If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Hey Dirimu…

Hey dirimu…

Ah! baru tadi bertemu tapi aku sama sekali tidak mampu buat tidak mengingatmu. Menghilangkanmu. Hari ini diawali dengan sangat menyebalkannya karena seorang dosen pembimbing yang tidak sadar membuat mahasiswa bimbingannya mengutuk dalam hati sampai mau mati cuma karena dipersulitnya pengerjaan si skripsi yang padahal HARUS sekali selesai sebelum akhir tahun ini. Aku yang hampir mengamuk lagi dengan si PMS sebagai kambing hitam sempurnaku.

Lalu kamu dengan kabarmu yang membuatku sangat kesalnya! Kesal! Masa sekali lagi kamu membatalkan janji bertemu denganku! Masa mau ditunda sampai siang yang padahal menurutku belum tentu juga nanti siang kamu akan datang dan membuatku merasa berguna bertemu denganmu. Masa kemarin sudah lebih kamu pentingkan temanmu dan sekarang saat aku yang butuh bertemu denganmu buat ceritakan si segala sesuatu itu, lagi lagi kamu tidak mampu? KESAL!

Tapi kemudian aku pertimbangkan lagi alasanmu. Ah… masuk akal sekali pada akhirnya. Kamu yang memang masih dalam keadaan setengah sakitmu, dan kamu yang tadi pagi terpeleset jatuh dari tangga yang katamu karena terburu buru saat akan berangkat menemuiku. Masa aku terus marah marah padamu? Masa aku akan tetap pada pendirian dan kemarahan yang sama ketika aku menutup pembicaraan kita tadi pagi dengan membanting gagang telepon bodoh itu? Masa aku sebegitunya? Ah… kamu tau aku tidak mungkin begitu. Aku. Yang sangat tidak mau mendatangimu. Aku. Yang malas sekali menginjak rumahmu kecuali perlu sekali. Aku. Datang buat kamu saja yang sedang menderita *tampaknya*

Tidak ada sesal sudah sampai kesana. Melihat mukamu yang menyebalkan sekalipun seharusnya jadi menyedihkan sudah cukup membuatku ingin mengunyeng unyeng kepalamu yang kecil itu! Wajah hangat dan tangan dingin yang mungkin sekali menyatakan kamu yang masih juga sakit rupanya, membuat semua kemarahan luntur sudah. Kesal masih ada dan marah marah jalan terus saja. Tapi sesudahnya, aku senang bisa berada di sana. Aku senang bisa ada disisimu. Akhirnya.

Bisa tidak tidak membuatku sering khawatir, marah dan kesal? Bisa tidak tidak membuatku ingin mengusekusekmu lebih jauh lagi? Bisa tidak tidak manja sedemikian rupa? Bisa tidak tidak membuat potensi lebay dalam diriku berkembang dengan indahnya?

Tapi bagaimana juga… terimakasih ya. Terima kasih menjadi orang yang mendengarkan segala kemarahan dan kekesalan tidak beralasan sebulan sekali dan sekalipun sama sekali tidak memanjakan juga tidak begitu saja meninggalkan. Terima kasih buat jadi orang yang bisa membuat tersenyum lagi. Terima kasih membuat diriku merasa dibutuhkan, terima kasih juga sudah jadi orang yang tentunya aku butuhkan.

Perjalanan masih sangat panjang. Tapi aku yakin jalan di depan akan terbuka dengan mudahnya karena niat kita yang sudah ada dari awalnya. Jadi kamu yakinlah juga! Dan satu mimpi tadi malammu yang semoga saja akan jadi kenyataan pada akhirnya yang akan jadi jalan kita… AMIEN saja.

Hari ini. Ya hari ini. Mungkin di bawah pengaruh PMS yang mampu membuatku jadi berlebihan dalam segala hal. Hari ini. Aku bersyukur karena adamu.


Dan aku janji. Tidak akan pernah tertawa lagi saat mendengarmu bercerita tentang apapun dan berkaca kaca karenanya. Sebagaimana kamupun yang tidak pernah tertawa saat dengar semuanya.

15 comments on “Hey Dirimu…

  1. nenyok
    June 3, 2008

    Salam
    AKh terkadang orang yang paling dekat dengan kita adalah orang yang paling menyebalkan sekaligus paling kita butuhkan😀
    “hey gadis, datanglah padaku…. dst” *apa sih *

    heuhuheueh ko trakirnya begitu? :p

  2. yainal
    June 3, 2008

    dah lama nggak denger “mengunyeng unyeng”.. hihihi..


    hueheuheuhe my hobby! :p

  3. galihyonk
    June 3, 2008

    Hm,,, PMS part Two nie Teh? [-(

    *to be continued PMS-nya….

    huakakaka…..

    sabar.. sabar… klo sabar disayang Tuhan lho?


    hauauhauhau ini bukan lagi mayah mayah tauuu
    ini lagi cinta :p

  4. GiE
    June 3, 2008

    Ihihiii..

    coretan tanganna kayak cakar ayam..

    huahauhauauauua..😆


    not mine eniwei :p

  5. Tigis
    June 4, 2008

    Berarti sudah sejak lama dia punya saingan, yaitu blog ini. Cerita ke dia yg denger satu org, cerita di blog ini yg denger (mgkin) berjuta2x org🙂


    blom berjuta juta… usianya aja baru mau 3 bulan disini :p

  6. ichanx
    June 4, 2008

    ini intinya marah, atau ungkapan sayang sih? ah pusing… btw, sepakat ama Gie, itu tulisan tangannya… ya ampuuun… toba tobat soto babat… jelek amat ya? hihihihi


    huahuahuahua bukan tulisan gweeeee😛 ungkapan sayang dong!

  7. carra
    June 4, 2008

    heh… PMS… emg gtu neng… dulu aku jg gtu, tp kalo inget kondisi diri sendiri yg lagi PMS akhirnya ya pasrah… akhirnya dg pasrah semua emosi itu jadi terkendali…
    🙂 ini memang luapan cinta nih… beruntunglah semua pria yang menjadi sasaran kebetean perempuannya yg ga jelas ketika sedang PMS… karena berarti sang perempuan itu sangat mencintai si pria dan hanya padanyalah kita percaya dan cinta😉

    setuju ga neng…?

    sedang berusaha menyadari dan mengingat kalo PMS lain kali.. menurut si lelaki katanya disuruh tulis di telapak tangan gede gede PMS hehehe kita coba nanti😉
    aaaaaaah bener buuuu!!!! hehehe

    beruntunglah semua pria yang menjadi sasaran kebetean perempuannya yg ga jelas ketika sedang PMS… karena berarti sang perempuan itu sangat mencintai si pria dan hanya padanyalah kita percaya dan cinta😉

    nah ini bener banget! semoga orangnya sadar😀

  8. Amoy
    June 4, 2008

    aah tosssss, toaaa
    PMS emang jagoaan, lewat deh semua sebabmusabab pertengkaran yang lain, akakaka

    *baru selesai PMS hari ini,legabukanmain


    ahuahuhauhau anda benar!!!!
    shared d same thoughts bout this godamn PMS yeap?😉

  9. hanggadamai
    June 4, 2008

    itu nulis pake tangan kiri ya???


    wandatauya hehe

  10. jeunglala
    June 4, 2008

    seperti lagu jadul itu Nat…
    “Benci.. benci… benci…tapi rinduuuu..juuuaaaaaaaa….”:mrgreen:
    semoga kesampaian mimpinya, ya, Bu… Ameen.

    AMIEEEEN ^_^

  11. sluman slumun slamet
    June 4, 2008

    PMS kok menyeramkan ya……..


    ah nda gitu juga ah :p

  12. achoey sang khilaf
    June 4, 2008

    PMS apa sih
    Pria Muka Sialan?


    weits… serem ginih

    PRA-PASCA MENSTRUAL SYNDROME

  13. aminhers
    June 4, 2008

    belajar memahami orang dengan berbaik sangka neng nata.


    huhuhu siap ooom ^_^

  14. fisha17
    June 5, 2008

    hihihi iyo.. sik ada ya kata2 mengunyeng-unyeng..? aku mau dong diunyeng-unyeng. Gimana seh rasane???:mrgreen:


    hauhauhauha cari orang lain ajah yah :p rasanya? ga tau… saya mah meng bukan yang di :p

  15. Pingback: Untukmu… Karenamu… « If its Not So Important To U, Well It Is For Me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 3, 2008 by in yayiyayiyayi and tagged , , , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: