If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Saying “I LOVE YOU…”

Saya sudah bilang kan kalau saya ini adalah movie-freak? Ga cuma film aja sih, serial TV (barat plis, no such thing as CintaFitri whatever season :p)bajakan sure :p juga saya suka semua. Menarik dan menyenangkan! Ga semua juga saya ikuti, karena saya kan ga langganan TV kabel. Tapi paling yah koleksi DVDnya saja… *

Udah dua nih yang punya dari awal sampai tamat! FRIENDS (tentunya!) dan SCRUBS. Skarang lagi mencicil beli Grey’s Anatomy. Menonton film itu mungkin buat sebagian orang adalah pekerjaan yang sia-sia dan ga berguna. Well, kalau buat saya, itu adalah hiburan yang paling menyenangkan dan sangat membantu buat mengurangi itu yang namanya stress terutama kalau nonton FRIENDS yang skalipun diulang sejuta kali tetap bisa bikin nyengir!

Ga cuma itu, saya juga belajar banyak dari yang namanya film yang saya tonton. Banyak quotes menarik yang bisa dipakai dan dipahami. Banyak.

Salah satunya adalah fakta betapa kalau di barat sana yang namanya seks memang bukan hal yang aneh dan tabu sama sekali, tapi tetap saja yang namanya “I LOVE YOU”

Remember Monica and Chandler? They’ve been fooling around for about five months before they finally say the magic words to each others, and feeling surprise for that. Atau lihat Ross dan Mona, yang tentunya sudah make out berkalikali dan membuat kartu pos bergambar berdua, tapi masih merasa belum siap sama sekali buat memuntahkan itu kata “aku cinta padamu” malah berhenti di “I Love spending time with you”. Atau Christina Yang di Grey’s Anatomy yang bahkan sudah pernah dihamili dan tinggal bersama dengan si Preston Burke, tapi masih sulit sekali buat mengeluarkan itu yang namanya kalimat “I Love U“.

Sesakral dan se’agung’ itukah kalimat “I Love U” disana? Apakah benar antara cinta dan kebersamaan bahkan seks bukan satu hal yang semustinya dipaketkan bersama? Tapi saya suka sekali. Saya suka betapa cinta bukan main main dan semudah itu terucap tanpa makna.

Ah… coba kalau di kita. Anak SD aja sekarang sudah bisa bilang “cinta“! Ga seks bebas sih… tapi bilang cinta diumbar dimana mana… Kata siapa ga pake “make-out-thingy“? Ga tau ajah :p Tapi kalau saya pribadi, saya ga langsung bilang “i love you” pada seseorang yang baru dekat dengan saya. Tapi kalau dia sudah terasa, im not gonna stop saying it, and mean it! 😉

Ah gila ngomongin cinta melulu! wahahah

Advertisements

8 comments on “Saying “I LOVE YOU…”

  1. ray rizaldy
    May 28, 2009

    harus make out banyak2 dulu baru bisa bilang i l u yah?
    hmmmm interesting. bwakakakaka

    yes… sounds great yeap ? :p

  2. Aki
    May 28, 2009

    🙂

    😀 juga

  3. devilkazuma
    May 28, 2009

    hmmm… emang sih. klo diucapin berkali2, rasanya jadi bener2 hambar. emang kudu diucapin in the right moment. terakhir ngomong gt sama mantan tiap malem, akhirnya brasa kalo kewajiban ngomong itu sama skali ga penting. well, yg penting asal jng diumbar aja kan?

    eike ngomong tiap hari ma pacar 😉 tiap nelpon tiap sms.. tiap bener2 lagi sayang… kalo lagi brantem ga ngomong 😛 umbar bukan ? haha

  4. Chic
    May 29, 2009

    well, saying “I Love You” should be with amount meaning, right?

    di sini kata-kata itu tanpa arti. segampang diucapkannya… 😆

    hahahahha udah biasa kali ya? :p

  5. .lala
    May 29, 2009

    i love u

    love you toooooooooo

  6. backpackerman
    May 29, 2009

    ah cinta sudah bikin saya gila.. tapi saya ingin merasakannya lagi..
    enak gila!!

    hahahahha iyah dah yang gila karna cinta :p

  7. Tigis
    June 1, 2009

    hmmm rasanya seumur2x gue belon pernah bilang i love you. Apa perlu make out dulu ya? :mrgreen:

    serial TV yg gue sempet beli dvd nya so far adl smallville, sledge hammer, twin peaks, friday the 13th season-1, ama mission impossible season-1. Itu pun belon semua gue tonton :mrgreen:

  8. Lex dePraxis
    June 7, 2009

    Karena mengucapkan I Love You seringkali tidak memberikan arti apa-apa selain menimbulkan kehampaan atau kebingungan atau bahkan penyalahgunaan arti oleh pasangannya. Untuk lebih jelasnya, silakan baca Butir-Butir Cinta.

    Salam kenal,
    Lex dePraxis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 28, 2009 by in cicintaan, Feels and Thoughts, sum taken stuffs and tagged , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]
  • Buku Bagus : Paulo Coelho - Veronica Memutuskan Mati
    Siapa yang pernah merasa hidup telalu melelahkan, membosankan, menekan, hingga akhirnya menyesakkan dan tidak layak lagi buat dijalani? Tidak bohong, pada beberapa fase dalam kehidupan, perasaan seperti ini kerap datang, kadang pergi lagi. Sampai di suatu titik saya pernah merasa seakan akan meregang nyawa setelah menenggak 7 botol obat anti mabok yang sama […]

My First Baby

My Day By Day

%d bloggers like this: