NO PAIN NO GAIN
Seseorang berkata pada saya bahwa dia sedang sangat capek berpikir dan menjalani kehidupannya sekarang yang rasanya sedang penuh dengan kesialan dan jalan buntu, setelah semua usaha keras yang dijalaninya.
Seseorang berkata pada saya bahwa dia sedang sangat capek berpikir dan menjalani kehidupannya sekarang yang rasanya sedang penuh dengan kesialan dan jalan buntu, setelah semua usaha keras yang dijalaninya.
This is such a crap! Really im saying it is. Don’t read it. You’ll regret it. I just love to write it

Kemarin malam di radio tetangga dengar penyiarnya bilang “You will never loose a friend, but time with him/her you will”

Tiba tiba rasanya langsung mengAMINi kalimat tersebut mengingat betapa jarangnya buat sekarang saya bertemu dengan teman teman saya. Ya karena sekarang jauh jauhan. Ya karena sekarang mereka sudah punya kesibukan sendiri. Ya karena mereka sudah punya keluarga ataupun calon suami buat di urus. Sumpah saya merasa sangat terbelakang. Read the rest of this entry »
Coba katakan lebih baik mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, ataukah sesuatu yang kita butuhkan?
Melakukan sebuah pekerjaan yang diinginkan tapi tidak banyak menghasilkan, ataukah berkutat dengan sesuatu yang rasanya memang itu yang kita butuhkan untuk menjalankan kehidupan?
Menjalankan hidup sesuai keinginan yang katanya memenuhi panggilan hati, ataukah menjalankan hidup dengan jalan yang katanya kelak disadari bahwa itu adalah yang dibutuhkan?
Menikah dengan seseorang yang kita inginkan dengan perasaan cinta yang mendalam dan rela menjalani semua yang mungkin akan ada di hadapan, ataukah menikah dengan seseorang yang katanya lebih baik dan lebih punya masa depan dan itulah yang katanya kita butuhkan?
Lagipula sebetulnya siapa yang menentukan standar ingin dan butuh itu sendiri?
.
.
.
Tolong katakan karena saya sedang butuh jawaban…
Kau tau..
Malam ini aku mengingatmu… Ya… sebagaimana malam malam lainnya saat aku mengingatmu…
aku mau tau ada apa denganmu, apa yang mengganggu pikiranmu, apa yang membuatmu sebegitu berbeda dan anehnya…
tapi aku sama sekali tidak ingin menganggumu, tidak ingin dianggap berlebihan olehmu, tidak mau dianggap terlalu ingin tau walaupun sebetulnya memang begitu… ya… toh kamu mengenalku…
tapi tidak apa apa… aku menunggu saja… besok pasti segalanya sudah baik baik saja… karena kamu tidak akan pernah membiarkanku bertanya tanya lama lama… karena aku tau kamupun tau aku ada buatmu
malam ini mungkin kamu tidak bisa mendengarku… entah apakah bahkan mengingat dan memikirkanku… tapi aku mengingatmu… memikirkanmu… dan ditengah sakit gigi dalam suasana cinta yang harus ditebar tiap minggunya, ingatan anganmu buatku susun sebuah jajaran lagu yang bila dirangkaikan judulnya semua adalah kata kata yang aku sangat ingin kamu sadari semuanya cuma buatmu…
Ya…
kau tau aku memang sedemikiannya menyayangimu…
Love u just much more than most dear…
X.O.X.O
*yes dear, klik buat memperbesar dan terlihat maksudnya
wah wah wah…
Dalam satu minggu ini rasanya saya sedang kehilangan passion buat menulis apapun! Dibilang sibuk padahal tidak terlalu juga. Tapi memang ada beberapa hal yang beberapa hari kemarin menyita waktu saya. Such as mempersiapkan diri bertemu Clara Ng, kemudian beberes rumah di hari Jumat, pertunangan Mega di hari Sabtu dan dilanjutkan menghabiskan waktu dirumah dirinya dan menutup dengan sedikit kekesalan, namun semuanya beres pada hari Minggu yang bukannya kuturut ayah ke kota dengan sedikit air mata di pagi hari dan senyum di sepanjang sisa hari (Love you beb)
Yang mau diceritakan yang paling berkesan dulu buat saya minggu lalu ya!
Finally i met her! My number one favorite Indonesian’s author! Mrs. Clara Ng!!!
Awalnya cuma karena email iseng yang waktu itu dikirim setelah iseng juga jalan jalan ke blog ibu itu. Tapi ternyata dengan sangat mengejutkannya dirinya membalas dan menyatakan kesediaan buat datang dan ngobrol bareng di sore hari bersama diriku!
Selanjutnya urusan dilimpahkan pada produser Opick seperti biasa (my kind and generous producer who never shout even when i get so damn late ) Dan awalnya juga sempat ada kabar buruk kalau beliau tidak akan jadi bisa datang karena ga dapat hotel! Yang benar saja! Sudah sempat sangat sedih tapi Alhamdulillah rupanya memang sudah waktunya buat saya bertemu beliau, akhirnya jadi sampai juga di Mustika hari Jumat tanggal 4 Juli kemarin!
). Yang pertama ditontonnya sambil menunggu bercinta berjamaah di hari senin malam judulnya LOVE IN THE TIME OF CHOLERA. Satu film yang melelahkan buat ditonton. Pertama karena durasinya yang hampir dua setengah jam, dan juga karena jalan cerita yang lammaaaaa dan penuh penantian! Rasanya begitu selesai nonton ini menghela napas panjang dan lega
Kemudian MEDLEY. Film yang satu ini sejak jaman ada di bioskop pun saya ingin tonton tapi keburu dicabut dari peredaran (kalah dengan film setan yang sangat setan
) jadi baru sempat buat beli nan nonton kemarin. Ini film termasuk film Indonesia yang saya suka, sekalipun terpikir sedikit kok mirip Click nya Adam Sandler ya… tapi marilah kita tidak suudzon pada karya anak negri, key! Yang terakhir, tadi malam, yang membuat saya sukses begadang sampai jam setengah 3… BECOMING JANE. Sebagaimana yang saya tulis di sms pada dirinya tepat setelah selesai menontonnya, Depressing and Motivating all at once. Yap… begitulah adanya!