If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Thoughtful Lover Needed

thoughtful BF

Foto ini sudah lama saya ambil pada suatu hari waktu saya sedang berjalan jalan sendiri di BSM menikmati “me time”, dan iseng mampir ke satu gift shop “Rumah Bagus” di sana. Tiba tiba ada seorang cowok di hadapan saya yang sedang serius mengambil dan taruh lagi beberapa barang yang lucu lucu. Rasanya agak ga mungkin kalau dia membeli buat dirinya sendiri. Apalagi yang dilihatlihat barang barang bertuliskan kata kata such as I LOVE U dan sejenisnya. Saya rasa dia beli buat pasangannya.

Saya foto dia bukan karena saya naksir atau suka pada dia. Saya suka pada apa yang dia sedang lakukan. Saya suka dengan kenyataan, how very thoughtful he is, sekalipun mungkin dia beli kado buat pasangannya buat sogokan karena habis ketahuan selingkuh :p

Lalu saya teringat pada pasangan saya sendiri. Sepanjang hampir dua tahun ini, rasanya dia belum pernah memberi saya hadiah. Bahkan hal hal kecil remeh temeh, asal judulnya hadiah, dia sama sekali belum pernah kasih! Ya, saya tau pemasukan dan pengeluaran dia yang sebagian akhirnya disimpan oleh saya. Tapi entah kenapa, beda rasanya. Itu bukan hadiah. Itu memang kewajibannya karena dia tidak bisa menabung sendiri, maka dititip ke saya. Uangnya saya yang atur, karena dia ga bisa mengatur keuangannya sendiri. Tapi apakah itu hadiah? Kan bukan?

Kadang saya suka kesal, karena saya sendiri adalah orang yang suka memberi. Jadi saya merencanakan buat tidak memberi dia apa apa lagi yang bentuknya hadiah. Tapi susah! Karena entah kenapa, umumnya perempuan punya kepuasan dan kebutuhan buat memberi. Katanya kalau sayang sih demikian, tapi lalu kenapa pasangan saya tidak pernah ya? Apa buat dia ini bukan hal yang penting sama sekali? Sampai saya pernah menyindir bilang bahwa sekali kali saya ingin dikasih hadiah oleh dia, saat saya sedang iri pada teman atau adik saya yang rasanya sering sekali dapat ini itu dari pasangannya! Tapi tidak berpengaruh. Dia tetap begitu saja. Entah kenapa.

Tidak cukup sayang saya? Rasanya tidak yah. Mungkin memang hal ini benar benar tidak penting buat dia? Tapi kan saya perempuan biasa? Saya perlu juga merasa disanjung sewaktuwaktu… kalau sudah begini bawaannya jadi membandingkan dengan yang dulu dulu. Sekalipun bahkan cincin yang saya dapat dari mantan saya jual karena saya ga suka menyimpan satupun barang bersejarah 😀

Syit! Kenapa yah… mungkin sedang mellow… atau sedang manja… Sedang kesal saja punya pasangan yang ga peka… skalipun saya bersyukur punya pasangan yang seperti dia. Aaaaaaaaarrrrrhhhhhhhhh trus kenapa harus ngeluh doooonggg???

Entah… karena harapan harapan yang ga terwujudkan mungkin… yang tau musti diikhlaskan karena bukan jadi tujuan utama… tapi yah… damn… Saya manusia biasa.

moa

Advertisements

13 comments on “Thoughtful Lover Needed

  1. Chic
    November 6, 2009

    demo nas.. mintak kado gituuuu.. 😆

  2. itikkecil
    November 6, 2009

    bilang dong Nat 😆

  3. thez al fajr
    November 6, 2009

    Jangan suka dibanding – bandingkan gitu ah…kasian. Dia sendiri sekarang sedang berjuang kan? Mungkin emg budgetnya lagi terbatas aja kali…

  4. plainami
    November 7, 2009

    hahahhahahhaa.. ah tasya. sarua nya. gw juga sering pengen lebih mulu dari pacal.

    “why does women always want more and more and more out of me?!” – curcol salah satu temen cowo gw. gw udah lupa siapa yang curhat dan kapan curhatnya tapi kalimat persisnya MASIH gw inget sampe skg karena sangat relevan, hahaha

  5. pasang iklan baris
    November 9, 2009

    tenang saja semuanya masih butuh proses kok.

  6. nh18
    November 10, 2009

    Taz …
    Ya … bagi wanita pemandangan diatas itu memang akan sangat menyentuh …
    bagaimana khusu’nya dia mencari sesuatu …
    yang kita asumsikan untuk yang tersayangnya dia …

    (BTW dia tidak sedang di plonco oleh seniornya kan ??)

    But yang jelas …
    ini hanya salah satu indikasi kecil … dan bukan yang terpenting …
    So do not worry … OK ?

    Salam saya

  7. yendoel
    November 10, 2009

    ada cowo2 yg memang ‘bebal’ untuk soal beginian. mereka gak merasa ini penting. tapi begitulah cowo. beda sama cewek yg kalo mau bepergian, atau pulang kampung, sibuk mikirin bawa oleh2.

  8. rental mobil murah
    November 11, 2009

    jadi teringat diriku neh 😀

  9. theluvstory
    November 11, 2009

    ya mungkin dia memberi hadiah dalam bentuk lain teh nat.. 😆

  10. AngelNdutz
    November 12, 2009

    iyoh mbak..bilang ajah langsung. cowok emang kadang nggak peka 😀

  11. suci
    November 14, 2009

    heuheu… just like mine.. sepertinya kita senasib jeng 😉

  12. warm
    November 23, 2009

    bilang atuh ama si lil man 😀

  13. neng fey
    December 16, 2009

    hadiah dr dia??
    bunga, waktu itu lg ngambek ttg apaaa gt, selebihnya dia ogah ngasih apa2, “ditabung aja ya neng” kata si om :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 6, 2009 by in cicintaan, curcol misah misuh, Women's Issue, yayiyayiyayi.

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]
  • Buku Bagus : Paulo Coelho - Veronica Memutuskan Mati
    Siapa yang pernah merasa hidup telalu melelahkan, membosankan, menekan, hingga akhirnya menyesakkan dan tidak layak lagi buat dijalani? Tidak bohong, pada beberapa fase dalam kehidupan, perasaan seperti ini kerap datang, kadang pergi lagi. Sampai di suatu titik saya pernah merasa seakan akan meregang nyawa setelah menenggak 7 botol obat anti mabok yang sama […]

My First Baby

Follow Me? ;)

My Day By Day

%d bloggers like this: