If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Yang Nampak Seperti Cinta Tapi Bukan Cinta

Sedang terperangkap di perpustakaan karena terlambat mengumpulkan bahan bimbingan jadi ditolak oleh ibu dosen pembimbing tercinta, dan kecewa karena mpotmpotan tidak berjalan lancar seperti biasanya! Huh huh huh sekali pokoknya.

Akhirnya memutuskan menulis menulis yang tidak berguna (bukan sama sekali yang akan saya post disini, ada yang lebih tidak berguna lagi untuk dibagi hehe) dan setelah lelah akhirnya memutuskan membaca baca buku tentang perkembangan orang dewasa muda (ceritanya sembari introspeksi diri) dan menemukan satu bab yang paling saya suka buat baca sampai tadinya mau dijadikan judul skripsi tapi untung tidak jadi karena akan menimbulkan sugesti sugesti bagi diri saya pribadi.

Bab apakah nat…??? banyak omong kaw!!! Hehe bab pernikahan lah!!! Apalagi :p

Di awal sekali, sebelum menikah, bahkan termasuk dalam salah satu tugas perkembangan masa remaja akhir kalau menurut ibu Hurlock mah, adalah memilih pasangan dan mempersiapkan kehidupan perkawinan. Have you? Karena saya berasumsi kebanyakan blogger yang suka saya sambangi dan menyambangi saya masa remaja akhirnya sudah lewat, mulailah bertanya apakah semua tugas perkembangannya terpenuhi? Konon kabarnya kalau ada tugas perkembangan di satu tahap perkembangan yang tidak terjalani, akan jadi hambatan di tahap perkembangan selanjutnya, lho… (halah kok jadi menakut nakuti hehe) Tapi tenang saja, ini juga masih merupakan masalah di masa dewasa muda, jadi mungkin sebagian dari anda masih wajar mengalaminya, tapi kalau sudah 29 tahun keatas dan masih terperangkap di situ situ saja, silakan mulai mempertanyakan ada apa ya dengan saya.

Dalam memilih pasangan hidup, tidak bisa dipungkiri bahwa masalah cinta mencintai jadi masalah yang kadang utama. Karena sedikit, menurut saya pribadi, orang yang mau menghabiskan sisa hidupnya dengan niat sampai maut memisahkan dengan seorang yang tidak mereka cintai dan juga mencintai. Baiklah. Jadi kita akan bicara cinta. Tapi tidak akan terlalu banyak (ini bukan acara mingguan The Night in Romance anyway), tapi tentang sebuah perasaan yang menyerupai cinta tapi bukan cinta. Ada beberapa “rambu rambu cinta” yang terilhami dari tulisan L. Kirkendall, diambil dari sebuah buku berjudul PSIKOLOGI ORANG DEWASA yang disusun oleh Drs. ANDI MAPPIARE yang sedang saya baca di perpustakaan pagi hari ini.

cupids

Apa sajakah hal yang nampak seperti cinta tapi sebenarnya bukan cinta?

1. Mendapatkan kesenangan dalam pacaran sering disalahtafsirkan sebagai cinta. Ya wajar saja kalau saat “berkencan” seseorang akan merasakan yang namanya senang, jangan pernah pacaran kalau tidak senang, tapi jangan sampai perasaan senang ini jadi digeneralisasikan dengan kecocokan satu sama lain dalam berbagai aspek kehidupan. Karena belum tentu oh belum tentu dear! Masih banyak sekali yang harus dipertimbangkan sebelum menikah yang tentunya memerlukan kesesuaian dan kesenangan dalam banyak hal such as kesepakatan dalam hal keuangan, mengasuh anak anak etc.

2. Adanya kebanggaan disalahtafsirkan sebagai cinta. Ya ya okelah bangga sekali bisa mendapatkan pasangan yang diidamidamkan oleh banyak orang tetapi malah dirinya memilih anda. Kadang perasaan bangga dan bahagia tadi dikira sebagai cinta, padhal mungkin cuma rasa puas dalam ‘memenangkan’ seseorang yang jadi pujaan bersama.

3. Daya tarik seksual disalahtafsirkan sebagai cinta, dimana seseorang bisa dengan mudahnya bilang “pengen cepet cepet kawin” cuma karena merasakan kenikmatan dengan sentuhan dan kontak fisik yang rasanya akan lebih lagi saat nanti sudah menikah. Ouch. Be careful with this. Banyak yang tersandung disini dan menemukan kehambaran sesudah menikah nantinya.

4. Keinginan memberontak dapat disalahtafsirkan sebagai cinta dan ini yang patut diwaspadai oleh orang yang merasa berada dalam kukungan orang tua padahal nampaknya mampu kalaupun hidup tanpa mereka, dan akhirnya memilih untuk menikah dengan pasangan yang punya visi dan misi sama yang nampaknya saling cinta, padahal mungkin sebetulnya bukan itu. Dorongan utuk memberontaklah yang bicara

5. Nafsu ingin memiliki dapat disalahtafsirkan sebagai cinta. Merasa mencintai dan dicintai karena merasa cemburu pada pasangan. “Kalau saya bisa merasa cemburu sama dia berarti saya cinta dong saya dia?”. Kata siapa? Jangan jangan justru itu adalah rasa ingin menguasai dan memonopoli, atau malah gejala ketidaktetapan hati. Yang dikira sebagai cinta sejati.

6. Pemberian hadiah disalahtafsirkan sebagai cinta padahal kadang justru hubungan yang ada dengan penuh pemberian sesajen seperti ini untuk satu pihak secara tidak sadar berarti memaksa dan bagi pihak lainnya adalah suatu perasaan terikat dengan tidak sengaja. Mau yang begini?

Agak dipikirkan lagi, apakah anda termasuk di salah satunya? Apakah cinta yang katanya anda dan pasangan punya sekarang sudah bebas dari hal hal yang tersebut diatas? Apakah yang anda kira cinta selama ini ternyata oh ternyata bukan cinta? Mulailah bertanya… dan jujur pada diri sendiri.

Ah… saya juga jujur saja mau tak mau mulai bertanya tanya dan mencoba menelaah…

Dan sebetulnya ada beberapa tes yang bisa dilakukan atau mungkin dipikirkan untuk menilai tentang sebuah kedalaman cinta dan hubungannya dengan kesiapan pernikahan yang diajukan oleh Charlie W. Sheed dalam bukunya “How to Know if You’re Really in Love” yang sangat spektakuler dan dimuat juga dalam Reader’s Digest, juga dalam buku yang sedang saya baca sekarang. Mau membaginya sebetulnya, tapi rasanya waktunya tidak cukup karena sedang berpikir hendak keluar kota menyambangi seorang lelaki kecil yang sedang sakit, sang objek yang sedang saya pertimbangkan dalam mengajukan semua pertanyaan pada diri sendiri ini.

Nanti nanti yah kalau begitu😀 kalo inget hehe

67 comments on “Yang Nampak Seperti Cinta Tapi Bukan Cinta

  1. edy
    May 28, 2008

    jadi kapan undangannya?:mrgreen:

  2. GiE
    May 28, 2008

    Ahh,, cinta ituh….

    buta SEGALANYA!
    😉

  3. dana
    May 28, 2008

    iya, kapan undangannya makan-makannya ™ .

  4. FaNZ
    May 28, 2008

    Cinta itu…ah g tw lah
    Kapan merit mbak?😆

  5. ghaniarasyid™
    May 28, 2008

    ayo…
    cepetan nikah aja mbak:mrgreen:

  6. Menik
    May 28, 2008

    jadi kapan laki2 itu siap menikahi perempuan inh:mrgreen:

  7. Leinad Ardneham
    May 28, 2008

    Tulisan ini menggugah. Menggugah!

  8. wennyaulia
    May 28, 2008

    benar…benar…
    napsu itu bukan cinta😆

  9. Adieska
    May 28, 2008

    Cinta tanpa napsu juga aneh loh… Masa cuma liat2an aja. Huehehehehe… *Censored*

  10. Tigis
    May 28, 2008

    Cinta itu bukan kesenangan, kebanggaan, kekaguman fisik, dan keinginan utk memiliki. Wah, berarti cinta itu jauh lebih sulit dari cinta itu sendiri. Kalau yg namanya cinta justru didominasi kesedihan, kerendahdirian, malu pada kondisi fisik, dan keinginan utk menjauh, keliatannya ga ada yg mau jatuh cinta. Atau mgkin definisi cinta jauh lebih sulit dr yg otak gue bisa pahami🙂

    Your kungfu is very good. Teach me master🙂

  11. aminhers
    May 28, 2008

    Nata mana undangan MOHON DOA RESTU- nya, geuwat atuh !

  12. neng fey
    May 28, 2008

    jadi…

  13. Ade
    May 28, 2008

    So.. sudah terjawabkah pertanyaanmu nak? heheheh😉

  14. nenyok
    May 28, 2008

    Salam
    jadi inta itu… sebenarnya apa???

  15. ichanx
    May 28, 2008

    cinta….. sejati…… tak akan pernah mati……. (ala ari lasso). hehe

  16. Rafki RS
    May 29, 2008

    Bagaimana kalau cinta yang disalahtafsirkan macam-macam? Bisakah? Bagaimana kajian psikologinya?

  17. Zulmasri
    May 29, 2008

    hidup termasuk cinta harus realistis. ia harus mampu memberi dan menerima. apa adanya.

  18. leah
    May 29, 2008

    Kalo dah merit rasanya basi kalo ngomongin cinta karena ternyata banyak hal lain yang lebih penting hehehe

    cinta saja tidak cukup gitu kale yah

  19. Ndoro Seten
    May 29, 2008

    ah teori mbak…..
    cinta adalah tipuan mata, nikmatnya semu!kadang banyak berdusta…..
    sejak dulu begitulah cinta!
    deritanya tiada pernah berakhir…..

  20. irrrr
    May 29, 2008

    jadi cinta itu apa????

    bingung

  21. warmorning
    May 29, 2008

    kekaguman saya sama para penulis2 blog itu cinta apa bukan ? nampaknya bukan tapi serasa iya, tp kan persepsi sering salah arti, dan bukankah harus ada komitmen segala ? ah ribet bet..🙂

  22. itikkecil
    May 29, 2008

    saya sampai sekarang gak ngerti apa itu cinta.

  23. tukangobatbersahaja
    May 29, 2008

    sudah segede ini saya masih ga ngerti cinta itu apa?

    cinta kayanya ga bisa di definisikan🙂

  24. nairasmile
    May 29, 2008

    how do i know when it’s love?!! *mengutip lagu van hallen*

  25. budimeeong
    May 29, 2008

    lebih baik menulis yang tidak berguna, dari pada berdiam diri

  26. pink
    May 29, 2008

    helo, kayaknya baru pertama ini mampir di sini. salam kenal yah.

  27. Wempi
    May 29, 2008

    cinta = cindua tapai

  28. ikyul
    May 29, 2008

    mau nyari bukunya ah :p
    salam kenal ya…

  29. cewektulen
    May 29, 2008

    traktir traktir jgn lupa..

  30. Elys Welt
    May 29, 2008

    moga lelaki kecilnya cepat sembuh ya🙂

  31. zeromask
    May 29, 2008

    << baru putus cinta..

    so im said..that

    Love Is Bushit
    cinta itu menyakitkan..
    cinta itu memberi tanpa harus merasa dibalas(tetep menyakitkan)
    cinta itu kebahagiaan(Utuk org yan dicintai walaupun kadang kita tersiksa)

    tapi,,
    cinta itu indah
    cinta itu perasaan yang tulus dan suci..
    cinta itu kadang membuat kita lupa segalanya..(contohnya kuliah gw sering bolos gara2 maen sama cewe gw..hikzzzzz..)

    manusia mang mahluk yang serba salah…

  32. petak
    May 29, 2008

    berarti gw kering dong😦
    banyak yang gw alami cuma mirip cinta.

  33. Andri Indrawan
    May 29, 2008

    bagi saya cinta itu ketertarikan akan lawan jenis, didasari oleh kebutuahan biologis, nafsu dan dan dilandasi kesadaran. tanpa salah satunya ???? bagaimana bisa, namun mencoba meniadakan salah satunya itu sudah banyak terjadi saat ini.
    cinta tanpa adanya kebutuhan biologis dan hasrat, wah ada kelainan tuh, maksudnya fisikly nya pasti ada penyakit, atau kejiawaannya ada apa-apanya.
    psikologis-jiwa itupun erat dengan keberadaan jasmani.
    nah kalo yang satunya lagi, pemungkas pula ialah kesadaran. kesadaran akan membutuhkan yang lain, termasuk lawan jenis untuk tetap menjaga eksistensi diri khususnya, dan umat manusia umumnya. Kesadaran sebagai tempat untuk membagi rasa, kasih dan nilai-nilai lain yang luhur dan dimiliki oleh manusia.
    pokoknya cinta itu apa adanya, naluriah, lumrah dan ada (jelas/sederhana). cinta itu kesempurnaan, sebagaimana kita tak bisa memungkiri akan kecenderungan untuk senantiasa menyempurnakan diri.
    bentuk aktualisasi cinta yang nyata justru bukannya mencintai yang lain, namun cinta akan dirinya itulah yang nyata, sehingga memberi efek untuk dapat mencintai yang lain sebagaimana mencintai dirinya.

  34. carra
    May 29, 2008

    tapi kalau sudah 29 tahun keatas dan masih terperangkap di situ situ saja, silakan mulai mempertanyakan ada apa ya dengan saya.

    aku dapet pasangan hidup pas umur 29:mrgreen: jadi ga sempet bertanya pada diri sendiri…

  35. gajahkurus
    May 29, 2008

    cinta, perasaan sudah keserahkan padanya😀

  36. jeunglala
    May 29, 2008

    definisi cinta buat saya… masih ga jelas, Nat.
    Saya bersama dengan seseorang, nggak ingin kehilangan dia, takut ditinggalin dia, tapi entah karena apa. Saya cinta dia, atau karena saya nggak ingin sendiri?
    I’m still looking for the answer… I’ll let you know..🙂

  37. nh18
    May 29, 2008

    Simple …

    That’s what I call ….”Semu” dan “Fatamorgana”

    Dan semua itu memang bukan cinta … yang seolah-olah menjelma menjadi cinta …

    Kapan kita tau itu Semu dan kapan itu yang sebenarnya … ???
    Nah Itu … itu … itu yang susah … !!!

    *trainer sok tau*

  38. mew da vinci
    May 29, 2008

    Saya masih terlalu muda dan ingusan untuk mengetahui apa itu cinta, sayang, dan suka. Saya masih terlalu dini untuk bisa jeli tahu mana cinta mana bukan. Saya masih sok idealis sekali dalam memilih pasangan. Saya masih terlalu pengecut untuk berkomitmen (sebenarnya pengen banget sieh). Makanya saya masih jomblo sejak tahun 2004😦

    salam,

  39. Dy™
    May 29, 2008

    sblmnya salam kenal dulu🙂
    btw postingannya bagus.. dn kebetulan aq jg masih bingung dengn ini..
    ditunggu deh lanjutannya😛 How to Know if You’re Really in Love

  40. isal
    May 29, 2008

    membehas tentang cinta dan pernikahan jadi inget ceramahnya Kang Ibing di Nikahan neng Lilis dan Cep latif di Kampung Bobos. Soklah awal2 nikahan meni endah pisannn. Tapi sterusnya… dengerin aja ceramah kang ibing tsb. gn takut ya..Kang ibing memberikan tips-tips gmn caranya agar cinta dan pernikahan bisa langgeng.

    Kalau liat kolot baheula dan ibu bapak kita mengarungi pernkahan selama lebih dari 20 tahun pasti mengalami apa itu pasang surut, pasea, masalah ekonomi, dll. Namun selain karena mawaddah juga ditunjang oleh rohmah so jadi langgeng.

    mangga tiasa di download di dieu http://isal.wordpress.com/download/

    PS: Pls help dimana saya bisa streaming acara gentra parahyangan si kundang jeung acara dongeng wa kepoh jeung si lamsijan. huhuhuhu Bandung nan jaoh di mato…

  41. achoey sang khilaf
    May 29, 2008

    wah mantap nih postingannya🙂

  42. cinker
    May 29, 2008

    CINTA………! kok makin pusing yach klo ngomongin cinta…..? cinta itu mempunyai sejuta makna…! “mungkin” heehee….!:)

  43. pakacil
    May 29, 2008

    Kalau hidup dilihat sebagai sebuah proses dengan ‘kesinambungan’ tertentu, maka kalau ada ‘tahapan yang terlewati’, mungkin bisa disimpulkan tahapan selanjutnya akan mengalami hambatan / ‘masalah’, karena ada missing link…

    tapi bagaimana kalau hidup dimaknai sebagai proses dengan ‘dinamika’ tertentu, yang tidak menganut ‘kewajaran runutan proses’ tertentu, karena banyak hal adalah berupa pilihan yang memiliki konsekuensi.

    *…tertarik dan akhirnya bingung sendiri dengan pengantar dari tulisan yg ini nih…, ini juga masih belum selesai mikirnya😀, karena sudah kepala 3, jadi terpancing untuk berpikir, apa kemarin² ada yg terlewati, atau memang telewati pun tidak apa², toh itu adalah sebuah pilihan…*

  44. avy
    May 29, 2008

    jadi lebih baik cinta pada diri sendiri dulu deh.

  45. chatoer
    May 30, 2008

    Hmmm, sedang mempertimbangkannya yah😛

  46. edratna
    May 30, 2008

    Buat orangtua cinta juga tetap perlu lho…..ada seorang ibu yang menggugat cerai suami, justru setelah ketiga putrinya menikah. Selama ini ibu tadi bertahan, agar putri-putri tercintanya tak mendapat nama jelek, karena berasal dari keluarga broken home……dan ini terjadi pada tahun 80 an (saya baca di rubrik konsultasi nya majalah Ayah Bunda).

  47. natazya
    May 30, 2008

    @ all above : makasih buat yang ngasih tanggapan… mulai dari yang nanya kapan nikah *yang ini sama sekali tidak relevan karena bukan itu tujuan posting ini hauhuahuhaua*, sampai yang mencoba mendefinisikan cinta atau juga tidak menemukannya, dan untuk yang bercerita juga menyatakan pendapatnya… kalau ditanggap satu satu khawatir ga sempet karena sekarang bisa internetan di kantor saja dalam waktu yang sejenak. terima kasih bagaimanapun… dan ingat…

    INI BUKAN TENTANG SAYA, TAPI TENTANG CINTA PADA UMUMNYA

    Baiklah… sekian saja sementara ^_^

  48. JoEy D`JuVe
    May 30, 2008

    Avy juga sendiri tuchhh *kabur*

  49. Nin
    May 30, 2008

    Cinta itu Natazya….
    Bagi saya adalah
    – ketika saya menitikkan airmata, saat permata hati saya untuk yang pertama kalinya terlelap tanpa menyusu lagi setelah disapih…
    – ketika tangan-tangan kaku saya mendarat di punggung suami tercinta sambil ditekan-tekan saat terlihat keletihan di wajahnya
    Begitu Natazya….

  50. nh18
    May 30, 2008

    Taz …
    Yang ditulis Ibu Nin … itu bener banget …
    That’s love … the real one …

  51. jiwakelana
    May 30, 2008

    Aq mah malah salah tafsir ama senyum qm nat..

  52. tintin
    May 30, 2008

    setuju dengan Ibu NIN ..🙂

    kalo boleh saya tambahakan lagi ..

    cinta itu bila kita merasa diri kita jauh dari sang Khalik, merindukanNYA, menyesal sedalam²nya telah mengecewakanNYA dengan tidak pernah mengikuti perintahNYA bahkan melanggar perintahNYA .. dan namanya Cinta .. akan membuat orang yang mencintai sesuatu melakukan demi apa yang di cintai .. sungguh nikmat bila kita diberikan anugerah oleh NYA untuk mencintaiNYA sepenuhnya dengan ikhlas dan kemudian mencintai orang yang dicintaiNYA terutama rasulNYA… karena seutama-utama cinta adalah kepada NYA ..

  53. Okta Sihotang
    May 30, 2008

    wah…ada gambar cupid tuh taz..

    berarti kamunya juga ada masalah dengan cinta yak ??😉

  54. sungai
    May 30, 2008

    lalu katakanlah padaku, bagaimanakah yang nampak seperti tidak cinta, tapi cinta?

  55. zoel chaniago
    May 30, 2008

    hihihi poin poinya nendang banget….😀 cinta oh cinta

  56. langitjiwa
    May 30, 2008

    LOVE love Love lOve lope..oh LOVE…..

  57. Balisugar
    May 30, 2008

    Lapor !

    sudah masuk link nya, laporan selsai

  58. kelepon
    May 31, 2008

    ahhh cinta…. uhuk.uhuk… *batuk*

  59. venus
    May 31, 2008

    aku pass aja lah. ga mau ikut2an bicara cinta. cuma mau jwb komenmu di 3D yang soal harga.

    ah, nona. satu saat kamu akan tau. ini kabar baik buat kita semua para blogger yg katanya basodara. sayangnya aku blm bisa cerita sekarang. ntar yah?

    I’m not telling. not telling. not telling😀

  60. amaliasolicha
    May 31, 2008

    Cinta…

    Never ending topics:mrgreen:

  61. arda86
    May 31, 2008

    setelah baca-baca disini, kayanya saya salah sangka mulu ya !?
    hiks hiks hiks…😦

  62. ratutebu
    May 31, 2008

    Time is waktu.. What is apa.. love is cinta.. gyahahahahaha.. *ditendang*

  63. t i n i
    May 31, 2008

    Huwaaa.. Aku udah mo 29 neh.
    Masa apa yg terlewat ya??
    Buka2 flashdisk hidup dulu ah.
    *serasa lomba lari dgn waktu😀

  64. sagung
    May 31, 2008

    mpotmpotan

    apaan tuh ????

  65. zulfaisalputera
    May 31, 2008

    Duh, lagi bermain dengan kata-kata, ya?
    Bikin mudah saja dengan cinta.
    Pahami, terima, nikmati, dan maknai!

    Tabik!

  66. liteforward
    August 4, 2008

    cinta sesungguhnya hanya pada Allah.
    Jazakallah khairan

  67. Tanno
    May 13, 2009

    Cinta itu hanya bisa dirasakan oleh kalbu, bukan otak, bukan pula panca indera.
    jika kita menyerahkan konsep cinta kepada otak….yang ada hanya kebingungan, fatamorgana.
    Kita pasti sangat bisa untuk membohongi otak, terlebih panca indera, mengapa?
    berkaitan dengan otak, kebanyakan kita lebih bisa mempercayai apa yang ingin (otak) kita percayai daripada apa yang sebenarnya memang harus kita percayai. sehingga munculah ungkapan “i can believe that”.
    berkaitan dengan panca indera, kebanyakan kita lebih banyak memberikan apa yang panca indera kita senangi, daripada apa yang panca indera kita butuhkan. jangan heran bila sekarang banyak makanan dengan beragam citarasa meskipun itu tidak bagus dari sisi kesehatan misalnya. atau, kita lebih suka mendengarkan musik daripada mendengarkan lantunan alquran (dalam islam), etc….
    tapi kalau kalbu…..apakah kita bisa membohonginya..???
    tidak satupun manusia bisa, yang banyak terjadi adalah mengingkarinya.
    ketika cinta kita serahkan pada kalbu, maka definisinya akan jadi sederhana, seperti puisi pak sapardi Djoko Damono.

    aku ingin mencintaimu dengan sederhana
    dengan kata yang tak sempat diucapkan
    kayu kepada api yang menjadikannya abu

    aku ingin mencintaimu dengan sederhana
    dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
    awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

    sebenarnya masih mau panjang, tapi saya baru sadar bahwa ini comment, bukan postingan, maafkan bila kepanjangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 28, 2008 by in Feels and Thoughts, PsikoThing, sum taken stuffs and tagged , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: