If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Dia Yang Satu Lagi Buat Saya…

01012007329-001

Dia yang satunya adalah papa saya. Sosok yang buat saya mungkin tidak pernah benar benar terpahami dengan sebenarbenarnya entah kenapa. Yang punya porsi yang sama dengan mama membentuk saya yang sebegini rupa. Dia yang katanya saya mirip dengannya dalam berbagai sisi saya. Saya tidak pernah begitu peduli. Buat saya yang penting beginilah kami sekarang. Saya puteri pertama dan dia papa. Sudah saja. Dia ada, kami keluarga.

Tapi hari itu beda. Hari itu tidak seperti biasa dia terlambat datang ke rumah sepulang dari Medan cuti panjang di liburan Pemilu, paskah dan saptu. Hari itu sudah terlalu lama dan dia tidak muncul muncul. Mulai bertanya tanya dan penasaran. Tapi saya belum terlalu mau tahu. Hingga tiba kabar itu!

Dia kecelakaan mobil di tol Cipularang bersama travel yang dinaikinya. Di purwakarta. Menunggu di antar oleh pihak yang bertanggungjawab.

Saat dia sampai ke rumah dalam keadaan luka luka, saya khawatir dan kaget. Tapi dia terlihat tidak terlalu parah sehingga lumayan tenang rasanya. Periksa ke rumah sakit, Alhamdulillah dia tidak apa apa, hanya luka luka trauma. Pulanglah kami tanpa perlu menginap disana.

Besoknya pihak travel datang mau mengganti biaya yang kami keluarkan katanya. Bicara ini itu, minta maaf, minta pernyataan yang akan membebaskan mereka dari tuntutan. Tentu dikasihnya. Papa saya yang sekarang lebih bijaksana. Dan diperlihatkanlah pada kami foto mobil itu. Mobil yang ringsek sedemikian rupa sehingga sama sekali tidak terbayangkan orang yang ada di dalamnya bisa selamat! Diceritakanlah pada kami keadaan si sopir yang masih koma, penumpang di sampingnya yang meninggal dunia, sepasang suami istri di kursi tengah yang masih tidak sadar dan hancur rahangnya, dan betapa beruntungnya papa yang hanya luka ringan saja.

Papa bilang awalnya dia yang duduk di tengah, tapi si pasangan suami istri memaksa, jadi dia sabar dan mengalah duduk di belakang. Papa bilang pagi itu sekitar jam 2 dini hari setelah melanjutkan jalan kembali dari tempat peristirahatan, dia tidur setelah membaca doa sebelumnya, dan terbangun di UGD dengan polisi dan dokter di sisinya!

Alhamdulillah Ya GUSTI, kau masih jaga papaku dalam lindunganmu sehingga tidak ada hal buruk yang terjadi padanya. Terima kasih kami.

Lalu saya lihat papa, yang terlihat menua. Yang duduk diam saja di sofa, tidak seperti biasanya tiap dia pulang sibuk mengerjakan segala sesuatunya dan tidak pernah berhenti bergerak! Duduk diam merenung dan terlihat bingung.

Ya Gusti… betapa papa saya sudah tua…

Sedih. Saya yang anak pertama masih begini begini saja. Mungkin Allah belum masih beri kesempatan karena tahu betapa kami akan tidak berdaya bila dia tinggalkan. Tapi saya tidak bisa begini begini saja! Harus mulai berdaya dan mengurangi bebannya! SAYA HARUS! Dengan mama yang entah kenapa masih penuh dengan keluhan bahkan di saat begini, saya tahu kami harus bersyukur dan mulai lebih menghargai lagi bahwa dia masih ada bersama kami hingga saat ini! Betapa walaupun saya tidak pernah terlalu peduli padanya yang jarang ada, saya belum mau benar benar kehilangannya! Dan bahwa saya sayang padanya…

Alhamdulillah ya Gusti… Alhamdulillah…

7 comments on “Dia Yang Satu Lagi Buat Saya…

  1. Meriem BellinA
    April 10, 2009

    toa, gw mewek baca ini ih

    maaf atuh bu😦

  2. .lala
    April 11, 2009

    alhamdulillahirobbilalamin… there you go, everything come for a reason

    yeap… always😀

  3. nenyok
    April 11, 2009

    Salam
    Hiks, Non bersyukur masih punya kesmpetan dekat dengan orang tua ya, masih bisa memandangnya atau sekedar menyapanya secara lgs setiap harinya.

    iyah ney… i know😉

  4. warm
    April 13, 2009

    alhamdulillah beliau selamat ,
    salam buat papa mu
    yang beruntung punya putri macam kaw🙂

    semoga dia juga merasa demikian😀

  5. naki
    April 14, 2009

    sama jeng , gw juga ga deket ma bokapp , ada sumthing lahh pastinya
    cpet sembuh yaa untuk bokap lo🙂

    yes pastinya sumthing ya😉
    tengkyu dear😉

  6. plain
    April 14, 2009

    hwaa gw juga trenyuh.

    🙂

  7. Yellow
    May 24, 2009

    Wah kebalikannya kalau begitu ya, papa saya orangnya gak sabaran, sementara mama sabar sekali. Hmm iya, kayaknya dalam keluarga ada yang lebih dekat ke salah satu pihak orang tua, entah ke mama atau papa. Kadang2 dengan kejadian2 seperti ini-lah yang baru bisa membuat kita lebih dekat lagi… Mudah2an cepat kembali sehat bugar seperti biasa buat papa-nya🙂.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 10, 2009 by in Family, Feels and Thoughts and tagged , , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: