If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

LIVE LIFE TO THE FULLEST!!!

Wow! Its been a month! Can i still call myself a blogger?😆

Entah kenapa, sekarang ini agak susah buat menemukan waktu buat diri sendiri menulis dengan nyaman, sebagaimana dulu waktu masih jaman sekolah, tiap malam sebelum tidur saya selalu menulis perasaan saya hari itu. Hal hal yang terjadi yang membekas buat saya. Pemikiran pemikiran waktu itu *yangkebanyakancowomelulu* padahal dulu menulisnya pakai pulpen di lembar kertas diary! Skarang sudah lebih mudah… malah tidak meluangkan waktu! Sigh…

SO! How’s life dear friends? Mine? So far so good…

Ceritain satu satu ya? This is my blog anyway… i write anything i want here!:mrgreen:

DSC00452Tentang pacar yang insya Allah calon suami. Alhamdulillah jalan rejekinya dia sedang dibukakan. Emang resikonya freelance gitu, sih ya? Kalau lagi kosong, ga ada banget kerjaan! Giliran lagi ada banyak, rada keteteran… dodol! :p Kasihan juga sama lelaki kecil itu. Bebannya dia banyak sekali, dan banyak juga yang harus dibuktikan dalam waktu yang sangat singkat ini. I know how hard that would be, darl. Tapi memang ga semua orang liat yang namanya proses kan ya? Tetap sabar dan ikhtiar juga berdoa ya… Akupun pasti berusaha buat selalu mengingat satu tujuan utama kita di depan sana🙂

Sebetulnya kalau bicara soal sabar…. jadi bersambung kepada seorang IBU yang paling berpengaruh dalam hidup saya. Ibu saya tentunya. Yang paling banyak ikut campur dalam hidup saya. I appreciate it, for i know that she does that all only because she loves me. Tapi lama kelamaan mama saya kok jadi mirip ibu ibu menyebalkan di film “BECAUSE I SAID SO” ya? :p

Masih saja entah kenapa tidak merestui rencana pernikahan saya dan si pacar yang sebentar lagi akan kami wujudkan. Amien. Akhirnya kemarin-kemarin sempat ada pembicaraan dua hati antara kami. Awalnya karena saya bilang tidak tahan lagi tinggal di lingkaran setan dimana seorang ibu teriak teriak tiap hari dan kalimat favoritnya adalah punya anak perempuan ga ada gunanya!

Saya mencoba buat jadi pendengar saja. Yang hebatnya, saya sama sekali bisa menjaga nada suara untuk terdengar datar, sambil tetap berusaha mengungkapkan semua pendapat saya! Dia bilang dia tidak mau saya dengan si lelaki bukan karena fisik, tapi memangnya salah kalau dia mau saya punya pasangan tuh yang bisa mengontrol emosi saya, yang bisa mengimbangi saya, yang pantas diliat berdua saya. Well, that aint totally not about physical, huh? Lalu dia menolak dibilang sering marah marah, dia bilang seharian di depan komputer facebook dan chatting itu untuk mengontrol diri. Lalu dia membandingkan dirinya dengan ibu ibu lain yang lebih kasar dan lebih ga sabaran katanya, dan mengatakan betapa beruntungnya kami punya ibu seperti dirinya. Yes, mum. We’re so lucky to have you. Tapi yang mama suka lupa rasanya buat juga lihat betapa beruntungnya punya anak seperti kami, yang tidak kacau balau seperti banyak anak lain yang lebih bikin stres orang tuanya!

Lalu katanya saya yang belum dewasa boro boro bisa menikah! Beberes rumah saja jarang, masak ga bisa, hal hal kecil itu katanya. Hm… saya bukannya sama sekali ga pernah toh mam? Dalam seminggu kalau ada waktu pasti beberes. Masalah masak? Nanti pasti belajar dengan sendirinya. Itu naluriah rasanya. Skarang memang belum berasa butuh aja. Lalu, apa dewasa benar benar diukur hanya dari hal hal demikian menurut mama? Ah… susah sekali bicara dengan ibu yang satu ini. Lihatlah sisi lain anakmu mam…

Lalu saya katanya pernah mau bikin mama bahagia. Lulus aja waktu itu lama, skarang udah lulus ga mau kerja di kantoran. Mama sayang… lulus lama dulu bukan salah saya sendiri. There’s many factors. Toh akhirnya beres. Ga mau kerja kantoran lalu memangnya kenapa? Mama pikir mereka yang kerja di kantoran senang semua dengan apa yang mereka kerjakan? Aku sudah mencoba dan sama sekali ga suka, mau apa? Si yang punya kantor meminta buat balik, ada pegangan kalau aku mau, tapi kalau tidak mau yah mau gimana? I love what im doing right now. Tolong jangan menyumpahi. Jangan doakan yang jelek jelek selalu. Lihat saja nanti. Beri waktu dulu, bagaimana? Dan bukannya sama sekali sebagai anak tidak mau melihat orang tua bahagia, tapi apa tidak bisa ma belajar sedikit dari papa yang bisa bahagia dan merelakan anaknya jadi apapun yang mereka mau dan ikut bahagia sesederhana dengan bila si anak bahagia?

Lalu terakhir cuma bisa bilang, terserah! kamu mau menikah mau apa terserah! mama ga melarang! ga merestui!, dengan muka masam dan banjir air mata. Baiklah. Terserah padaku kan? Sama seperti waktu dikeluhkan tentang dirimu yang menuntut semua pacar anaknya buat sopan, tapi kadang disalami pamit pulang saja tidak mau buat keluar kamar mendatangi dia yang menghampiri buat salam, atau paling tidak melihat ke arahnya langsung. Lalu siapa yang tidak dewasa ma? Dengan semua penyangkalan dan ketidakmauan buat sedikitpun merasa ada kesalahan? Ah… ya sudahlah. Saya masih mencoba buat menemukan pola komunikasi yang baik dengan mama. So much as u told me you love me, i love u too mom!

Trus… kerjaan? Hahahah told u im a freelancer, rite? Its mostly free for me hahaha

Sbetulnya saya bisa saja kembali ke pekerjaan saya sebagai “HRD” di kantor yang sempat saya singgahi beberapa bulan itu, karena si bos nya menunggu saya balik kesana. Bahkan saya disuruh ikutan foto untuk bikin name tag padahal belum tahu kapan dan apakah akan saya kembali ke sana. Tapi hati sama sekali masih belum mau. Siaran di MGT juga masih kepending karena entah management nya yang mulai sama kacrutnya dengan radio saya yang dulu kah atau gimana. Saya benar benar sedang menikmati berbisnis disini! Saya lagi ga mau promosi. Tapi ya memangnya kenapa kalau saya suka melakukan hal ini? Setelah 4 bulan, akhirnya saya bulan depan akan dapat pendapatan sebulan yang lebih sedikit dari pendapatan saya sebulan bekerja di kantor dengan jam kerja yang jauh lebih sedikiT!

Ga cuma itu sih… minimal dua kali dalam sebulan saya masih bersentuhan dengan dunia psikologi. Alhamdulillah biro dimana saya pernah magang nampaknya juga percaya sekali bahwa saya mampu, jadi tiap kali ada proyek saya diajak🙂 Mau konseling hari Minggu ini. Yah… lumayan lah kalau yang ini mah buat biaya bersenangsenang hahaha

Overall, hidup saya layak buat disyukuri! Terlepas dari pertengkaran musiman dengan si pacar, kepincangan komunikasi dengan sang ibu, uang yang kadang banyak di luar kosong di dalam😆 Saya betul betul sedang merasa bahwa hidup saya indah, dan sedang menanti banyak keindahan lainnya yang pasti akan datang karena sekarang saya sedang berusaha sekuatnya buat mendatangkannya!🙂


Baiklah… posting buat sebulaneun nih😆


LIVE LIFE TO THE FULLEST, FELLAS!!!!

12 comments on “LIVE LIFE TO THE FULLEST!!!

  1. plain
    October 27, 2009

    have a good good month ahead taaas😀

  2. sinta
    October 27, 2009

    Sangat setujuh..!!

    Hidup itu, apapun keadaannya, harus disyukuri.
    Karena jika kita melihatnya dengan bijak, kita bisa melihat bahwa wajah asli sebuah kehidupan itu..
    Indah..

  3. Chic
    October 27, 2009

    selamaaaat… tapi apdet selanjutnya jangan bulan depan ya naz😆

  4. bongjun
    October 27, 2009

    ikut prihatin dengan dilema yang dihadapi, dan salut terhadap keberanian memandang semua dilema diatas sebagai sebuah keindahan.

  5. bongjun
    October 27, 2009

    salut karena berhasil memandang sebuah dilema menjadi sesuatu yang indah dan disyukuri.

  6. yendoel
    October 29, 2009

    terus berjuang yah Natz! pasti bisa! duh..susah yah punya mom yg gak mau mengerti yg menuntut kita harus menjalani hidup via “jalan yang ada di bayangan dan harapannya”.

  7. senny
    October 29, 2009

    cuma mau mengingatkan soal the art of do nothing haha

  8. joesatch yang legendaris
    October 31, 2009

    errr…saya belum pernah punya problematika seperti yang mbak hadapi. jadi saya cuma bisa bilang – saran klise dan klasik, sih – supaya mbak yang sabar aja ya🙂

  9. warm
    November 3, 2009

    maju terus, nona !!

  10. naki
    November 9, 2009

    ighh ayaa , kangen euyyyy , sudah lama ga bertandang disini😀

  11. ndutyke
    April 30, 2012

    Awww iya jeung. Aku jg sdh jd pembaca blogmu sejak jaman slm km nikah, hehehe🙂 insyaalloh, next time kita bertemu ya…..

  12. natazya
    April 30, 2012

    Amiennn😀 kalo ke Bandung lagi, let me know yaaaa😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 27, 2009 by in Bisnis Online, cicintaan, curcol misah misuh, Family, Feels and Thoughts, mummeeys.

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: