If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Menunggu Distraksi

Seorang teman dengan heboh dan berapiapinya di tengah obrolan santai beberapa perempuan 20 something bilang, “Gila banget yah SBY! Dia kok lepas tangan begitu aja sama masalah KPK! Pasti emang dia ada hubungannya juga tuh! Jadi ga mau ikut kena batunya! Heran!”

Dan obrolan berubah menjadi obrolan seputar politik.


Oleh perempuan perempuan yang sama sekali ga mengerti benar soal politik.

Well, okelah sebagai orang awam saya berpendapat bahwa memang benar saat ini KPK sedang dimakan oleh KPK versi DemoCrazy aka Koruptor Pemberantas KPK, karena memang terlihat rekayasa yang sedemikian rupa. Juga saya menganggap memang si Presiden benar benar punya sikap yang aneh, setelah beliau melakukan pernyataan sikap, yang terkesan tidak mau ikut ikutan sama sekali, padahal belio lah yang mustinya jadi penengah. Sampai juga saya punya pikiran bahwa toh KPK sendiri mungkin sebenarnya selama ini tebang pilih juga, tapi kebetulan kali ini mau tidak mau nyangkut ke pihak kepolisian sebagai pesakitan, sampai akhirnya timbul kepanikan. Well, semacam senjata makan tuan begitulah.

Tapi saya ga benar benar mengerti. Makanya tidak pernah terlalu bernapsu buat bahas. Buat tulis. Buat urun pendapat. Buat apa?

Apa sama sekali tidak peduli? Hm.. ga juga sih. Kenapa tidak cari tahu sendiri? Tidak ada kebutuhan untuk itu.

Ga cinta negara? Bodo Amat. Ga ada hubungannya. Hanya sedikit skeptis saja. Memang kalau ribut ribut jadi ada pengaruhnya? Memang kalau ada simpatisan sana sini jadi ada bedanya?

Jadi saat ini saya sedang menunggu ada berita heboh baru. Ada gosip spektakuler yang mencengangkan. Yang bikin fokus terpecah pindah. Supaya bahan obrolan cepat berganti.

Karena memang orang Indonesia cepat sekali kena distraksi.



Advertisements

7 comments on “Menunggu Distraksi

  1. Chic
    November 2, 2009

    haduuuh bapak-bapak itu ga usah dibicarakan yok? kalo ga ada yang ngomongin kan jadi binasa sendiri…

    saya pusing nyari duit buat makan anak. si bapak-bapak itu boro-boro peduli. malah cari selamet masing-masing. jadi ya mending konsen nyari makan aja dari pada konsen ngomongin bapak-bapak itu. 😐

    *eh ini komen apa yaaaaaa?*

  2. .lala
    November 3, 2009

    pass!

    saya gada hubungan apapun dengan ini bu!…

  3. ray rizaldy
    November 3, 2009

    samaaa
    lagian udah ada koran-situsberita-majalah-tabloid dan lain2 yang siap menulis kritikan. hahaha

  4. warm
    November 3, 2009

    ngaco memang, ngacoooo

  5. itikkecil
    November 3, 2009

    saya juga nunggu berita baru… bosen nonton soal Anang terus…
    *lhooo*

  6. KiMi
    November 3, 2009

    hangat-hangat tahi ayam saja. nti juga pada lupa sama kasus ini.

  7. carra
    November 4, 2009

    wah kaenya otak aku mah ga nyampe yg beginian mah 😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 2, 2009 by in curcol misah misuh, Kenajisan and tagged , , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]
  • Buku Bagus : Paulo Coelho - Veronica Memutuskan Mati
    Siapa yang pernah merasa hidup telalu melelahkan, membosankan, menekan, hingga akhirnya menyesakkan dan tidak layak lagi buat dijalani? Tidak bohong, pada beberapa fase dalam kehidupan, perasaan seperti ini kerap datang, kadang pergi lagi. Sampai di suatu titik saya pernah merasa seakan akan meregang nyawa setelah menenggak 7 botol obat anti mabok yang sama […]

My First Baby

Follow Me? ;)

My Day By Day

%d bloggers like this: