MY VERY TRUE LOVE STORY, HONESTY..

VOTE MY STORY PLEASE ;)

HAVE A BLESSED NEW YEAR!!!

Dingin sekali sore ini! Ya… sekalipun saya mungkin baru akan posting ini malam nanti saat sang kekasih datang untuk melewati pergantian tahun berdua, saya menulisnya sdari sekarang. Sore hari terakhir di tahun 2009 yang sangat dingin karena hujan yang tidak sudah-sudah sejak beberapa jam yang lalu. Saya sungguh berharap tidak ada yang memaki karena dingin dan basah ini, sekalipun mungkin jadi mengganggu sedikit rencana tahun baruan, karena saya masih sepenuhnya percaya bahwa yang namanya hujan adalah pembawa rejeki. Betapa bagusnya bukan, dalam pergantian tahun diiringi dengan hujan yang membawa rejeki? Amien ya Rabb…


Sedikit flashback tahun 2009 saya. Hm… entah kenapa belum ada yang dirasa terlalu istimewa. Bukan berarti saya tidak bersyukur atas apa saja yang terjadi di tahun ini. Karena semuanya membingkai kehidupan saya setahun ke belakang dengan sempurna. Mulai dari mengenalkan pasangan pada mama dan mengalami banyak gejolak sesudahnya, resign dari sebuah radio yang sudah “mengasuh” saya selama dua tahun kemarin, sidang dan wisuda sebagai S.Psi dan membanggakan orang tua, bekerja di satu perusahaan yang kemudian menunjukkan benar betapa saya bukan tercipta sebagai orang kantoran dan akhirnya memutuskan resign setelah hanya beberapa bulan saja, kenal dan terjun dengan total dalam bisnis yang sekarang menghidupi saya disini, mengetahui satu kenyataan baru dengan campur tangan orang luar yang mempengaruhi hubungan saya dengan pasangan… Semuanya begitu membuat setahun kemarin nampak sangat berwarna dan ceria, hingga melelahkan. Semuanya terjalin dengan begitu pasnya, sempurna membentuk satu tahun yang bermakna.


Tapi semuanya hanyalah awal, pembukaan dari jalan yang masih akan panjang di hadapan! Yang mungkin akan mulai terlihat hasil dan proses selanjutnya satu satu di tahun ini..


Karena sebentar lagi saya dan pasangan akan mewujudkan mimpi kami berdua yang sempat tertunda, karena mulai Januari saya akan siaran di radio baru lagi yang semoga membuka wawasan dan kesempatan baru yang lebih luas bagi saya, karena bisnis saya akhirnya mencapai nominal jutaan yang sudah sejak beberapa bulan ini diimpikan, dan akan mencapai satu posisi aman di bulan ini, karena kebencian yang hadir pada orang luar yang mengganggu hubungan saya dengan pasangan ternyata menjadi perekat kembali hubungan saya dengan seorang sahabat sejak jaman sekolahan… Amien untuk semuanya! Belum terjadi, tapi saya tahu, saya berniat, bahwa semua akan terlaksana.


Saya tidak merasa perlu menulis resolusi awal tahun seperti yang tahun tahun dulu sering saya lakukan. Bukan karena saya tidak punya rencana dan tujuan dalam satu tahun ke depan. Tapi karena buat saya lebih besarlah kekuatan impian, dan saya benar punya impian yang jelas dan akan terwujudkan di depan mata! Insya Allah semua bisa saya jadikan nyata… Amien…


Semua kegagalan dan air mata, semua kesedihan dan kepedihan, semuanya tidak akan buat selamanya. Sebagaimana kebahagiaan yang kadang terasa datang terlalu sebentar. Mari tutup satu tahun kebelakang dengan penuh syukur atas segala yang dilimpahkan Tuhan, dari bahagia hingga sedih yang kelak akan terlihat hikmahnya, dan gantikan dengan harapan juga impian buat satu tahun ke depan!


NEW YEAR IS EXCITING, YEAP?



HAVE A WONDERFULL NEW YEAR, FELLAS!!!

Si Verdy

Jadi begini ceritanya…

Si Verdy sedang kesal sekali dengan rekan rekan kerjanya yang menurut dia sangat mengganggu. Mulai dari yang kecil kecil sampai jadi bukit dan ga ketahan lagi.

Jadi ceritanya dia ikutan gabung di satu perusahaan kecil yang bergerak di bidang web magazine dan segala hal yang berhubungan dengan web dan graphic designs.

Awalnya kalau menurut saya perusahaan ini sangat dodol sekali, karena dia ga punya orang yang mengerti tentang dunia web yang sebenarnya. Yang mereka punya cuma programer yang semuanya kopi paste dari buku. Isi kepalanya ya cuma buku. Pengalaman nol sama sekali. Website yang mereka bikin pun setelah beberapa bulan ga mengalami peningkatan sama sekali dan ga bahkan nongol di google! Ceritanya mulai sedikit berubah setelah si verdy ini gabung di sana. Saya sendiri ga mengerti gimana membahasakannya karena saya pribadi tolol mati soal yang beginian, tapi paling tidak sekarang sudah mulai jadi urutan atas di search enginenya si gugel ituh. Tampilan pun banyak berubah. Ada beberapa sistem dan apalah yang juga dirubah dan kalau menurut divisi lain pun jadi sangat mempermudah.

Tapi ceritanya si Verdy ini bekerja dalam satu tim, dan dia punya satu ketua tim. Padahal tadinya katanya ini ga pakai hierarki apalah. Sama sama memiliki si perusahaan inilah. Ternyata tetap begitu.

Lain ceritanya kalau yang jadi pemimpin adalah orang yang lebih. Lebih pintar, oke. Lebih bijaksana, oke. Lebih praktis, oke. Tapi kalau lebihnya lebih goblok kan susah. Lebih keras kepala pula! Yang paling parah adalah lebih sok tahu!

Kemarin ini dan masih belum finish juga sampai sekarang, ada satu proyek yang masuk ke perusahaan yang nominalnya sekian juta. Yang aneh adalah ceritanya buat mengerjakan proyek ini ada satu team yang katanya ikut mengerjakan. Terdiri dari 3 orang. Si verdy kebetulan terpilih jadi project leadernya atau semacam itulah. Yang aneh itu karena pada akhirnya dia yang mengerjakan semuamuanya! Dua orang lainnya cuma nebeng nama saja jadinya. Yang super aneh adalah, team yang mengerjakan ini cuma akan dapat 20 persen dari bayaran yang diberi oleh klien dengan alasan 60 persennya jatuhnya ke perusahaan dan 10 persen ke marketing team! Gila kali dia? Smentara ini ga ada hubungannya sama sekali dengan si perusahaan! Smentara ga ada yang berbuat apa apa selain si verdy! Dan dari 20 persen itu dia cuma dapat 50 persennya, sisanya buat dua lainnya yang bahkan pantatnya ga pernah kelihatan dalam pengerjaan proyek ini.

Sudah begitu si klien banyak minta. Ya itu memang hak dia, tapi kalau yang mengerjakan merasakan ketidakadilan karena dianya cuma mendapat bagian yang sama sekali ga bisa dibilang layak ya gimana? Dan orang lain, termasuk yang katanya pimpinan di perusaah itu, makin lama makin menunjukkan karakteristik yang sama dengan orang lain yang ada di sana jauh lebih lama sebelum si verdy. Sok tahu tapi tidak bisa berbuat apa apa! Banyak bicara dan kadang terlalu sok bijaksana tapi sama sekali tidak pada tempatnya. GA TEPAT dengan kata halusnya mah. Cuma bisa tanya tanya sudah selesai apa belum, karena butuh uangnya, tanpa tanya pengerjaannya suka sampai mana. Tanpa ada sedikitpun penghargaan atas apa yang dikerjakan. Seenaknya sekali? Sementara si verdy yang mengerjakan semuanya?

Dan kabarnya akan ada beberapa job lagi yang menanti, yang masih sama mau dibilang mengatasnamakan perusahaan dan pastinya si verdy yang akan banyak mengerjakan, tapi sangat sedikit kebagian!

Betapa tahi nya ketidakadilan dan kebrengsekan di depan mata. Wih… gagal sudah semua upaya buat sabar dan ikhlas. Si verdy itu bukan orang goblok! Dia bisa bikin apa apa yang jauh lebih bagus daripada yang lainnya di perusahaan itu bisa. Kalau terus begini, hay verdy, sebagai calon istrimu, aku memintamu dengan sedikit paksa buat berhenti saja. Karena selain tak ada guna, capek juga mendengarmu mengeluh dan memaki yang begitugitu lagi tanpa kunjung ada perubahan yang berarti. Sudahlah. Selesaikan yang satu ini, lalu angkat kaki.

Kita cari yang lain lagi… Yang lebih sedikit memaki, Yang lebih sedikit makan hati. Yang lebih bisa masuk ke hati… dan dompet. Jangan lagi lagi!

moa

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 329 other followers