If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Sedang…

Mau pergi rasanya. Sejenak saja menyendiri. Mencari arti. Mencoba buat mengerti. Supaya tidak lagi menyesal. Supaya tidak lagi menyalahkan. Supaya sedikit temukan kedamaian. Karena sekarang sedang sama sekali tidak terasa berarti. Tidak bisa mengerti. Tidak tahu akan apa dan bagaimana juga kemana. Ingin bunuh diri. Tapi tau itu sama sekali tidak direstui. Jadi cuma mau pergi. Disini, tapi menyendiri. Pergi, tidak mau tahu apa apa sama sekali. Sedang lelah dan tidak mau tahu lagi. Sedang gundah dan tidak mau jadi salah. Sangat tidak ada makna, dan itu menjadi sebuah siksa. Perasaan tidak berharga yang tidak tertahankan ini sangat menyakitkan. Menyakitkan yang lalu menyakiti. Menyakiti yang lalu menyesali. Karenanya ingin pergi, ingin sendiri. Coba sedikit hentikan sakit. Coba sedikit berhenti sakiti. Ingin sendiri.

Advertisements

One comment on “Sedang…

  1. zulhaq
    May 15, 2009

    keinginan untuk sendiri, menyendiri, seorang diri biasanya terjadi atas rasa sesal semu yang hinggap karena merasa bingung harus bagaimana lagi menghadapi suatu hal yang di anggap berat. atau bisa juga karena rasa nyaman dengan orang2 dan lingkungan sekitar sedang dalam kondisi gak bagus. atau hal2 lain yang tak mampu lagi di atasi untuk saat ini. Jadi merasa butuh ketenangan tersendiri tanpa harus terbebani oleh sesuatu apapun, tanpa harus terganggu oleh apapun juga. Tapi hal seperti itu bukanlah suatu cara yang tepat, karena secara tidak langsung, itu sama halnya dengan melarikan diri dari kenyataan.

    tak ada hal di dunia ini yang dihadapkan pada manusia melebihi kapasitas kemampuannya, semakin mateng pola pikir seseirang, semakin komplek masalah yang harus dihadapi. dan mau nggak mau harus dihadapi dengan hati yang penuh dengan ketenangan, kepala yang cukup dingin, jiwa yang tabah, kesabaran yang lebih dan pikiran yang kokoh. semakin terbiasa mengahadapinya maka semakin ringan pula menghadapi masalah2 berikutnya dan semakin dewasa pula proses diri itu terjadi. tak ada masalah yang gak memiliki jalan keluar dan titik terang. hadapi semua itu dengan senyuman, niscaya semuanya akan berlalu dengan hasil dan kepuasan yang sangat indah…Salam Kenal Mbak ^_^

    wah salam kenal juga mas 😀
    agak kaget komennya lebih panjang dari postingnya 😀
    makasih bagaimanapun juga buat masukannya 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 8, 2009 by in Feels and Thoughts, sads and tagged , , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]
  • Buku Bagus : Paulo Coelho - Veronica Memutuskan Mati
    Siapa yang pernah merasa hidup telalu melelahkan, membosankan, menekan, hingga akhirnya menyesakkan dan tidak layak lagi buat dijalani? Tidak bohong, pada beberapa fase dalam kehidupan, perasaan seperti ini kerap datang, kadang pergi lagi. Sampai di suatu titik saya pernah merasa seakan akan meregang nyawa setelah menenggak 7 botol obat anti mabok yang sama […]

My First Baby

Follow Me? ;)

My Day By Day

%d bloggers like this: