Ceritanya hari ini adalah hari yang super penting buat penggiat Oriflame seperti saya dan keluarga bisnis. Iya. Apalagi kalau bukan TUTUP POIN!
Kenapa ada tutup poin segala? MLM banget sih! Baca aja disini supaya lebih paham. Klik aja
Lagi seneng banget lho saya ini ceritanya. Salah satu anak saya di Tegal naik level ke Manager 18%, yang mana tinggal 1 level lagi menuju Senior Manager. Gajinya dikit lagi banget ke angka 2juta. Kali kali ada yang bilang sedikit ya duit segitu. Tapi buat si Mba, ini ga sedikit sama skali. Dia baru aja resign bulan lalu dari pekerjaannya di salah satu developer di Tegal sana. Konon menurut dia, upah memburuh alias gaji kantoran di Tegal itu ternyata lebih kecil lagi daripada di Bandung, yang kadang saya pikir sudah cukup kecil dibanding Jakarta. Well, mungkin tergantung dimana bekerjanya sih. Bottom line is, dia ini resign karena kecapekan, sedang hamil muda anak ketiga. Akhirnya resign supaya lebih bisa sedikit santai bekerja di rumah dan antar jemput anak. Anaknya yang paling tua, baru mau masuk SD, ga akan mau sekolah kalau ga di antar ibu, katanya. Heart breaking. Akhirnya dia ambil keputusan berani buat resign dan all out di bisnis ini, Alhamdulillah, katanya, yang dia dapat sih sudah lebih daripada gajinya waktu bekerja.
Saya sering dengar dari pada krincingan dan upline yang sudah lebih dahulu gabung di dBCN dan levelnya sudah tinggi, dengan anak cucu yang juga sudah sama berhasilnya dengan mereka: It is one thing to achieve things. It is really something to see your downlines achievement. Ini anaknya baru Manager 18% aja. Insya Allah mengejar maksimal dua bulan lagi di target tahunan yang waktu itu dibikin, harus sudah Senior Manager dan punya penghasilan sekitar 4-7juta sebulan. Seneng banget sayanya! Seneng banget, karena kebayar deh usahanya dia selama ini. Keputusan yang diambilnya pun ternyata keputusan yang tepat. Mengingat juga dua cicitnya dia yang satu sudah lolos jadi Manager dan satunya lagi akan insya Alloh bulan depan. Lalu merencanakan kopdar di Bali dibiayai Oriflame tahun depan. Ya ampun! Priceless!
Satu lagi nih anak saya yang lagi dipepet banget biar kecumponan juga rencana jadi SMnya di tahun ini. Yang jadi teman curhat dan teman berenang bareng. Yang padahal kenalnya dari iklan, tapi jadi suka hengot bareng. Yang cerita nakal-nakalan sama saya
Pengen banget supaya dia bisa juga jadi SM. She’s so worth it, dengan semua usaha yang selama ini dilakukannya. Sabar ya sayang. You’ll get there. And Im gonna be one proud mama
Ada juga satu lagi yang diprospek jadi calon SM ketiga, kalau benar-benar menunjukkan usahanya disini. Jadi guru di salah satu sekolah swasta di Bandung yang masuk jam 7 pagi dan pulang jam 4 sore setiap harinya kecuali Sabtu yang seminggu setengah hari seminggu libur. Saya pernah cerita ga guru di Bandung, mungkin sekolah swasta umumnya, gajinya ga layak banget buat pahlawan tanpa tanda jasa? Ga bahkan sampai 1.5jt dengan aneka macam potongan pula! Suaminya masih recovery dari kecelakaan motor setahun kemarin. Sempat sampai amnesia segala beberapa lama, dan sampai sekarang bagian kepala masih sering sakit katanya
Aduh sedih banget kalau dengar ceritanya. Dengan dua anak perempuan lucu yang kadang ikut mamanya rotero ataupun ambil orderan. Pengen ikut jadi bagian perubahan hidupnya.

Masih banyak lagi yang lain dengan kisah mereka masing-masing. Saya pernah diajarin sama Bundo saya di bisnis ini, alias aplen, kalo yang namanya downline anak cucu itu amanah. Jadi harus dibantuin jadi juga. Kalau mereka mau dan punya tujuan, apalagi. Lagipula kan Oriflame bukan bisnis piramida yang bikin aplen tinggal rekrut, ga dibina eh tau tau jadi begitu aja dan aplennya dapet bonus paling tinggi. Jadi ikut berdoa banget buat semua yang punya niat baik dan niat buat usaha bareng sama saya disini. Makanya ikut berasa senengnya kalau pelan pelan rasanya jalannya mereka mulai terbuka juga
Masih baru hari ini sih ya TuPo nasionalnya. Tapi sudah mulai surut karena semua target masing-masing sudah tercapai. Saya lagi menantang diri sendiri juga buat lolos kualifikasi Leaders Club supaya bisa bawa suami ke Bali dan ikutan semua acara Seminar Directornya Oriflame dari awal. Kenapa? Karena suami saya adalah pendukung nomor 1 nya saya. Disaat bahkan mama bilang saya dicuci otak sama Oriflame, suami malah kemarinan bilang supaya resign saja dan fokus kerja di rumah supaya ga sakit-sakitan terus sering momotoran. Kelak, pengen bawa suami jalan jalan ke luar negeri bareng Oriflame juga pastinya. Hey! Kita sampai dua tahun ini belum pernah berbulan madu sama sekali, jeh! Masih sibuk sama perjuangannya masing-masing dan belum bisa petik sana petik sini dulu. But we’ll get there, eventually. Have no doubt about it
Setelah tutup poin berlalu, siap juang lagi dong buat tanggal 1! Oh, dan siap belanja
Banyak banget produk bagus di bulan Juni dengan diskon gila yang bikin saya kegirangan tiap buka katalog. Nanti kalau sudah dapat pasti pamer
Ga kok. Ga pernah menghabiskan dan yang terlalu besar. Buat modal dan belanja pribadi, itu 10% dari bonus bulanan. Sisanya ya kalo musti jadi sales, menyaleslah (words :p). Bulan Juni ini ada beberapa Beauty Class dan draft Hijab Class yang akan kami adakan. Ikutan ya kalo di Bandung yaaaaa
Malam ini seperti biasa putar playlist di mp3 player buat menemani saya dan suami menghadapi monitor masing-masing. Satu lagi yang lagi jadi kesukaan saya dan diputar berkali kali sampai bosan adalah Shake It Out nya Florence and The Machine yang dibawakan oleh Glee Cast. Damn I love Glee!
Lagu yang satu ini bikin saya berkacakaca merinding gimana dari pertama lihat waktu episodenya diputar. Liriknya juara! Di Glee ini kena banget dinyanyikan sebagai lagu penyemangat buat seorang perempuan yang sedang terperangkap dalam lingkaran setan KDRT. Tapi rasanya, buat siapapun yang sedang berjuang dan mendapati beban dalam bentuk apapun yang menggayut ga hilang-hilang, should’ve shake it out of em
Daaaaaaan mendadak inget lagi mellow :lol:
Ini tadinya mau cerita apa, eh kok jadi cerita TuPo doang dan panjang ya? Baiklah. Curhat sebenarnya besok saja. Ngantuk ih udah jam setengah dua malam














