If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

My Name Is Natasya, and I am Muslim

Eh, saya mungkin sedikit telat yah menulis tentang film ini, tapi saya memang baru minggu-minggu lalu menonton yang namanya My Name Is Khan. Sebagaimana banyak orang lainnya, saya pun suka film itu. Sekalipun saya ga menangis, euy. Yang ga cinta cintaan atau tentang keluarga keluargaan mah ga bikin saya nangis :p sekalipun saya tersentuh sekali dengan ceritanya.

Trus, aktingnya Shahrukh Khan dan Kajol itu bagus sekali ya. Si Sarukhan *easier this way :p mencontohkan dengan baik bagaimana berakting sebagai orang yang punya penyakit seperti itu seharusnya berakting. Sepertinya sih dia melakukan observasi kepada penderita sebetulnya… Oh Anjasmara, kau harus tonton dan contoh ini!

Seperti biasa, film India umumnya super panjang, dan di satu setengah jam pertama alurnya mundur. Baru kemudian maju lagi di satu setengah jam sisanya😆 tapi yang hebat adalah, dari semua film India bioskop yang saya tonton, ga ada satupun yang membuat saya ga tahan dan ingin berhenti menontonnya sebelum film beres! Nonton film Indonesia sih saya pernah dua kali meninggalkan studio sebelum filmnya selesai hanya karena bosan. Ga ada efek penasaran. Ya, itu bedanya.

Ceritanya tentang seorang muslim bernama Khan yang ingin menyampaikan pada Presiden Amerika, supaya beliau bisa menyampaikannya pada seluruh orang di dunia, bahwa dirinya bukanlah teroris hanya karena dia muslim. Harus sampai segitunya? Ya. Kalau Anda pernah mengalami kehilangan seorang anak hanya karena prejudice terhadap muslim, mungkin pasti itu adalah hal yang masuk akal buat dilakukan.

Padahal awalnya kehidupan muslim di Amerika sebetulnya biasa saja. Damai. Sejahtera. Punya hak yang sama dan sama dihargainya seperti bangsa manapun beragama apapun yang tumplek jadi satu di Amerika sana. Tapi kemudian peristiwa 911 merubah semuanya. Ketika orang menyamakan Islam dengan agama pengajar kebencian dan kekerasan. Ketika muslim jadi kaum sadis yang dibenci dan harus dihabisi.

Dilihat dari sisi sini, inti ceritanya sama juga dengan film New York. Film ini juga menceritakan seorang muslim yang harus menjebak sahabatnya sendiri untuk ditangkap, karena terbukti melakukan kegiatan terorisme selama beberapa tahun terakhir. Tapi bukan sebelum, melainkan sesudah adanyak peristiwa 911, dan orang yang bermuka atau bernama atau bernegara berhubungan dengan Islam ditangkapi dan diinterogasi sambil disiksa tanpa pandang bulu bersalah atau tidak. Hal yang akhirnya malah menimbulkan dendam dan melahirkan lagi kebencian dan kekerasan lainnya.

Sedih sekali ya. Saya menulis ini karena saya kebetulan muslim dari lahir. Sedih banget mengetahui di Negara lain kaum muslim diperlakukan sedemikian kejam dan sadis, yang kalau kata mereka sih akibat muslim nya sendiri yang memulai menanamkan kebencian dengan terorisme yang dilakukan.

Ngeri banget ya? Juga sedih… kenapa Islam harus punya tempat dan makna yang sama dengan terorisme? Kenapa agama yang selalu saya yakini sebagai agama yang baik dan lembut ini dikatakan sebagai agama paling sesat dan paling jahat? Tapi, ga akan ada asap kalau ga ada api, ya?

Sayang sekali mereka yang disebut teroris dan menebar ketakutan, dendam dan kebencian itu umumnya orang yang bersorban, bergamis, berhijab, dan berbahasa arab, yang juga memperkenalkan diri sebagai muslim. Sayang sekali sampai sekarang, meskipun keadaan pastinya sudah jauh lebih baik di Negara lain sana perlakuan terhadap muslimnya, masih saja ada berita tentang terorisme yang biasanya ketika digerebek, ada asma Allah jadi hiasan markasnya. Sayang sekali mereka masih bilang bahwa mereka mewakili Allah nya orang Islam.

Tapi kan Tuhan ga perlu perpanjangan tangan ya sebetulnya. Tuhannya orang Islam, Allahnya saya dan saudara saudari saya lainnya para muslim, pasti ga selemah itu, ga buta dan ga mau tahu terhadap makhluknya. Sehingga sebetulnya ga perlu ada orang yang merasa lebih benar, lebih tahu, lebih pintar, lebih suci, lebih soleh, lebih dan lebih entah apa yang ada di otaknya, dan memaksakan isi kepalanya tersebut pada orang lain dengan cara yang pasti Tuhan ga suka.

Ga peduli yang memulai salah duluan sebetulnya siapa, dalam hal ini. Tapi bahkan di film New York juga, detektif yang menangani kasus terorisme itu adalah seorang muslim juga, yang sepenuh hati ingin memberangus teroris yang katanya muslim itu, bukan karena benci pada pihak apapun. Tapi justru buat menghentikan lingkaran kebencian yang ada. Karena kalau sebuah benci dibalas dengan benci, kapan ada suasana yang lebih baik lagi? Kapan keadaan akan jadi normal kembali?

Saya bukan orang soleh. Saya sholat karena kebiasaan. Karena kalau saya ga sembahyang, saya merasa ada yang kurang. Karena saya manusia lemah yang kalau ga pada Tuhan, suka bingung mau mengadukan apa yang saya alami dan rasa pada siapa, ketika yang lain nampak ga bisa buat menolong. Saya manusia yang super biasa. Tapi beragama, dan saya ga suka ketika ada orang yang seagama dengan saya mencoreng agama saya dengan perilaku ajaibnya.

Sayang sekali front pelaku kekerasan itu mendompleng nama agama saya di belakangnya, dan selalu menggunakan sorban juga gamis dan baju takwa seakan-akan ingin menyatakan sebuah identitas. Sayang sekali orang yang suka mengganggu minta sumbangan ga jelas di jalanan selalu pakai baju koko dan kopeah. Sayang sekali banyak yang menggunakan kostum yang katanya jadi identitas muslim, kadang terlihat sangat suka buat memaksakan kehendaknya dan dengan angkuhnya merasa yang paling benar sendiri.

Tidak apalah. Toh Tuhan kami ada, setidaknya saya percaya. Dia juga ga buta. Dia punya kuasa. Dia punya timbangan paling adil yang pernah ada. Dia yang tidak pernah tidur. Jadi biarkan sajalah… Coba jadi yang lebih baik dari diri sendiri saja dulu, lah. Rizwan Khan did:mrgreen:

5 comments on “My Name Is Natasya, and I am Muslim

  1. plainami
    May 16, 2010

    udah lama ngga baca tulisan review dari lo, hihi. kangen juga bacanya🙂

    aanyway, nonton Date Night ya Natasya😀😀
    itu luculuculuculucu banget.

    Aku udah nontooonnn… Mau mereviewnya tapi kok gw lagi malesssss banget nulis slain jualan ya hahaha

  2. Ariyanti
    May 16, 2010

    Gw juga suka film ini sis… Dan gw menangis, hehe… Tapi setelah selesai nonton, gw menilai film ini agak2 mempropagandakan Amerika dan khususnya Obama, mungkin utk mengembalikan citra Amerika di mata dunia setelah “kekejaman” Bush… Pantesan, film India tp dibuat sama 20th century fox🙂. Tapi gw tetep suka🙂

    Hihihi iyah… Tapi yah lumayan lah… Paling ga jadi sdikit manusiawi😀

  3. senny
    May 16, 2010

    ih gue belum nonton filmny tau, belum ada minat juga

    hahahah yah… gapapa :p

  4. villa
    May 22, 2010

    jadi pingin nonton… i love india…

    hahahha nonton atuhhh….

  5. asya.
    March 31, 2011

    brsabarla dlm mghadapi dugaan hidup ni….
    insyaAllah syurga menanti kte di akhirat nanti…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 16, 2010 by in Feels and Thoughts, muvee and tagged , , , , , , , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: