If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Stagnasi

Sudah lama sekali sejak terakhir kalinya saya membaca sebuah buku dari awal hingga tamat dalam satu waktu, hingga terbawa sepenuhnya dalam suasana yang diciptakannya. Sudah lama sekali sejak terakhir kalinya saya menonton sesuatu yang kemudian setelahnya tersenyum sendiri atau merasa ada tohokan di dalam sini. Sudah lama sekali saya punya waktu sebebasbebasnya buat diri sendiri.

Stagnasi. Kebosanan tingkat tinggi. Semua orang bilang inilah jalan yang harus terjalani dan kita hanya perlu kompromi. Masa iya? Apakah tidak ada cara lagi selain begini? Saya tidak menjadi diri sendiri. Bagaikan cangkang kosong yang melayang layang hampir tiap hari ke tempat yang itu itu lagi untuk menjelma jadi seseorang yang bahkan saya sendiri tidak pernah kenal siapa sebenarnya.

Saya tidak bisa kompromi untuk ini. Saya menolak buat mengerti lebih jauh lagi. Saya menolak merasa tergerogoti dari dalam dan perlahan lahan serasa mati. Saya lelah dengan perasaan lelah dan keruwetan yang ada yang menyebabkan emosi memuncak lalu menguji kesabaran yang memang sudah tidak ada lagi.

Ah… saya tidak bisa. Saya rindu jadi diri sendiri. Saya rindu dengan keseharian yang kata orang judulnya adalah monoton dan tidak berguna sama sekali. Ah. Mereka tahu apa? Lagipula, mereka mereka itu apakah benar benar hidup di dalamnya? Atau hanya sekedar seakan akan hidup? Masih ingat lagi pada sebuah kuliah di kelas panas pada suatu siang hari, tentang eksistensi. Saya merasa tidak mengada. Padahal seharusnya saya ada.

Yang dibilang keluar dari zona aman itu yang mana? Yang memilih keseharian yang katanya menjanjikan pegangan? Atau melompat dan mencoba cari sendiri sebuah ketenangan dan kebahagiaan dalam apapun yang terlakukan, meski sampai kesana akan lumayan lamanya. Asal punya tujuan, kan?

Maka hari ini, saya sudah bulat putuskan buat berhenti. Dunia ini sama sekali bukan buat saya. Permisi.

Advertisements

Information

This entry was posted on September 1, 2009 by in curcol misah misuh.

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]
  • Buku Bagus : Paulo Coelho - Veronica Memutuskan Mati
    Siapa yang pernah merasa hidup telalu melelahkan, membosankan, menekan, hingga akhirnya menyesakkan dan tidak layak lagi buat dijalani? Tidak bohong, pada beberapa fase dalam kehidupan, perasaan seperti ini kerap datang, kadang pergi lagi. Sampai di suatu titik saya pernah merasa seakan akan meregang nyawa setelah menenggak 7 botol obat anti mabok yang sama […]

My First Baby

My Day By Day

%d bloggers like this: