If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Menjaga Hidupkan Mimpi

Berani bermimpi.


Yap, bisnis hebat yang saya jalani menantang kami semua buat berani bermimpi di tahun ini. Dare to Dream. Bukan cuma berani bermimpi, tapi berani buat bermimpi besar! DARE TO DREAM BIG!


Sederhana?


Atau..mungkin kau anggap ga penting, karena setiap orang pasti punya mimpi..apanya yang jadi tertantang!


Hm..


Maaf, saya harus meluruskan ini. Kalau kau anggap berani bermimpi adalah sesuatu yang semua orang bisa, itu bukan yang diminta. Yang diperlukan adalah kemampuan buat BERMIMPI, dan MEWUJUDKAN SANG MIMPI! Menjadikan hidup yang dijalani sebuah mimpi yang dititi, dan beristirahat sejenak saat mata terpejam. Do you think everyone dare to live their dream? Do you dare?


Coba heningkan pikiran yang sibuk itu sejenak, dan cari di dasar sana, sebuah angan, sebuah mimpi yang selama ini terlupakan. Sudah terwujudkankah? Dalam mata terbuka, apakah kau menjalaninya? Atau paling tidak..sudahkah kau berjalan kesana?


Sudah dapat jawabannya?


Lalu bagaimanakah?


Sudah berani bermimpikah kau?


Mari kuceritakan tentang seorang yang kukenal. Y namanya. Y yang sdari gadis aku mengenalnya, punya mimpi yang kuanggap mulia, karena sama dengan mimpiku. Y selalu ingin punya sebuah keluarga kecil bahagia kelak, yang sama sekali tidak didapat dari gambaran keluarganya sekarang. Y sangat ingin punya seorang anak perempuan yang kelak akan sangat dicintainya, yang katanya ga mau terlalu jauh beda usia supaya dia dan anaknya kelak menganggapnya sahabat. Betapa manisnya!

Bahkan Y tadinya mau menikah selepas masa sekolahnya untuk mewujudkan mimpinya. Beserta mimpi yang satu lagi, jadi penyanyi! Y punya suara manis yang rasanya bisa membuat malaikatpun tersenyum legit mendengarnya! Y yang menghabiskan masa remajanya dngan ceria dan bebas tanpa beban. Hidup begitu indah rasanya karena dia tahu akan melakukan apa nantinya!

Bertahun tak bertemu, tibatiba usianya sudah seperempat baya. Perempuan manis yang menggoda. Apa dia sudah punya anak perempuan yang dicintainya? Sama sekali belum. Terlalu sibuk dengan karir menyanyinya rupanya.. Mungkin kau berpikir begitu, tapi salah! Y duduk manis di depan monitor dan setumpuk kertas setiap hari dari pagi hingga hampir pagi lagi, jauuuh dan terlalu sibuk buat hidup dalam mimpinya.


Kenapa sayang?


Karena kata mereka menyanyi ga akan membuatmu kaya? Karena banyak yang punya bakat sama tapi toh ga jadi apa apa juga? Karena menyanyi tidak memberi keamanan bagi hidupmu?

Kasihan kamu Y.. Karena seberapapun banyak deret angka tercetak di rekeningmu tiap bulan, mata lelahmu sama sekali tidak menunjukkan kau bahagia. Keamanan itu, mematikan semangatmu yang dulu slalu ada.

Lalu saat saya tanya kapan dia akan menikah, paling dekat dua tahun lagi katanya..

Dan betapa anehnya saya bagai tidak pernah mengenalnya, saat saya katanya katakan aku ingin Navazku segera datang, dia menyatakan bahwa dia tidak akan punya keberanian buat itu! Paling ga menunggu 2 3 tahun lagi dari menikah yang dia pun belum yakin kapan!

Saya sama sekali tidak menyatakan bahwa jadi istri dan langsung punya anak adalah jalan yang harus dipenuhi tiap perempuan. SAMA SEKALI TIDAK! Semua itu masalah PILIHAN, hanya saja kalau buat saya itu adalah IMPIAN. Demikian juga buat Y seingat saya! Lalu apa dia sudah mengganti mimpinya? Salah. Belum. Dia menguburnya. Dia biarkan mimpi cuma jadi mimpi, bukan yang dijalaninya.


Saya pernah dengar dari seorang sesepuh saya di bisnis saya, bahwa kadang orang yang paling dekat dengan kita, adalah orang pertama yang akan memotong sayap kita bahkan sebelum kita belajar buat mengepakkannya, mengatasnamakan cinta. Betapa kasihannya si CINTA yang seharusnya punya kodrat buat membebaskan, malah membelenggu sedemikian rupa. Sayap Y dipotong oleh orang yang katanya mencintainya, tanpa sadar meninggalkan luka yang tidak akan hilang bekasnya disana. Dengan menanamkan rasa takut, dengan menitipkan keraguan, mematikan mimpi.


Control your destiny, or someone else will.


Apakah anda Y? Ataukah anda Susan Boyle? Beranikah anda bilang bahwa anda berani bermimpi?


Hari ini, saya sedang membuka mata meraih mimpi saya. Mimpi yang membuat saya harus bertentangan jalan dngan orang yang sangat saya kasihi. Mimpi yang membuat orang marah, memaki, menghina bahkan menyumpahi. Mimpi yang saya tahu, saya harus hidup di dalamnya untuk bisa benar benar hidup dan bukan sekedar bernapas. Mimpi yang kata mereka membuat saya terlihat bodoh, tidak dewasa, egois, pemalas, pengangguran, seenaknya, pembangkang..semua tokoh jahat.

Tapi maafkan kalau saya tidak peduli. Maafkan kalau saya memilih bertahan bermimpi dan menolak berkompromi lebih jauh lagi.


Here i am, controlling my own destiny, dare to living my dream.


Suatu hari nanti, yang semoga ga terlalu lama dari hari ini, kala mimpiku terwujud utuh dan dia juga mereka akhirnya mampu melihatnya, akan kuajak buat hidup dalam mimpiku. Tapi sementara ini, semua mimpi ini tidak akan kubiarkan mati!


Kau bagaimana?

Sudah berani bermimpikah?

3 comments on “Menjaga Hidupkan Mimpi

  1. julianusginting
    March 17, 2010

    bermimpi?hampir tiap hari dan tiap malam..hehee..salam kenal

  2. ilyasafsoh.com
    March 22, 2010

    bermimpi

    oh indahnya🙂

  3. syelviapoe3
    March 26, 2010

    Jadi, mbak…
    Bermimpi yang bagaimanakah yang bisa membuat kita bahagia ?

    Terkadang kita punya banyak mimpi….tapi disisi lain kita punya banyak cita2..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 10, 2010 by in Bisnis Online, Feels and Thoughts, My Oriflame.

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: