Apa yang bisa kukatakan padamu jika kamu memintaku untuk menyebutkan hal-hal yang kucintai tentangmu?
Pertama, kamu perempuan mandiri yang selalu ngotot melakukan dan menjalani hidup dengan caramu sendiri, tanpa mau diatur oleh orang lain, bukan karena kamu egois, tapi karena kamu tau apa yang kamu mau dari hidupmu. And you’re doing great with it.
Kamu dengan keceriaanmu yang dibagikan pada pendengar siaranmu, dengan kemampuanmu menyembunyikan semua airmata dan sakit di depan mereka yang memang tidak perlu tau. Kamu, yang selalu tampil kuat dan berusaha menjadi someone to look up to bagi mereka yang bersamamu sedang berusaha merubah hidup jadi lebih baik. Sepertimu.
Kamu, yang makin kesini makin bisa mendandani diri sendiri. Kamu, yang sekalipun entah berapa kilo sudah naik dari timbanganmu saat kuliah dulu, tapi justru lebih bisa berkaca dan puas memandang yang ada di hadapanmu. Kamu, yang sudah jarang menangis karena drama keluargamu yang belum kelihatan ujungnya.
Kamu, yang mencintai suamimu apa adanya, padahal banyak dari mereka yang bilang dia banyak kurangnya. Kamu, yang mencintai hidup sederhanamu yang bagi mereka membosankan. Kamu, yang sekarang sedang berusaha memaksimalkan waktumu dan menjadikan setiap detiknya bermanfaat. Kamu, yang masih punya banyak hal untuk dibuktikan pada mereka yang susah buat percaya kalau seorang sederhana sepertimu dan suamimu bisa jadi sukses dan bahagia, terlepas dari apa yang orang lain bilang.
Kamu, dengan kerapuhanmu yang tersembunyi dan hanya bisa dilihat suamimu. Kamu, dengan senyum dan tawa yang selalu diperlihatkan pada siapa saja di luar sana. Kamu, yang merasa nyaman dengan hidupmu, dan merasa tidak ada yang salah dengannya apapun kata mereka.
Semua itu yang kutau tentangmu. Tentangmu yang selalu manis. Itu, semua itu yang membuatku mencintaimu. Menerimamu. Mensyukuri keberadaanmu, yang telah berubah dan mendewasa setelah tahun-tahun terberatmu berlalu.
Mencintaimu, wahai bayangan di cerminku. Sosok yang waktu SMA dan kuliah tidak suka kulihat karena kuanggap tidak indah dan memalukan. Kamu, yang sekarang aku tau adalah diriku yang sempurna apa adanya. Aku. Mencintaimu. Diriku.
![]()
Baiklah. Sudah cukup rasanya 5 menit berkata baik pada diri sendiri di pagi hari. Ups! Terlambat siaran! Ayo buruan!
#15HariNgeBlogFF edisi narsis najis






