If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Antara Tangis dan Air Mata

Sedang siaran romance malam malam… sedikit kesal pada si lelaki kecil yang masih sedikit sakit tapi keluyuran aja! yeah well, masalah kerjaan sih memang… pengen ngambek ga bisa bisa menelponnya… ah, tapi buat apa… padahal saya cuma kangen dia aja jadi uring uringan… karena rencananya malam ini maunya sih seharusnya dinner bareng!!! ah… minggu depan mungkin…


Kemarin seharian air mata saya bagaikan sedang diobral. Keluar dengan mudahnya hingga berkali kali sampai mata bergantian bengkak kanan kiri. Tidak, tidak. Saya bukannya sedang sedih atau kecewa atau sakit hati atau apalah itu. Semua yang terjadi pada saya sedang akhir akhir ini bisa di atasi dan banyak diantaranya yang justru membuat senang. Kemarin waktu mandi pagi mata kiri saya kecipratan shampoo dan itu sangat perih sampai merah dan berlinangan air mata sebelah mata saja. Kemudian waktu sedang jadi suster menemani si penyakitan nonton iklan iklan lucu buatan luar negeri which mostly contain sex , but still its amusing mata kanan saya yang entah lelah entah apa berair trus trusan dengan sendirinya sampai sampai waktu berdiri baru sadar kalau wajah sebelah kanan saya jadi terlihat bengep sebelah! It didn’t take too long to have it fixed. Terakhir malam hari waktu mau cuci muka sebelum tidur, lagi lagi si mata kiri kelilipan sabun! Damn! Ada apa dengan mata saya? *mengambil foto mata buatan lil man tanpa sepengetahuannya! ah… biar saja :p*

Hm… tapi mengeluarkan air mata buat yang demikian sih buat saya tidak apa apa. Rasa sakit fisik bisa hilang dengan segera. Tidak sampai berjamjam apalagi berhari hari. Tidak ada sakit hati dan beban yang menyertai. Kalau saja hanya perlu mengeluarkan air mata buat hal yang demikian saja maka saya akan rela. Tapi bicara soal airmata yang sesungguhnya, yang keluarnya saat menangis. Hmm… thats different case.

Saya pribadi sih orangnya cuek cuek cengeng. Kalau mengenal saya dan tidak benar benar dekat pasti akan lebih sering melihat saya tertawa yang cenderung membahana dan paling tidak marah marah yang biasanya mengamuk, tapi jarang melihat saya menangis. Tapi, lain halnya dengan orang kantor saya yang bagaikan keluarga kedua saya, mereka bukan hanya melihat mulai dari ketawa tawanya saya, ngamuk-ngamuknya saya sampai lempar lempar barang di studio waktu siaran dan teriak teriak di ruang take vocal yang kedap suara tapi tetap saja tembus kemanamana , juga menangis meraung raungnya saya yang kadang tiba tiba.

Kadang saya cuma datang, duduk, diam, dan menangislah. Entah sudah berapa lama dulu si tangis tertahan di luar. Demikian juga kalau bertemu si BFF, tadinya saya tidak menangis sama sekali, tapi kalau sudah mulai bicara baru beberapa kata saja, umumnya si air mata langsung tumpah begitu saja! Saya jarang menangis hingga puas kalau sendirian. Jadi independent woman my ass lah! Sumtimes i really not at all that. Berada dekat orang yang saya percaya tanpa perlu banyak dulu bercerita sudah cukup buat si airmata untuk tau tempatnya tumpah.

Tapi kalau diingat ingat, sebenarnya hal hal yang bisa membuat saya menangis itu sedikit. Itu dan itu lagi. Sampai kadang berpikir air mata saya murahan sekali!

Yang paling sederhana adalah luapan emosi dari orang orang banyak. Ini benar benar sering sekali terjadi! Misalnya nonton konser atau rekaman konser di televisi, dimana banyak sekali penonton yang ikut menyanyi lah, ikut larut lah, dan sang performer yang benar benar menghanyutkan! Ah… saya betul betul bisa menangis tiba tiba. Ada luapan emosi yang susah buat ditahan dalam diri saya yang terbawa suasana. Hm… tapi tergantung performernya yah.

Nonton dan mendengarkan talkshow dengan kisah tentang keluarga yang entah hancur berantakan, entah perselingkuhan, entah permasalah ibu dan anak. All about family matters. Ini bisa banget membuat saya menangis nangis ikut terharu atau kadang kadang merasa sedang berkaca. Mungkin karena umumnya kisahnya dekat dengan diri sendiri. Segala sesuatu yang berhubungan dengan keluarga, umumnya bisa membuat saya menangis.

Itu sih hal hal yang sebenarnya tidak bersinggungan langsung dengan saya tapi mampu menggerakkan hati dan menggerakkan juga airmata buat keluar. Nah, kalau berhubungan dengan orang sekitar saya, cuma dua jenis manusia yang bisa dengan sangat mudahnya menyakiti saya, dengan sesederhana apapun caranya dan membuat saya menangis nangis hingga tangis paling sedih. Cuma dua. Mama dan pasangan saya.

Pasangan saya ini berarti siapapun yang jadi pasangan saya. Mantan mantan saya? Deuh… pada jago jago banget bikin saya menangis nangis sampai bengkak mata! Entah karena menyalahi janji, ga mengerti maksud yang tersembunyi, ga peka, atau memang karena saya yang sedang PMS. Saya rasa orang yang bertitel “pasangan” akan selalu bisa menyakiti saya dengan mudah karena buat saya orang itu adalah orang yang sangat penting dan sangat tidak diinginkan ada sedikitpun hal yang berjalan tidak semestinya. Tapi kalau mengutip lagunya Freelance Hellraiser yang Want You To Know, saya rasa memang wajar kalau pasangan bisa membuat kita sedih, tapi mereka pun seharusnya bisa membuat kita dua kali lebih bahagia setidaknya daripada mereka membuat kita sedih! Tafsiran kasar dari lirik lagunya oleh saya sendiri. Pasangan terakhir saya Alhamdulillah sekali jaraaaaaaaang sekali membuat saya menangis. Saya lebih sering membuat dia menangis hehehe tapi toh saya membalasnya dengan cinta bertubi tubi ga percaya? Tanya saja padanya.. :p

Dan jenis kedua, yang justru paling utama, juaranya, Ibu. Ya. Ga terhingga betapa kali saya menangis karena ibu saya. Mungkin saja ibu saya pun sering menangis karena saya, tapi saya rasa tidak sesering saya menangis karena dirinya. Entah kenapa kalimat kalimat yang keluar dari ibu saya, mulai dari yang sekedar bersifat menyindir hingga yang penuh dengan makian kalimat kalimat kasar, selalu dapat dengan mudah membuat saya menangis bahkan sebelum saya tau saya kesal dan sakit hati. Rasanya air mata saya adalah defense fisik yang dibuat oleh alam bawah sadar saya supaya keadaan tidak terlalu menyakitkan buat saya. Dan kenapa jadi lemah sekali saya kalau sudah berhadapan dengan ibu saya, saya rasa jawabannya adalah sebagaimanapun saya membencinya karena seringnya dia menyakiti saya, saya selalu tau bahwa dalam hati saya sangat mencintainya dan tetap tau bahwa saya harus menghormatinya. Dengan landasan yang demikian, ditambah sakit hati yang dalam, kontradiksi yang sempurna buat hasilkan airmata.

Hm… tapi tiap kali menangis, terutama saat sambil bercerita pada orang yang bisa dipercaya, terutama BFF dan si lil man, keadaan selalu jadi lebih baik. Memang ada yang harus dikeluarkan. Dan umumnya kalau buat saya akan selalu mengganjal bisa belum juga bisa menangis. Saya senang bisa menangis.

Satu tangis paling wajib tapi paling jarang saya lakukan entah kenapa adalah menangis di dalam kesendirian, bukan karena tersentuh sakit hati oleh siapa siapa, tapi sambil berkaca dan bertanya Natasya Puteri Wisaksono itu sebetulnya siapa? Apa? Sudah menghasilkan apa selain dosa? Nanti di kehidupan lain yang katanya akan selamanya akan jadi bagaimana? Dan ketakutan juga kesadaran yang menampar sukses membuat tangis tanpa suara tapi berjuta airmata. Saya bilang sendiri? Ups. Tidak. Dengan teman kita, Allah tentunya. Sungguh jarang buat yang satu itu. Melarikan diri dari perasaan takut dan kesadaran yang akan membawa pada sebuah pemahaman dan kebenaran yang jauh dari kenyataan apalagi keinginan lebih mudah buat dilakukan.

Hm… yah… however… menangislah bila harus menangis… karena kita semua manusia…

42 comments on “Antara Tangis dan Air Mata

  1. jeunglala
    October 13, 2008

    Nat…

    Orang yang keliatan ceriaaaa banget, justru cenderung menyimpan sesuatu di hatinya. Nggak usah jauh-jauh deh. Gua aja yang bawelnya setengah mampus (haha), kalau hatinya disentil dan kebetulan ketemu dengan orang yang tepat buat nangis-nangis darah ya… nangis lah.

    Dan karena kita masihlah manusia…
    Jadi menangis.. masih sah-sah aja kan?😀


    iyah bu.. gw juga percaya ituh…
    heuhuehueueh sah dong ah!!! masa ngga😉

  2. ichanx
    October 14, 2008

    cengeeeeng!!!!! huahuahuahahua *tertawa melecehkan*


    biarin… yang penting ga single kelamaan😆

  3. Welly
    October 14, 2008

    Kadang airmata juga jadi obat hati ya Teh.

    seringnya demikian😀

  4. sapimoto
    October 14, 2008

    Kok bengkaknya gantian kanan ma kiri??? Apakah nangisnya juga gantian antara kanan dan kiri???
    Benar-benar manajemen tangis yang sangat dahsyat dengan mengirit air mata…😆

  5. kuro
    October 14, 2008

    waduh…di kompress atuh pake es, biar ga keliatan bengkaknya😀
    airmata di obral dapet berapa segelasnya😀

  6. Tuyi
    October 14, 2008

    jangan menangis sayang….

  7. itikkecil
    October 14, 2008

    menangislah kalau itu membuat hatimu lega…

  8. pashatama
    October 14, 2008

    for me Dear, many times, tears HEAL.
    trust me, been there done that🙂

  9. okta sihotang
    October 14, 2008

    tangis dengan air mata kan sejalan mbak😉

  10. Yoga
    October 14, 2008

    Hai Naz, kamu tahu bagaimana menghubungiku kan?🙂

  11. fisha17
    October 14, 2008

    Aku tau perasaanmuh….

  12. theodora
    October 14, 2008

    aduh…napa yach pada sedih…..aku juga lagi sedih nih+sakit juga lagi kambuh😦

  13. ILYAS ASIA
    October 14, 2008

    menangis dan tertawa
    semua bersumber dari satu tempat

    hatimu

  14. yessymuchtar
    October 14, 2008

    hari ini gue nangis…nangis bangettt…

  15. edratna
    October 14, 2008

    Naz, kadang sesekali menangis melegakan lho…dan tak perlu malu….

  16. Tigis
    October 14, 2008

    tangisan jenis yg terakhir yg paling berharga. Tp sayangnya sulit dilakukan. Entah gimana caranya biar bisa melakukannya tanpa dipaksa.

    btw, elo hobi keramas yah:mrgreen:

  17. warmorning
    October 14, 2008

    Saya masih terlalu gengsi untuk setetes airmata. Bahkan untuk film seterharu apapun saat ini
    tapi kaw ? Hmm naturally woman..

  18. aboezaid
    October 14, 2008

    salam kenal teh dari jatinangor

  19. lala
    October 14, 2008

    sesama cengeng lah bu.. Yg srg bkn gw nangis masih pegang jwara adl manusia kaleng LOML itu.. Hehe.. Lelaki tuh jwara kalo bkn cw nangis..

  20. kangharis
    October 15, 2008

    dari setiap tangisan ada renungan
    dari setiap tangisan ada pelajaran🙂

  21. indra kh
    October 15, 2008

    Di balik tangis biasanya ada sedikit beban yang segera terlepas

  22. goenoeng
    October 15, 2008

    nangis ? hhhmmm…kadang aku juga, nangis dalam hati atau physically, saat curhat dengan Rabb-ku. cengeng ? menurutku enggak, karena aku adalah mahluk biasa, karena itu adalah hak, untuk membuat hati lega. salam, nat…

  23. chilonic
    October 15, 2008

    Saya pernah melihat wanita menangis ketika sedang menonton drama Korea. Hahaha.. terlalu menghayati ya. Kok bisa? .. tapi menangis itu perlu, at least the cornea isn’t dry (CMIIW).🙂

  24. shassy
    October 15, 2008

    idih, udah periksa belum sih ke dokter?menyeramkan sekali! kemarin mata gw kering ring ring..pedih dan perih banget tu mata:NGGA ADA AIR MATANYA!!!!

    ternyata, kalo ada bagian tubuh yg eror, kita jadi belingsatan yak..huhuhu..mata gitu loh..😀

  25. Lia_fdLh..
    October 15, 2008

    hahahahaha kasian banget……..

    main doenk k’blog aq?

  26. ijo lumut
    October 15, 2008

    knapa nangis trusssss….?

    sempetin main k’blog aq yachhhhhhh?

  27. Madona
    October 15, 2008

    “dan teriak teriak di ruang take vocal yang kedap suara tapi tetap saja tembus kemanamana , juga menangis meraung raungnya saya yang kadang tiba tiba.”

    dan ketika gw lagi asik menyenandungkan lagu jazzy yang asoy di studio, tiba-tiba terdengar suara “bruk! bruk! bruk!” diikuti gempa berkekuatan 0,001 skala richter. OHH! TERNYATA SI NONA NATASAH YANG SEDANG NGAMUK DI RUANG TAKE VOKAL HAHAHAHA!!!

  28. kishandono
    October 15, 2008

    pake sampo bayi biar kalo kena mata ga perih

  29. hanggadamai
    October 16, 2008

    klo diriku sih biasanya selalu tertawa dikala sedih
    dan tersenyum dikala bahagia..

  30. Dhani Aristyawan
    October 16, 2008

    Ndak apa2, biar matanya gak berketombe dan bersih dari kuman …. kekekekekek

  31. latree
    October 16, 2008

    kamu cengeng-cengeng galak ya😀

  32. RuleZ
    October 17, 2008

    yaa…

    saya juga nangis kok pas lagi nonton drama yang menyedihkan…

    huk..huk

  33. thez al fajr
    October 17, 2008

    Paling bagus lagi kalo bisa nangis di sepertiga malam saat berduaan dengan-NYA…

  34. dafhy
    October 17, 2008

    menangislah jika itu membuatmu lega
    setuju apa katane thez al fajr di atas🙂

  35. Alex
    October 17, 2008

    kadang menangis bisa melapangkan dada dan jiwa

  36. mamas86
    October 17, 2008

    Salam kenal Mbak…😉

  37. AnaK KampuNK
    October 18, 2008

    Waduh Airmata kok di Obral,,hihi,,, Don’t Cry….

    Aku tak tega melihat kepedihan_mu, jika kau sedih berbagilah … hehehe..

    saLAM ….

    NB:Pintunet bubar, ternyata sibuk buat Blog sndiri yhehehe,,,

  38. toim
    October 19, 2008

    nangis aja, tp jgn kelamaan yah, ntar dikira cengeng lg🙂

  39. fahirohim
    October 19, 2008

    Percikan air mata terkadang memedihkan terasa hingga relung aorta, namun
    percikan air mata terkadang membangkitkan adrenalin rasa bungah sumringah,

    percikan air mata terkadang meradang duram durja, rasa kesal menunggu sang waktu.

    air mata, air mata, air mata

  40. johanis
    October 20, 2008

    menangislah bila harus menangis . . .
    [lagunya DEWA]😀

  41. naki
    October 20, 2008

    dapet pasangan yang jarang bikin nangis ??
    wahh ngiri sayahh … sOalnya sayah sering skali nangis sama yang ini , padahal sama sebelum2nya mahh boro2 ..

  42. kandagalantes
    December 10, 2008

    Menangis muncul dari iba diri,
    kasihan pada diri sendiri, dan itu akan membuat kita tambah lemah,
    hanya bisa meratapi nasib tanpa berbuat apa-apa.

    Coba lihat segalanya tanpa menilai, karena semua terjadi secara wajar, otak kita lah yang membuat itu menyedihkan atau menyenangkan, jadi janganlah kita dipermainkan pikiran kita sendiri.

    http://fusion-kandagalante.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 13, 2008 by in curcol misah misuh, Feels and Thoughts, yayiyayiyayi and tagged , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: