If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

SELAMAT HARI KARTINI PEREMPUANKU

And they said today’s KARTINI’S DAY!

Apa sih istimewanya hari Kartini? Oh ya… bukannya saya bertanya pada Anda yang mungkin lebih mengerti apa istimewanya ya, saya bertanya pada diri saya sendiri. Ya, apa istimewanya hari Kartini?

Dulu… ibu kita Kartini yang waktu kecil Harum namanya itu memang sangat dihormati dan dihargai. Jelas. Sebagai pembawa kemajuan bagi perempuan di Indonesia, dengan slogan bagus sekali Habis Gelap Terbitlah Terang yang meningkatkan derajat perempuan Indonesia.

Sudah terang atau belum ya sekarang? Sudah bisa dibilang bisa menemukan jalannya sendiri dan bukannya berjalan tertatih tatih sambil meraba di kegelapan belum ya para perempuan? Saya tidak tau.

Karena memang saya bukan perempuan yang terlalu peka pada perempuan lainnya yang ada di muka bumi ini. Yang saya sering lihat hanya perempuan yang kali ini lagi dan lagi tidak ada yang jadi wakil di Pilkada, tapi konon kabarnya merupakan jumlah pemilih terbanyak dan banyak yang memilih HADE karena ganteng dan disukai mereka oh ya? Sebatas itu saja?. Yang saya sering lihat di infotainment lagi dan lagi perempuan yang banyak sekali dicekal oleh pemerintahlah atau tokoh agama lah karena terlalu binal dan dikhawatirkan mendukung pornografi dan pornoaksi. Yang saya masih sering juga lihat di tv perempuan yang entah dirinya PSK atau justru diperkosa. Yang sering saya dengar kabarnya perempuan yang konon kabarnya jadi korban KDRT apapun bentuknya. Yang sering diceritakan yang begituan.

Wah wah. Tapi perempuan di sekitar saya sih tidak. Perempuan di sekitar saya? Perempuan yang dengan berani jadi istri pertama dari keluarga poligami dan dengan kebesaran hatinya yang walaupun kadang bocor juga membesarkan 4 orang anak dengan suami yang hanya hadir kadang kadang saja. Ada juga perempuan yang di usia muda menyandang gelar janda beranak satu tapi dengan kepala tegak menghadapi dunia dan tidak peduli pada mulut usil yang perlu disekolahkan dan tetap berprestasi sebagai PR di sebuah tempat besar di Jakarta sana. Perempuan perempuan lalin yang pintar dan punya kepribadian yang terintegrasi dengan sangat baik sehingga membentuk karakter yang kuat dan membuatnya tegar sekalipun mungkin saja dalamnya rapuh, tapi saya tidak pernah melihatnya begitu. Perempuan cantik yang lulus sebagai sarjana Psikologi dengan IPK tinggi dan menolak punya pasangan bukan karena tidak mau, tapi tidak merasa harus cuma karena katanya perempuan 20sekian tidak pantas single. Perempuan yang calon dokter dengan pasangan yang sudah bertahun tahun bisa disejajarkan dengan hanya sopir pribadi. Perempuan yang sangat perempuan tetap tanpa lupa apa yang harus dijalani sebagai perempuan yang bereksistensi.

Ah… macam macam lah!

Dulu ibu Kartini pernah tidak ya berpikir kalau suatu hari nanti yang namanya gerakan emansipasi akan jadi sesuatu yang masih terus dan terus diperjuangkan? Belum akan berhenti karena belum juga dapat tempat yang pasti?

Bagaimana dengan perempuan yang ada dalam diri saya? Hay perempuanku sayang, kamu sudah jadi apa hingga hari ini? Perempuan yang satu ini tidak bisa memasak, mencuci masih harus dengan bantuan mesin, menyetrika mungkin sekali kurang rapi, tidak bisa berdandan, sama sekali tidak tahu cara menjahit, bisa kalau sekedar bebersih rumah tapi malasnya masih kebangetan! Hm… kurang perempuankah? Ya Tuhan… kata kurang perempuan itu sama bisanya menghasilkan ketawa najis yang sama seperti tiap ada yang bilang perawan kok… yang biasanya diikuti dengan “bangunnya siang mulu” atau “tidak bisa masak”. Lah… saya kan tetap perawan selama saya memang masih belum diperawani, sekalipun saya tidak bisa masak dan suka bangun siang. Kalau perawan bukan hal yang bisa abadi, jadi perempuan kan lain lagi. Saya tau saya akan tetap jadi perempuan yang sama sekalipun semua kekurangan itu saya pelihara. Saya tau saya akan tetap jadi perempuan sekalipun punya banyak mimpi yang muluk dan indah seputar cinta yang selalu saya pelihara. Dan bukan sebaliknya, saya punya banyak mimpi yang muluk dan indah seputar cinta karena saya perempuan! Jangan bodoh ah!

Kalau di radio saya tersayang dibilang PEREMPUAN BERSUARALAH¸ yuk mari bersuara! Apalah susahnya bersuara? Tinggal bicara. Tinggal ungkapkan rasa. Tapi kok masih banyak yang belum bisa ya? Ah… susah juga. Saya cukup bersyukur dengan semua suara yang mampu saya ucapkan sekalipun bagi sesiapa mungkin tidak ada artinya. Lha wong saya bersuara mewakili diri saya sendiri! Saya tau sekali belum mampu bicara bagi banyak perempuan. Tapi satu perempuan dalam diri saya ini yang saya janjikan akan selalu terwakilkan!

Oh ya… satu hal!

Di hari Kartini ini yang membuat saya berpikir tentang apa pentingnya dan apakah masih ada maknanya hari Kartini adalah sebuah sms yang saya terima untuk pertama kalinya mengucapkan selamat hari Kartini dengan sangat manisnya dan merupakan untaian kalimat paling manis yang saya dapat hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini dan tahun tahun sebelum ini. Hal yang membuat saya merasa sangat bersyukur saya adalah perempuan. Perempuan yang dicintai sekalipun belum siap mencintai. Karena buat saya pada akhirnya jadi perempuan mandiri memang bukan berarti harus sendiri. Saya tidak mau sendiri. Mungkin sekarang masih sendiri, waktunya belum tiba, tapi bukan hingga nanti.

SELAMAT HARI KARTINI PEREMPUANKU…

Advertisements

11 comments on “SELAMAT HARI KARTINI PEREMPUANKU

  1. Mihael Ellinsworth
    April 21, 2008

    Ya, meski saya adalah kaum Adam, tetapi saya tetap memperjuangkan emansipasi wanita (Padahal sempat berdebat tentang poligami). :mrgreen:

    Apapun itu, apakah kamu menikmati acara Kopi Darat kemairn ? 😉

  2. ali
    April 21, 2008

    selamat hari kartini deh!

  3. oRiDo
    April 22, 2008

    selamat hari kartini..
    selamat mandiri dalam kebersamaan..
    😉

  4. BLOGIE
    April 23, 2008

    Selamat Hari Kartini juga, nat…

    Kesendirian bukanlah siksaan, tapi sebaliknya dia adalah berkah yang terpendam…

    *cieh.. melankolis mode On* 😀

  5. natazya
    April 24, 2008

    senang kopi daratnya tentunya…

    makasih buat selamat kartininya 😉

    hmmmmm berkah? huahahahaha

  6. purmana
    April 24, 2008

    Baik perempuan dan laki-laki selayaknya menempati posisi dan peranan-nya masing masing di masyarakat. Jangan lagi ada penindasan.

    Salam kenal… dari Bandung juga ya Teh?

  7. Pingback: Perempuan « BLOGIE

  8. lovesomatic
    April 26, 2008

    Duh, jd ga enak nulis “Emansipasi Laki-Laki”stlh bc postingan ini. Kesannya kami jadi egois bgt. Tp, dgn sangat serius, kami setuju emansipasi perempuan. Salam kenal jg, PEREMPUAN ….

  9. herry setyawan
    May 8, 2008

    hebat anda …bisa kenalan ya

    hebat dimananya? kenalan ya bisa saja lah… cingcay laaaah 😉

  10. herry setyawan
    May 9, 2008

    hebat fighting spiritnya maksud saya neng tazya
    bagaimana skripsinya dah kelar belum? perlu bantuan tidak,
    dalam bidang study apa ? barangkali saya punya referansinya,
    thanks wassalam

    psikologi… mao cari soal kontrol diri dan tingkat kecanduan internet heheh jelas sekali blom kelar! 😀 salam kenal dan makasih juga ^_^

  11. herry setyawan
    May 16, 2008

    minta alamat emailnya ya teh…tq

    maddy_taz@Yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 21, 2008 by in Feels and Thoughts and tagged , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • Untitled
    Di bulan Januari sebagai pengajian rutin bulanan pertama di tahun 2017, Hijabers Mom Community Bandung berkesempatan mengundang Syekh Ali Jaber sebagai pemateri. Berikut adalah sebagian dari tausiyah yang disampaikan oleh beliau.Manusia mendapatkan banyak sekali nikmat. Namun justru nikmat terbesarlah yang paling sering dilupakan. Pertama nikmat iman. Merasa […]
  • Buku Bagus : Paulo Coelho - Veronica Memutuskan Mati
    Siapa yang pernah merasa hidup telalu melelahkan, membosankan, menekan, hingga akhirnya menyesakkan dan tidak layak lagi buat dijalani? Tidak bohong, pada beberapa fase dalam kehidupan, perasaan seperti ini kerap datang, kadang pergi lagi. Sampai di suatu titik saya pernah merasa seakan akan meregang nyawa setelah menenggak 7 botol obat anti mabok yang sama […]

My First Baby

My Day By Day

%d bloggers like this: