If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Maaf…

Saya benci dirinya. Saya benci dia yang selalu bicara seenaknya. Saya benci dia yang membuat saya merasa tidak berharga. Saya benci kata katanya yang menyakiti hati. Saya benci pada dirinya yang tidak pernah puas. Saya benci dirinya yang membuat saya merasa tidak berguna. Saya benci padanya yang selalu membalikkan satu kata dari saya jadi sejuta racun yang membuat saya makin membencinya. Saya benci padanya yang selalu bisa mengeluarkan hal yang jelek dari diri saya. Saya benci dirinya yang seegois itu tapi mengatakan bahwa saya yang egois. Saya benci dirinya yang menuntut saya tapi mengatakan bahwa dia tidak pernah mengharapkan apa apa dari saya. Saya benci dirinya yang menyalahkan orang yang meninggalkannya padahal makin kesini saya makin mengerti kenapa semuanya terjadi padanya. Saya benci padanya yang merasa paling susah di dunia. Saya benci padanya yang selalu mengatakan salah pada pilihan saya. Saya benci padanya yang menyumpahi saya. Saya benci padanya yang tidak pernah mendengarkan saya. Saya benci padanya yang membuat saya menangis kemarin, besok, dan hari ini. Saya benci padanya karena saya merasa berdosa saat membencinya, yang punya titel tiga huruf paling besar di dunia saya, I, B dan U

.

82 comments on “Maaf…

  1. Balisugar
    May 20, 2008

    Maaf kalau kedatangan saya tak berkaitan dengan komen yah, cuma mau bilang link mu dipindahkan dulu ke blog ku yang satunya soalnya tadi siang page rank ku menurun dari 4 jadi 2 karena terlalu banyak memberi link.

  2. Balisugar
    May 20, 2008

    Blog mu ku link di http://jeblog.balisugar.com

  3. Mbelgedez
    May 20, 2008

    Owgh…

    Page Rank penting yak ???

  4. Wempi
    May 20, 2008

    WaDuh…

  5. Zee
    May 20, 2008

    Benci sama ibu? Ini serius ya.

  6. aminhers
    May 20, 2008

    Neng tasa ulah sok kitu bisi kawalat

  7. Sawali Tuhusetya
    May 20, 2008

    wew… kenapa juga mbak natazya jadi sewot begini? kebencian itu sebenarnya ditujukan kepada siapa? kok IBU? ah, yang bener aja!

  8. ridwhan SQ
    May 20, 2008

    dan….
    aku menari-nari
    di depanmu yang berdiri mematung

    dan….
    kuajak biru langit ikut berdendang
    di depanmu yang sedang cemberut

    dan….
    aku terpanggang panas jantungmu
    tubuhku nyaris hangus

    matikan..
    matikan..
    matikan
    api di jantungmu
    aku jadi tak bisa menari…!

    dan bolehkan aku buatmu lega?

  9. galih
    May 20, 2008

    kamu benci, tapi kamu mencintainya kan🙂

  10. neng fey
    May 20, 2008

    ups, nona… baikan lagi dong…

  11. theloebizz
    May 20, 2008

    weleeeeehhh…kok bisa ribut ma nyokapnyah>>>???

    *dihormati seorang ibu bukan krn dia telah mendidik atau membesarkanmu, tp krn dialah yg telah melahirkanmu ke dunia*

    😉

  12. GR
    May 20, 2008

    PAS sekali!
    Gitu juga seperti yg aku rasain sama I.B.U-ku..

    Tapi,,,
    Saya belajar
    bahwa membenci seseorang sama saja dengan membenci diri sendiri…

    Begitu pun sebaliknya…
    😕

  13. masmoemet
    May 20, 2008

    istighfar mbak🙂

  14. namakuananda
    May 21, 2008

    “Saya benci padanya karena saya merasa berdosa saat membencinya”

    – Sebuah renungan yang sangat dalam.
    I B U, I LUV U

  15. Yari NK
    May 21, 2008

    Apakah warna merah pada font postingan ini juga melambangkan kebencian itu??

  16. Yoyo
    May 21, 2008

    # Saya benci padanya yang menyumpahi saya…..

    waduh disumpahi seperti apa Neng ? jangan berbalik menyumpahi, ya ! bisi kawalat, ok ?

  17. edy
    May 21, 2008

    kalo emang ibu salah, membencinya bukan cara yg tepat untuk ngingetin dia

  18. paragraphdalamhujan
    May 21, 2008

    Kita memang tak pernah tahu apa maksud I B U dengan semua kecaman, dan kata-kata yang membuat kita mengalirkan air mata, tapi percayalah ia ingin yang TERBAIK untuk kita….

  19. Okta Sihotang
    May 21, 2008

    wah..benci ama siapa mbak ??
    jangan marah2 dong, ntar jelek loh😉

  20. FAD
    May 21, 2008

    Benci tapi rindu…eh itu lagu siapa ya…Diana Nasution Kali…

  21. achoey sang khilaf
    May 21, 2008

    benci sewajarnya saja
    jangan2 nanti malah cinta😆

  22. wennyaulia
    May 21, 2008

    sabar, mbak….sabar…:mrgreen:

  23. sy41ful
    May 21, 2008

    Sebesar apapun kebencian yang kita lontarkan terhadapnya… semakin kita mencintainya.. karna yang mengalir di tubuh kita adalah sama dengan sesuatu yang mengalir ditubuhnya…

    IBU, kenapa kita harus membencinta hanya karna tindakkannya, kata-katanya, sikapnya, sifatnya, atau kejelekkan lain yang ketahui tentangnya…. jika benar adanya… tapi belum seberat saat dia melahirkan kita kedunia…

    Bukankah anda juga wanita? 9 bulan 10 hari anda di dalam kandungannya, dengan segala kondrat yang ia ada sehingga pada saat anda mahu dilahirkan, ia bertarung dengan maut. Bahkan dia rela nyawanya di pertaruhkan untuk memberikan nyawa kepada anda… jadi kenapa anda harus benci?

    Kebencian anda tidak ada arti apa-apa ketimbang pengorbanannya pada anda… ingat… berapapun jeleknya dia, dia tetap seorang IBU….

  24. Santri gundhul
    May 21, 2008

    Andai AKU adalah IBU …

    Kembalikan AIR SUSU itu….pada si empu-Nya
    Kembalikan PERIH dan LARA…pada si empu-Nya
    Kembalikan Tetesan KERINGAT dan DARAH…pada si empu-Nya

    Heks..heks…
    Jangan-jangan saking CINTANYA pada IBU, Nata menyampaikan semua KEBENCIAN kepada IBU

    Bukankah BENCI = BENar-BENar CInta…???

  25. tehaha
    May 21, 2008

    terharu saya..
    ingat ibu nun jauh disana..
    nice post..!!😉

  26. natazya
    May 21, 2008

    makasih buat santri gundhul… rasanya itu merangkum semua yang mau saya tanggapi buat yang bertanya di atas…

    maaf ya… memilih buat tidak menanggapi komen satu satu buat postingan yang satu ini…

    terima kasih ^_^

  27. tintin
    May 21, 2008

    mbak – mbak sabar ..🙂
    ingatlah ta’at pada ibu dalamhal yang ma’ruf adalah WAJIB ..

    so kalo ada perselisihkan diskusikan dengan baik dan sabar .. dan jelaskan denganbaik .. jangan sampai menyinggung perasaannya ..

    ingatlah ridho ALLAH melalui ridho ortu .. dan ada yang mengatakan surga di bawah telapak kaki ibu .. semoga anda tidak emembencinya hingga mengakar kepada hati ..

    ingatlah jika anda punya anak dan anda dibenci oleh anak anda ..

    so .. introspeksi .. dan bersabar ..

    just heling you .. if u wanna consult this problem .. i’d love try to help ..🙂

    regards ..

  28. Jingga
    May 21, 2008

    hai nat, mungkin lagi kesel aja. tapi masak sampe benci ??? deep in your heart , i’m definitely you never do🙂 .
    ntar kalo tiba saatnya kamu mengungkapkan perasaanmu sama ibu, pasti bakal mehek2 deh .
    give yourself time….coz sometimes time is all we need🙂

  29. benazio
    May 21, 2008

    serius lo ? IBU ? ckck ga bole lah,, benci ga boleh lama2 juga .. hooho

  30. natazya
    May 21, 2008

    ah ya… jangan salah… menulis ini pun saya menangis…
    dan membacanya lagi sambil mengingat apa yang saya rasakan waktu menulis, cukup buat bikin lagi dan lagi menangis…

  31. Chic
    May 21, 2008

    auuuuuh… bingung mo komen apa.
    Ibu juga manusia, ga luput dari kesalahan… Emang ga bisa didiskusiin ya?

  32. azaxs
    May 21, 2008

    hmm… saya milih no comment aja mbak…

  33. fisha17
    May 21, 2008

    Ada apa inih ada apah???😳

  34. carra
    May 21, 2008

    mmmm… aku sih malah emang menangkap yg lain yg tersirat di postingan ini🙂 ga tau kenapa kok memang ada kontradiksi apa yg ditulis dengan apa yg kayaknya dialami sama Nata…

    Nice post Nata…

    bener2 ngungkapin rasa hati… suka banget aku bacanya…

  35. Amoy
    May 21, 2008

    habis berantem sama mama ya..

    aku juga kemaren. huks. langsung pengen kabur dari rumah tapi habis itu ujan gede..

    huhu. ga dibolehin sama tuhan kayaknya

  36. verri4
    May 21, 2008

    ibu 3 hurup yang tak kan pernah terlupa..
    3 huruf yang akan membuat hati tenang..
    3 huruf yang akan membuat kita bahagia..
    3 huruf yang akan selalu terpatri dalam dalamnya memori kehidupan..

  37. HILMAN
    May 21, 2008

    Corry gak berani comment banyak Ta….merenung dulu yah !!

  38. yusdi
    May 21, 2008

    wow sabar,,sabar…..tarik nafas,,trus ngucap deh…..

  39. Agus't
    May 21, 2008

    wew…ini beneran?
    Ibu yang mengandung kita khan..yang merawat kita , yang membesarkan kita..sampai kita bisa sepertis sekarang ini..wajar donk kalau ibu sekali-kali marah ke kita…
    Amarahnya sudah diluapin di blog ini ya..skarang uda baikkan lagi khan.!!!!kalau belum cepat-cepat baikkan ntar kualat loh…:)
    Emank masalahnya apa kok bisa sampai benci gitu….Dikira aku tadi benci ama pasangannya..:)
    Surga ada di telapak kaki ibu lho…

    Thanks

  40. dafhy
    May 21, 2008

    k’bs benci ma ibu mbak….surga dibawah telapak kaki ibu lho🙂

  41. insansains
    May 21, 2008

    Di sengaja atau tidak, tulisan ini memang ditulis dengan perasaan campur aduk. Amarah, rasa tersudutkan, terhakimi, ada pula rasa kasih, penyesalan, dan banyak rasa lainnya. Terlihat kontras dari isi dan judulnya. Hm.. tapi ada sesuatu yang menarik! Saya ajak menyelami dunia matematik yach…!!!

    Tahu gak berapa kali mba menyebutkan kata ‘saya benci’. Di sadari atau tidak, itu ditulis diawal tiap kalimat. Dan berjumlah (fantastis) 17 kali. Dan kalau mba mau menghitung, ada 189 kata yang ditulis dalam postingan ini. Percaya gak? (kecuali kalau diubah). Lalu ada yang unik pula pada judulnya, kata ‘MAAF’, ada 4 huruf, tapi ditambahkan dengan 3 titik. Sehingga judulnya sekarang menjadi 7 huruf/karakter. Dan satu lagi..! objek yang diceritakan disini adalah ‘IBU’, 3 karakter.

    Jadi :
    17 = kata benci (bil prima)
    189 = susunan kata
    7 = judul (bil. prima)
    3 = objek yang ditulis (bil. prima)

    Ok.. kita sudah dapat adonan, sekarang tinggal ‘memasaknya’ :
    189 / 3 = 63
    63 terdiri dari 6 dan 3, jika dijumlahkan 6 + 3 = 9
    17 / 7 = 2 sisa 3
    ambil angka 2,
    kalikan sisanya (angka 3) dengan 7 untuk menggenapkan :
    3 * 7 = 21

    Kita akan mendapatkan susunan : 9 – 2 – 21

    Apakah arti 3 susunan angka tersebut. Ternyata, jika kita mau mengurutkan A = 1, B=2, C=3, dst. Susunan tersebut merangkai sebuah kata yang luar biasa, I – B – U.

    Hm.. ajaib…!

    Btw… saya juga mau ngasih hadiah, bagi mereka2 yang dilahirkan dari seorang ibu (special untuk pemilik blog ini). Sebuah animasi flash, tentang seorang ibu, bisa di download di :
    sini, atau di halaman Free Download blog saya.

    Trima kasih. Tulisan ini, menjadi inspirasi hari ini untuk menulis esok hari.

  42. AngelNdutz
    May 21, 2008

    humm…jadi terharu…kecintaan yg terlampau dalam yg buat mbak nulis inih yah…Ndutz jg cintah bgt ma Bunda Ndutz

  43. lainsiji
    May 21, 2008

    :mrgreen:

    cuma bisa ngucapin: sing sabar yo…

  44. BanNyu
    May 21, 2008

    Surga di telapak kaki ibu lho ya …..

  45. ven
    May 21, 2008

    yah cukup mengerti…terkadang yg dewasa tdk memahami bahwa…menjadi orangtua tdk berarti memiliki anak sepenuhnya…cukuplah..membesarkan dan mendidiknya…tdk hrs memiliki jg setiap harapan disamakan dg harapan2 pribadi…tp sungguh betapa sulitnya memisahkan antara berusaha mendidik dan memaksakan kehendak yg menurut pandangan kacamata orangtua itu yg terbaik…

    jd yg sabar ya nat…yg ada dipikiran I B U cm yg terbaik untuk anaknya…pasti susah yah…bisa ngrasain…

  46. gajahkurus
    May 21, 2008

    nggak mungkin deh benci beneran hehehe…

  47. Adhit
    May 21, 2008

    janganlah kau buat kebencian itu sebagai boomerang yg akan merugikan km.
    apa lg membenci IBU, itu adalah hal yg tak mungkin. berfikirlah berulang2 jika itu emg bner2 terjadi. karena ridlo Ibu adalah Ridlo Allah, n Benci Ibu adalah Benci Allah. oleh karena itu jgn sampe km membenci seorg IBU.🙂

  48. tukangobatbersahaja
    May 21, 2008

    Mau menangis silakan…
    Sehari lagi ketawa lagi ya…

  49. goop
    May 21, 2008

    semua memiliki cara tersendiri untuk membenci dan mencinta…
    bila berkenan silakan ke sini

  50. sluman slumun slamet
    May 21, 2008

    selamat hari ibu😀

  51. agoyyoga
    May 21, 2008

    Saking bencinya sampai perlu font merah ya, kenapa gak sekalian pake huruf besar semua? Peace!

  52. latree
    May 21, 2008

    believe it or not. saya bisa (sedikit) mengerti ‘kebencian’ yang kadang timbul pada IBU atau BAPAK kita. tapi sungguh, sebenci-bencinya pada orang tua, kita akan selalu bisa menemukan sesuatu yang bisa melunturkan itu semua.
    begitu mudah saya menulis tentang BAPAK. ketika mencoba menulis tentang IBU, saya kesulitan mendapatkan kenangan manis, yang ada yang ‘seram-seram’… tapi ketika saya temukan satu kenangan manis, tiba-tiba saja mengalir sendiri begitu banyak keindahan tentang IBU…. (sayang belum selesai…)
    *dan saya menangis ketika menulis keduanya*

  53. langitjiwa
    May 21, 2008

    bocah kecil itu merindukan malam hening.
    di malam hening ia melihat senyum Ibu hadir
    dimana ada senyum Tuhan menghias pada wajah Ibu.

  54. arizane
    May 21, 2008

    tapi sayah tidak benci anda hehehe…

  55. nenyok
    May 21, 2008

    salam
    Non Nata, entah knp sy kok sgt merasakan kata2mu di atas dan kalau begitu biasanya saya menangis, keluar sebentar, kemudian mengambil air wudhu dan adukan semuanya kepada-Nya, hingga tak merasa begitu terluka dan kata maaf lah yang bisa membuatmu lebih bahagia.

  56. Hasan Seru
    May 21, 2008

    benci = cinta…

  57. musa
    May 21, 2008

    aku benci kamu

  58. ILYAS AFSOH
    May 21, 2008

    bebaskan dirimu
    ekspresikan aksimu
    tulis saja kebencianmu
    katakan pada dunia betapa marahnya kamu

    dan sampaikan

    betapa PEMAAFnya diriMU

  59. enggar
    May 21, 2008

    Tidak ada manusia yang sempurna ‘kan? Memaafkan memang sulit tapi bukan berarti tidak bisa.

  60. chatoer
    May 21, 2008

    hmmmm… curcol dirimu tadi siang diangkat ke blog juga…
    Ingat jangan ampe keterusan ya, yg sudah ya sudahlah

    akhirnya pulang jam berapa, ga keujanan kan

  61. yakhanu
    May 21, 2008

    waduh mbak jangan kau tanam kan kebencian di hatimu
    kebencian adalah malapetaka buat kita sendiri di hari nanti…

  62. Raffaell
    May 21, 2008

    wah kebanyakan benci nya nih, hidup dengan haters yang sangat tinggi itu gak bagus….. bisa di bilang kita itu jadi lemah, lemah terhadap diri

    ahh kalo mengkritik nanti di benci pula….

    *kabuuur*

  63. Zul ...
    May 22, 2008

    Benci itu biasa. Yang luar biasa bila diungkapkan dengan kemarahan, bahkan daya menghancurkan.

    Selamat menikmati kebencian, mumpung masih punya nyali untuk benci.

    Tabik!

  64. Andre
    May 22, 2008

    Setuju….I,B dan U itu terkadang membuat sedih…tapi membuat kita semakin terluka ketika kita membencinya…tapi…sesuatu yang luar biasa yang I, B dan U pernah lakukan adalah MELAHIRKAN kita…isn’t AMAZING?

  65. Zulmasri
    May 22, 2008

    aduh…

    orang bijak bilang, kalau cinta ya seperlunya (yg wajar). kalau benci, ya seperlunya juga.

    tapi benci ibu?
    aduh… (jangan ya…)

  66. SQ
    May 22, 2008

    salam kenaaaaal..🙂 :mrgreen: thanks 4 de visit, berkunjung ke Hanggadamai saya ketemu judulnya samaa..

  67. warmorning
    May 22, 2008

    saya benci dengan semua orang yang saya kenal karena gak pernah berusaha untuk membenci saya😀

  68. Donny Reza
    May 22, 2008

    Mbak, cetak tulisan ini … kasihin ke dia😀

  69. Tigis
    May 22, 2008

    BAPAK benci kamu soalnya kamu ndak bikin posting-an buat BAPAK🙂

    anyway, yg kamu bilang bener semua. Mgkin sudah menjadi bagian inherent dr seorang ibu utk melakukan semua itu krn kasih sayangnya. Tiap ibu mesti juga punya standard tentang manusia yg baik, yg belon tentu sama dgn standard kita. Terlebih dgn beranjaknya umur dan perkembangan zaman.

  70. indra1082
    May 22, 2008

    serem euy…………
    gak ikut2an ah….
    sabar neng………..

  71. sekotak sereal
    May 22, 2008

    I B U, 3 huruf membentuk satu pribadi hangat, kuat, hebat dan sangat penyayang. pantaskah ia dibenci?

  72. senny
    May 22, 2008

    sabar, bu!
    oh ya… ini mungkin bakalan terdengar klise tapi…

    sebenci apa pun kita sama ibu kita… kita nggak bakalan bisa mangkir dari kenyataan kalo dia itu orang tua kita, orang yang bikin kita bertahan sampai segede ini…
    jadi… waktu lo benci nyokap lo, coba pikirin lagi beribu-ribu kali!

    btw, I beer there drunk that (eh maksdunya been there done that) bedanya, gue benci bukan karena dia menuntut gue tapi karena keputusan yang telah dia pilih… dan sampai sekarang… kalo diinget2 gue pengen banget marah tapi ya… l;ike I told u before, ada yang harus dipikirin lagi

  73. suci
    May 23, 2008

    gw pernah ngerasain hal yang sama

  74. mutiatun
    May 23, 2008

    Aku bingun dengan maknanya….

  75. Popi
    May 24, 2008

    Bo! bo! lu di akhir kan menulis I,B,U yaa, dan gw butuh waktu 5 menit siah untuk mencari2 kepanjangan dari kata itu, gw kira lu mencantumkan huruf2 singkatan gitu, ternyata…IBU ahahahaha! ya oloooo, dasar gw eror yaa, yang mudah kok dibuat susah ahahaha. Eh eh…kalo nyokap lu meninggal tiba2, lu bakal sedih gak?

    YA JELAS LAH!! gila luw :p gw ini sedang marah saja… tapi yah… gitulah… u know… *secara gw curhat melulu kan?* :p

  76. ichanx
    May 24, 2008

    hus hus… jangan gitu ah…… gak baek….🙂

  77. jeunglala
    May 24, 2008

    perasaan negatif tidak akan bikin hidup kita lebih nyaman.
    itu aja😀

  78. Ikkyu_san
    May 25, 2008

    ne … ne… (bahasa jepang loh)…

    kalo udah legaan
    tanya deh sama ibu
    gimana dulu dia sama ibunya
    nenek kamu
    mungkin si nenek kata kuncinya
    krn dia digituin sama nenek kamu
    maka dia gituin kamu
    atau malah kebalikan
    karena dia tidak digituin nenek (tidak dikerasin)
    jadinya dia kerasin kamu

    kalo aku ngga bisa tanya
    karena ibuku tidak beribu
    meninggal wkt dia umur 3 th
    jadi aku tahu apa yang dia lakukan murni darinya.
    ibu juga manusia
    yang lahir dari seorang ibu
    dan kelak kalo kamu jadi ibu, semua akan teringat kembali
    hubungan kamu, anakmu, ibumu, dan nenekmu
    thats life. (jadi inget circle of life nya Lion King)

    and time will heal the wound. gambatte ne…

  79. adie
    May 25, 2008

    heits,. sastra tingkat tinggi,. ini salah satu alasan kenapa aku lebih memilih komik daripada novel :p

    *pusing*

  80. Since
    May 26, 2008

    Ibu emang sering membuat kita berjuta rasa.

    Aku ‘gak kesasar, emang tujuannya ke sini🙂
    ‘lam kenal balik.

  81. ghaniarasyid™
    May 26, 2008

    tapi yakinlah…
    ibu adalah seorang paling pemaaf di dunia ini
    seberappaun besarnya kesalahan kita
    seberapapun besarnya acuhnya kita pada beliau
    kasih ibu sepanjang masa🙂

  82. Pingback: Bumi Gonjang Ganjing « If its Not So Important To U, Well It Is For Me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 20, 2008 by in Feels and Thoughts and tagged , , , , , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

%d bloggers like this: