Happy Birthday Dear Hubby

Hari ini suami saya berulang tahun. Suami imut dan lucu itu rupanya sudah tua! Wow… you can never tell :p Dia sudah 31 tahun. Usia yang cukup buat berkeluarga rasanya ya.

Tidak ada kado istimewa yang bisa saya berikan padanya hari ini, karena satu dan banyak hal. Tapi saya punya banyak doa buat dirinya yang tercinta.

Semalam  bodoh sekali. Tadinya saya mau pura-pura lupa ulang tahunnya dan baru mengucapkan besok ketika dia bangun dari tidurnya. Tapi rupanya ditagih oleh seseorang yang ngambek karena merasa dilupakan oleh istrinya :lol: that’s not gonna happen baby… u know me more :D

Sesuai dengan harapanmu tadi malam, yang kau ucapkan padaku, dan mungkin kau rapal di beberapa detik sebelum meniup lilin di atas kuemu, semoga semuanya jadi nyata.

Semoga semua pintu rejeki dibukakan bagimu. Semoga dilancarkan jalan di hadapan yang mungkin sekarang masih terhalang. Semoga kau jadi suami dan imam terbaik baik istrimu. Semoga lekas dipercaya buat dititipkan buah cinta.. dan semoga, hubunganmu dengan ibuku bisa lekas membaik. Aku sama sekali tidak pernah menyalahkanmu atas semua yang terjadi. Mungkin memang begini jalannya, tapi sebentar lagi pasti jalan yang lebih baik akan segera terbuka buat kita. Ya, sayang… semoga semua harapan tadi malam terkabulkan, jadi sebuah hadiah dari Tuhan buat umur barumu ini. Amien…

I guess for you, life begin at 31 ;)


Hope you love the spicy fried rice I made

Hope you love the simple gift

Hope you love your birthday cake

But above all…

Hope you love me most.


This is just the first birthday of a lifetime you’re gonna spend with me..

Be ready.

I really wanna grow old with you :)

HAVE A BLESSED NEW YEAR!!!

Dingin sekali sore ini! Ya… sekalipun saya mungkin baru akan posting ini malam nanti saat sang kekasih datang untuk melewati pergantian tahun berdua, saya menulisnya sdari sekarang. Sore hari terakhir di tahun 2009 yang sangat dingin karena hujan yang tidak sudah-sudah sejak beberapa jam yang lalu. Saya sungguh berharap tidak ada yang memaki karena dingin dan basah ini, sekalipun mungkin jadi mengganggu sedikit rencana tahun baruan, karena saya masih sepenuhnya percaya bahwa yang namanya hujan adalah pembawa rejeki. Betapa bagusnya bukan, dalam pergantian tahun diiringi dengan hujan yang membawa rejeki? Amien ya Rabb…


Sedikit flashback tahun 2009 saya. Hm… entah kenapa belum ada yang dirasa terlalu istimewa. Bukan berarti saya tidak bersyukur atas apa saja yang terjadi di tahun ini. Karena semuanya membingkai kehidupan saya setahun ke belakang dengan sempurna. Mulai dari mengenalkan pasangan pada mama dan mengalami banyak gejolak sesudahnya, resign dari sebuah radio yang sudah “mengasuh” saya selama dua tahun kemarin, sidang dan wisuda sebagai S.Psi dan membanggakan orang tua, bekerja di satu perusahaan yang kemudian menunjukkan benar betapa saya bukan tercipta sebagai orang kantoran dan akhirnya memutuskan resign setelah hanya beberapa bulan saja, kenal dan terjun dengan total dalam bisnis yang sekarang menghidupi saya disini, mengetahui satu kenyataan baru dengan campur tangan orang luar yang mempengaruhi hubungan saya dengan pasangan… Semuanya begitu membuat setahun kemarin nampak sangat berwarna dan ceria, hingga melelahkan. Semuanya terjalin dengan begitu pasnya, sempurna membentuk satu tahun yang bermakna.


Tapi semuanya hanyalah awal, pembukaan dari jalan yang masih akan panjang di hadapan! Yang mungkin akan mulai terlihat hasil dan proses selanjutnya satu satu di tahun ini..


Karena sebentar lagi saya dan pasangan akan mewujudkan mimpi kami berdua yang sempat tertunda, karena mulai Januari saya akan siaran di radio baru lagi yang semoga membuka wawasan dan kesempatan baru yang lebih luas bagi saya, karena bisnis saya akhirnya mencapai nominal jutaan yang sudah sejak beberapa bulan ini diimpikan, dan akan mencapai satu posisi aman di bulan ini, karena kebencian yang hadir pada orang luar yang mengganggu hubungan saya dengan pasangan ternyata menjadi perekat kembali hubungan saya dengan seorang sahabat sejak jaman sekolahan… Amien untuk semuanya! Belum terjadi, tapi saya tahu, saya berniat, bahwa semua akan terlaksana.


Saya tidak merasa perlu menulis resolusi awal tahun seperti yang tahun tahun dulu sering saya lakukan. Bukan karena saya tidak punya rencana dan tujuan dalam satu tahun ke depan. Tapi karena buat saya lebih besarlah kekuatan impian, dan saya benar punya impian yang jelas dan akan terwujudkan di depan mata! Insya Allah semua bisa saya jadikan nyata… Amien…


Semua kegagalan dan air mata, semua kesedihan dan kepedihan, semuanya tidak akan buat selamanya. Sebagaimana kebahagiaan yang kadang terasa datang terlalu sebentar. Mari tutup satu tahun kebelakang dengan penuh syukur atas segala yang dilimpahkan Tuhan, dari bahagia hingga sedih yang kelak akan terlihat hikmahnya, dan gantikan dengan harapan juga impian buat satu tahun ke depan!


NEW YEAR IS EXCITING, YEAP?



HAVE A WONDERFULL NEW YEAR, FELLAS!!!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 329 other followers