If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

SAD EYES

Lucu betapa aku tertegun mendengarnya. Ketika dia tiba tiba bertanya padaku setelah cukup lama tidak bertemu, Matamu yang dulu kenapa?.

Entah apa yang membuatnya bertanya tentang mataku yang dari dulu hingga sekarang belum pernah kuganti.Tidak apa-apa. Memang kenapa? Mataku masih sama. Kataku sambil menatapnya. Ya, menatapnya dengan mata yang dia tanyakan kenapa.

“Matamu tidak sama. Matamu yang dulu adalah yang paling kusukai dari wajahmu. Mata yang bersinar dan memancarkan kecintaan pada hidup. Mata yang tidak memendam rasa susah. Mata yang berbinar dan ceria.”

“Ah! Sama saja! Kamu mengada-ada! Memangnya aku terlihat seperti orang susah?” balasku sambil merangkulnya dan tertawa seperti biasa dulu tiap kami bertemu beberapa tahun yang lalu.

Dia menatapku dalam dan diam.

Entah kenapa keheningan ini menentramkan.

Lalu dia tersenyum sambil menatap mataku yang katanya penuh dengan kesedihan dan menggenggam tanganku dengan kedua tangannya, Apa kau sudah lupa kalau aku ini sahabatmu? Kau bisa menipu semua orang dengan keceriaan palsumu, tapi bukan aku. Berilah matamu kesempatan buat melepaskan lelahnya. Sini. Mumpung ada aku…”


Dan dalam sekejap, dalam pelukannya, aku, mataku, menangis sekuatnya.


Terima kasih.

Advertisements

2 comments on “SAD EYES

  1. orange float
    March 17, 2010

    lidah bisa berbohong tetapi mata tidak. jangan sedih lagi ya Nat…

  2. Dahrun Marada
    March 18, 2010

    Mata adalah cerminan hati dari kegundahan dan asa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 6, 2010 by in curcol misah misuh and tagged .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]
  • Buku Bagus : Paulo Coelho - Veronica Memutuskan Mati
    Siapa yang pernah merasa hidup telalu melelahkan, membosankan, menekan, hingga akhirnya menyesakkan dan tidak layak lagi buat dijalani? Tidak bohong, pada beberapa fase dalam kehidupan, perasaan seperti ini kerap datang, kadang pergi lagi. Sampai di suatu titik saya pernah merasa seakan akan meregang nyawa setelah menenggak 7 botol obat anti mabok yang sama […]

My First Baby

My Day By Day

%d bloggers like this: