If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Marley and Me

Kemarin kemarin saya sempat nonton Marley and Me barengan si pacar yang udah dari beberapa bulan yang lalu ribut bener nyuruh cariin film yang satu ini! Untung pacarnya adalah saya yang notabene baik, jadi aja diturutin!

Pemeran utama di film ini Owen Wilson yang ditemani oleh Jennifer Anniston (i love this woman!) as the Grogans, yang tentunya membuat film ini langsung bisa ditebak adalah film komedi romantis.


Tapi ga sesederhana itu juga rupanya. Atau, ya sederhana, tapi ga cuma antara dua manusia saja. Jelas. Karna ada Marley disana! Labradoodle (love this word) yang diambil sebagai Clearence Puppy di tahun pertama pernikahan The Grogan ini.

Kalau anjing dikatakan sebagai sahabat manusia, well, Marley mungkin memang sahabat Grogans, tapi sahabat yang merepotkan! Dengan gigi yang spektakuler bisa merobek dinding garasi dan mengulum segala sesuatu yang ada dihadapannya. Punya libido yang tinggi sehingga musti dikebiri, ditolak dari sekolah kepatuhan buat anjing. That dog is extraordinary! Evil’s inside! 😀

Tapi bagaimanapun juga The Grogans mencintai Marley yang menemani perjalanan hidup mereka.

Memang judul film ini Marley and Me, tapi ternyata film ini memaparkan perjalanan kehidupan The Grogans dalam penyesuaian suami istri, naik dan turunnya pekerjaan, kelelahan pasangan suami istri yang dialami setelah memiliki anak, bagaimana berkompromi dan tidak mengedepankan emosi dalam menghadapi segala situasi. Film ini film kehidupan, yang memang adalah komedi.

Perjalanan Marley bersama The Grogans terjalin lucu dan manis sekali di film ini. Tapi jangan salah, di akhir film pacar saya menangis! Menangis! Bukan cuma meneteskan air mata manis! MENANGIS! Kenapa? Ah… tonton saja sendiri.

Baru memperhatikan juga ternyata film ini dibuat berdasarkan memoar John Grogan yang benar benar ada dalam kehidupan nyata tentang dia, keluarganya, dan Marley tercinta tentunya! Ah! Ga heran kena banget!



PS: Maaf ya cinta… begini aja ga cukup meyakinkan aya buat mengijinkan kamu buka kebun binatang mini di rumah kita nanti… satu kucing cukup, dan jangan pernah masuk kamar siapapun! Deal with it okay! 😉


Advertisements

6 comments on “Marley and Me

  1. Ade
    April 2, 2009

    belum kebagian nonton film ini.. masih ngantri pinjeman DVD 😦

    ah… senangnya tinggal di bandung dimana bajakan bertebaran hahahaa

  2. .lala
    April 2, 2009

    hihihi.. love the last paragraph.

    :blushing:

  3. Robby Hakim
    April 2, 2009

    jadi pengen nonton berdua bareng doi hehehehe

  4. naki
    April 6, 2009

    hohoho … punya alegi ya jeng , makanya ga mau deket2 sama binatang 😛

  5. Tigis
    April 7, 2009

    waduh kapan ni pilem maen di batam 😦

  6. natazya
    April 7, 2009

    @robby : ih bisanya kabita :p

    @naki : lebih tepatnya satu level di bawah phobia jeng… bener bener ketakutan ga beralasan aja jadinya

    @tigis : kau mau mendengar eike bersenandung … KAPAN KAPAAAAAn hihihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 2, 2009 by in muvee.

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]
  • Buku Bagus : Paulo Coelho - Veronica Memutuskan Mati
    Siapa yang pernah merasa hidup telalu melelahkan, membosankan, menekan, hingga akhirnya menyesakkan dan tidak layak lagi buat dijalani? Tidak bohong, pada beberapa fase dalam kehidupan, perasaan seperti ini kerap datang, kadang pergi lagi. Sampai di suatu titik saya pernah merasa seakan akan meregang nyawa setelah menenggak 7 botol obat anti mabok yang sama […]

My First Baby

My Day By Day

%d bloggers like this: