, isi kepalanya, but not so adorable in person. Jadi saya senang dengan pertemanan kami ini.

 

Lets just call him Wenny. Sudah cukup lama kami ga mengobrol, entah beberapa tahun yang lalu. Secara kebetulan kemarin dua orang teman chat yang sudah lama tidak saling mengobrol menyapa kembali. Salah satunya si Wenny ini. Karena saya ingat dia orang Jawa Tengah, tentunya saya tanya apakah tempat tinggalnya kena imbas meletusnya Merapi atau tidak. Alhamdulillah cukup jauh katanya, jadi aman.

 

Lalu obrolan tentang Merapi jadi memanjang. Tentang betapa berlebihannya pemberitaan di TV yang malah menimbulkan kepanikan dan kecemasan, tentang ramalan2 BMG, tentang kemungkinan hilangnya Jawa Tengah, dan tentang laknat Tuhan.

 

Saya ingat, membaca di notes facebook adik saya yang sepertinya dapat dari orang lain tentang betapa masuk akalnya Merapi meletus sekarang ini. Ga lain ga bukan karena Tuhan katanya mau melaknat orang-orang yang musyrik disana. Yang katanya melakukan pesugihan, menyembah kanjeng-kanjengan. Jadi Tuhan marah. Jadi Tuhan kesal dan mereka di musnahkan.

 

Lalu Wenny bilang, “Oh ya? Gw ga tau ada cerita yang begitu. Malah gw sempet kepikiran kalau ini mau kiamat. Kalau mau kiamat kan katanya orang yang beriman duluan yang diilangin dari bumi.”

 

Hey, funny, I never thought so. Berdasarkan agama yang kami anut dan kebetulan sama, memang dikatakan bahwa  pada hari terakhir itu, kiamat, semua umat agama kami sudah musnah dan tidak akan mengalami hari kiamat. Well, u’re free to have faith in it or not. Saya percaya, karna saya terbiasa buat mempercayai semua yang agama saya bilang. Most of it.

 

Tapi lalu Wenny bilang, semacam pengekslusifan diri ya? Mati duluan biar ga kena kiamat yang katanya ngeri itu. Pilih kasih Tuhan katanya. Haduh… Saya rada malas bicara soal keTuhanan begini sebetulnya. Bukan apa-apa. I believe in GOD like to the bones. Tapi masalah itu cukup saya dan Tuhan saja. Saya ga perlu tau apa pendapat orang lain dan bagaimana kepercayaannya. Lalu Wenny bilang demikian. Saya ga tahu harus balas apa. Jadi saya hanya diam.

 

Lalu dia bilang, mending mana yang buat kita yang ga kena bencana ngeliatnya? Mereka dilaknat karena musyrik atau mereka yang meninggal adalah kaum beriman yang dipanggil duluan?

 

Disitu saya jengah. Saya memutuskan buat terlihat invisible buat dia. Kelak saya mungkin akan bilang koneksi sedang jelek. Ga sopan? Bukan… Saya tidak mau berdiskusi soal ini. Karena dia melihat si bencana ini dengan pandangan yang melibatkan Tuhan di dalamnya. Bukan dari sisi manusiawi dan sosial, bahwa ada saudara yang kena bencana dan kita perlu bantu. Titik.

 

Siapa kami bisa bicara soal Tuhan? Siapa bilang mereka layak dapat bencana karena musyrik dan Tuhan melaknatnya? Lalu yang kena bencana memang lebih baik adanya? Siapa bilang mau kiamat dan mereka dipanggil duluan karena kaum beriman? Siapa yang tahu soal semuanya? Tuhan berbisikkah? Tuhan sampaikan dalam mimpi seseorangkah? Tuhan kasih tanda bagaimana?

 

Ya, bencana memang tanda kebesaran Tuhan. Tapi buat saya, hanya buat menunjukkan bahwa ada satu kekuasaan Maha Dahsyat di atas sana yang bisa memberi cobaan seberat apa saja bagi manusia, namun selalu ada buat tempat mengadu dan berkeluh kesah dan memasrahkan harapan. Tidak kecil perannya. Paling besar. Tapi alasannya apa, ga ada yang berhak buat menyatakan apa-apa.

 

Jangan bicara soal bencana. Jangan bawa bawa Tuhan. Kita cuma manusia. Cukup jadi manusia yang baik, yang membantu sesama yang kena bencana, semampunya.

 

My dear long lost friend Wenny…

 

Rasanya masih akan lama lagi kita akan saling berbicara…

 

 

4 comments on “Selamat Hari Pahlawan…

  1. amimoy
    November 10, 2010

    udah lama ga baca tulisan lo yang seperti ini🙂 me like it.

  2. Tegas Bodoh
    November 10, 2010

    hmmm… kalau bencana adalah sebuah pesan yang Tuhan coba sampaikan kepada kita, manusia??

    bahan yang sama menjadi tulisan saya:
    http://tegasramadhan.wordpress.com/2010/11/07/maguwoharjo-dini-hari-jogja/

  3. ray rizaldy
    November 15, 2010

    ngobrol tentang agama itu mirip sama IT. semua orang merasa paling tahu tentangnya. daku sih diem saja. my code is my code, everybody could complain, but still i code in my style, until i found the new style i believe. my faith in religion is mine, everybody could complain and ask, but still i do it my way. *filsuf abis*

  4. Tyka
    November 21, 2010

    Setuju sama 100% isi postingan ini.

    “Kita cuma manusia. Cukup jadi manusia yang baik, yang membantu sesama yang kena bencana, semampunya.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 10, 2010 by in Feels and Thoughts and tagged , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: