If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

MARA MARA MARA

Memangnya kenapa dengan maki maki? Kalau memang yang dimaki layak buat ga cuma diberi ya kenapa ngga? Jangan suruh saya buat tahan maki maki kalau memang yang disekeliling semuanya mengantri minta diberi! Manusia itu butuh katarsis. Anggap saja memakimaki katarsisnya saya. Ga suka? Suruh siapa?

Apa salahnya kalau saya ga suka liat berita yang isinya orang orang goblok yang padahal pintar tapi ga belajar tentang cara bicara kepada dan tentang manusia? Salah siapa kalau muak pada ketololan orang di atas sana yang baru akan bergerak kalau sudah ada pihak lain yang ikut campur dan menuding penuh menyalahkan karena memang penuh berlumur kenistaan dan kesalahan? Memang kenapa kalau saya jadi mau memakimaki sekelompok orang goblok yang berkumpul dan katanya bekerja di satu rumah di jalan Kelinci yang semua bahkan pemimpinnya yang kadang penuh kata bijaksana tapi sering juga penuh omong kosong yang ga ada hubungannya berbuat seenak pantatnya? Salah siapa kalau saya muak dan mengutukngutuk mereka yang seenaknya saja melimpahkan tanggung jawab pada pacar saya yang ga bahkan diberi reward yang sepadan dengan apa yang dilakukannya? Jangan protes juga kalau saya bahkan kadang kesal pada pacar yang juga mengeluhkan hal yang lagi dan lagi sama karena orang orang dungu tersebut pada saya dan membuat saya menggantungkan impian yang memang sudah tertunda di jemuran tetangga! Untung sekali saya sudah tidak perlu bekerja bersama mereka sekarang atau akan penuh dengan caci maki dan sumpah serapah tiap hari yang tanpa perlu dari mereka saya sudah punya banyak! Memang kenapa kalau saya muak berada di rumah yang aura negatifnya memenuhi hingga ke ujung atapnya?

Dan hey kamu yang bilang pada saya jadi perempuan ga boleh memakimaki dan ga boleh ngomong kasar, sini penismu saya pinjam tiap saya mau makimaki dan bikin lega ini hati! Kau toh kadang tidak butuh juga sebenarbenarnya dan kalau mau coba buat ngaca!

moa

17 comments on “MARA MARA MARA

  1. shelly
    June 4, 2009

    hahaha, manusia itu butuh si homeostatis Nat..
    hahaha, dalam segala hal,
    dan kadang emang butuh di hujat..

    dan ini di dekasiin buat siapa emang nya???

  2. KiMi
    June 4, 2009

    mba nata… sabar…

    dan yah,,, shit happens.

    *komen nda mutu*
    *berlalu*

  3. mamatissa
    June 4, 2009

    waw… paragraf trakhir bikin ktwa… life’s hard dear…🙂 yg sabar yaa…

  4. .lala
    June 5, 2009

    mara mara mara itu baik untuk kesehatan, kecantikan wajah…

    pimples free!!

  5. Chic
    June 5, 2009

    aiiih sabar bu.. hihihihihihi:mrgreen:

  6. Edi Psw
    June 5, 2009

    Marah hal yang biasa. Semua orang pasti pernah marah.

  7. afwan auliyar
    June 5, 2009

    tumpahkan segala kekesalan dengan suara lantang🙂

  8. carra
    June 5, 2009

    haiz…

    asli ngakak di bagian akhir…😆

    sabar nata….!!!!:mrgreen:

    yah daku emang cuman ngomong doang sih… hehehehe…

  9. Ade
    June 6, 2009

    non.. sabar yaa..
    liatin aja gambarnya ituh, pasti pengen senyum2 sendiri deh:mrgreen:

  10. ray rizaldy
    June 6, 2009

    bwakakaka. kirain butuh penis buat dijadiin pentungan. wakakakaka
    *sabar deh tante nata.

  11. realylife
    June 6, 2009

    aku lagi nda pengen marahhh

  12. putt
    June 6, 2009

    hahahaha, setuju sama comment di atas klo paragraf terakhir bkin saya ketawa ngakak.
    saya juga orang nya kadang2 suka meledak, dan ada kecenderungan klo abis meledak perasaannya jd lebih baek.
    but dear, sometimes shit do happen. mungkin ketika itu terjadi enakan ngemeng pake logika daripada emosi..hehehehe. walopun emang susah, dan saya pun lg proses belajar itu juga..

  13. guskar
    June 7, 2009

    saya yakin deh, setelah publish postingan di atas perasaan nata sedikit lega..mara mara-nya sudah terlampiaskan..🙂

  14. neng fey
    June 7, 2009

    dulu ada yang bilang sama saya waktu saya lagi ngomel2
    “hei.. perempuan kok memaki”
    and it’s a little bit works, kekesalah saya tiba2 “sedikit” berkurang
    sapa yang ngomong kek gitu yah? bukan elo ya nat?

  15. ceznez
    June 7, 2009

    segitu mengesalkannya ya mba? sampai keknya sebel banget?

  16. Tigis
    June 9, 2009

    marah2x wajar sih. Kalo maki2x tergantung obyek yg mau dimaki2x. Kalo mreka bawa parang dan penuh darah mendingan jangan:mrgreen:

  17. yoan
    June 12, 2009

    hueheeheh…

    masa iya sampe mo minjem penis orang, neng…

    marahlah, neng… marahlah…
    kita toh diajarkan untuk mengidentifikasi kemarahan dan meluapkannya dengan benar… *iyasayasotoy*:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 4, 2009 by in curcol misah misuh, Kenajisan, yayiyayiyayi and tagged .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: