If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

SEHEBAT KARTINI

Cerita berawal dari di PHKnya suamiku dari perusahaan tambang Batu Bara,Karena perusahaan tersebut mengalami Pailit/Bangkrut. Alhamdullilah suamiku diberi pesangon dari perusahaan tersebut yang jumlahnya cukup lumayan.Dan dari pesangon yang diterima suamiku tersebut,Menurutku walau suamiku belum mendapatkan kerjaan  selama 1 tahun pun,kami sekeluarga masih dapat bertahan hidup cukup mawah.

Tapi terpikir lagi olehku,kalau uang pesangon itu digunakan untuk biaya hidup sehari-hari pasti habis, ”Bagaimana dengan biaya sekolah anak-anaku”.Dan apakah pasti suamiku dapat kerjaan lagi dalam waktu dekat ini.Maka dari hasil pemikiran itu,aku memutuskan untuk mencari kerjaan untuk membiayai kebutuhan dapur sehari-hari.Dan uang pesangonnya bisa dtabung untuk biaya sekolah anak-anak.Dan semua cukup berat untukku karena  sebelumnya aku hanya seorang ibu rumah tangga yang hanya menadahkan tangan ke suami setiap bulannya.

Maka dari niat yang tulus dan doa yang iklas,aku dan suamiku mencoba mencari pekerjaan yang cocok dengan pendidikan kami. Satu tahun berlalu…….Cukup lama kami menunggu dan pesangon pun sempat digunakan hampir setengahnya untuk membiayai hidup sehari-hari.Akhirnya ada lowongan pekerjaan yang cukup kuharapkan,karena sepupuku juga bekerja disana.Dan melihat dari pengalaman sepupuku yang bekerja disana,aku merasa pekerjaan ini cocok untukku yang seorang ibu dengan 2 putra yang berumur 8 dan 6 Tahun. Maka lowongan itu ku ambil begitu juga suamiku.Hampir 6 bulan menunggu dari proses test sampai pelatihan pra tugas. Akhirnya juni 2008 aku dan suamiku resmi menjadi Fasilitator PNPM di wilayah kami.

Suka duka pekerjaan pasti ada,tapi bekerja sebagai Fasilitator PNPM lebih banyak sukanya menurutku.Misalnya: Suatu wilayah yang dulunya hanya kita dengar dari omongan orang,sekarang kita tahu wilayah tersebut,potensinya,budaya dan kultur.Dan kita jadi banyak mendapat pengalaman dalam menghadapi masyarakat.Dan satu lagi sukanya menjadi Fasilitator PNPM,waktu kerja kita tidak seperti orang kantoran,yang masuk pukul 8 pagi dan pulang pukul 5 sore.Kalau menjadi fasilitator PNPM waktu kerjanya tergantung waktu luang masyarakat,kebanyakan sore dan malam.Dan pertemuan dengan masyarakt berkisar antara 2-3 jam.Jadi sisa waktu yang ada bisa kugunakan untuk menjadi ibu rumah tangga dengan 2 putra. Setiap pagi hari aku masih bisa menemani anak-anaku makan pagi dan mengantarkan mereka sekolah.Begitu pula siang hari,menjemput mereka pulang sekolah dan menyiapkan makan siang dan menemani mereka tidur siang.Setelah itu baru aku pergi  kedesa dampinganku.

Karena PNPM mempunyai tujuan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin dan meningkatkan kesempatan kerja.Sudah dapat dipastikan desa dampinganku tersebut cukup miskin.Miskin dalam hal fasilitas.Misalnya: Jalan utama cuma setapak, malah ada yang lebih memprihatinkan contohnya dengan desa dampingan suamiku,jalan utamanya berupa titian kayu yang cukup lapuk dan panjang titian tersebut hampir 7 km.Padahal desa tersebut termasuk dikecamatan perkotaan.

Aku sangat bangga menjadi fasilitator pedesaan.Setelah pulang dari desa dampingan,aku sering menceritakan pengalamanku ke orangtua dan anak-anak dirumah dan yang membuat aku bangga dengan pekerjaanku,anak-anakku jadi tahu apa itu PNPM.Tujuan dari program ini.Apabila anak-anak melihat iklan PNPM di TV,mereka langsung berteriak: “Ma..itu PNPM”pernah 1 kali kejadian dan yang membuat aku menitikkan airmata,waktu hari pertama masuk sekolah.Semua murid disuruh memperkenalkan diri.Anaku memperkenalkan dirinya dan menyebutkan pekerjaan bapaknya dan ibunya adalah PNPM.Guru dikelasnya tidak tahu apa itu PNPM.Terus anakku menjelaskan PNPM adalah pekerjaan menolong orang miskin. Setelah itu kuluruskan ke gurunya,kalau aku dan suami bekerja sebagai Fasilitator PNPM.Tugas dari Fasilitataor adalah menyampaikan program dari pemerintah yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat.

Karena anak-anak sering kuajak kedesa,maka pelajaran yang bisa saya berikan kepada anak-anakku adalah masih banyak anak-anak yang kurang beruntung,rumahnya gubuk,halaman  becek tidak bisa dgunakan bermain,tidak punya sepeda,mainan.Dan yang membanggakan dari anak-anakku sekarang setiap hari apabila melihat pengemis dijalan atau orang minta-minta kerumah,mereka selalu berlari mengambil uang receh yang sudah  disediakan dan selalu menyatakan kepadaku:”itu orang miskin ma..”

Akhirnya aku berterima kasih pada kejadian suamiku di PHK.Mungkin tanpa kejadian tersebut,aku masih  hidup diduniaku yang mementingkan diri sendiri.tanpa melihat sekelilingku……

Mungkin pengalamaku tidak sehebat perjuangan R A Kartini.Tapi aku pribadi menganggap diriku sehebat R A Kartini dalam mengurus rumah tanggaku,membimbing anak-anakku menjadi pribadi hebat,punya jiwa sosial tinggi,peka terhadap lingkungan dan peduli dengan sesama.

Pengirim       :  Any Noorsiah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 1, 2010 by in Feels and Thoughts, Women's Issue and tagged , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: