If its Not So Important To U, Well It Is For Me

some things are better left written

Masih Gatel Juga Sama MLM? Wonder Why…

“ Bisnis MLM itu bagus sekali. Bagus dalam arti bahwa potensi penghasilannya bisa sangat tidak terbatas, sampai bagus dalam arti bahwa bisnis tersebut bisa membantu mengubah sikap dan kepribadian seseorang menjadi lebih baik – Safir Senduk

“Betul, Banyak orang yang gagal dalam menjalankan bisnis MLM, tapi hal ini juga terjadi pada berbagai bidang bisnis lain. Masuknya Anda dalam bisnis MLM bukan berarti bahwa itu merupakan jaminan keberhasilan. Anda hanya bisa berhasil dalam bisnis seperti ini kalau Anda bekerja. Masalahnya, banyak orang yang masuk ke bisnis ini mengharapkan bahwa mereka bisa berhasil tanpa perlu bekerja. Itu jelas mustahil – Safir Senduk


Seminggu belakangan ini, sudah ada beberapa orang yang mendekati saya, dan mengajak saya untuk bergabung dengan bisnis MLM alias Multi Level Marketing…

Ada yang sudah tahu bahwa saya saat ini sedang FOKUS dengan bisnis MLM Oriflame saya dengan support d’BC Network

Mereka bilang : “ Neng kan sepertinya sudah punya jaringan yang bagus…yuk ikutan ini juga..bisa dikerjakan sama-sama dan menghasilakan uangnya lebih besar dibanding Neng jalankan bisnis Oriflame “

Iming – iming bonusnya memang LUAR BIASA…

  • ada yang menjanjikan akan dapat sekian ratus dollar bahkan puluhan ribu dollar dalam waktu “ singkat “
  • ada yang menjanjikan bonus jutaan bisa harian.. mingguan..
  • ada yang menjanjikan : “ gak usah kerja..gak usah cape..tar duit dateng sendiri booo “
  • dan lain lain….

Jujur… saya memang dalam kondisi BU alias Butuh Uang kelas berat.. ( siapa sih yang engga yaaa ? )

Kalau mau dapatkan hasil instan, tawaran-tawaran tadi itu tentunya sungguh “menggiurkan”..

Namun, karena saya sudah tahun ke-dua ini Fokus menjalankan bisnis MLM ( juga ) yakni Oriflame..dengan support dahsyat d’BC Network… mau tidak mau saya lumayan lah udah “ngelotok” dengan sistem perhitungan bonus.. bagaimana cara mendapatkan bonus…mengapa bisa begini..mengapa bisa begitu…

Bukan sok pinter..tapi lumayan sudah tahu basicnya lah

Sehingga saya bisa fasih bilang :

  • Tentu bonusnya bisa jutaan dalam waktu sekejap Mba kalau biaya joinnya aja jutaan juga
  • Semakin banyak “tanam investasi” semakin besar incomenya ? Ya iya lah… tapi beneran semuanya BISA ? atau hanya sebagian orang saja ?
  • Produk yang dipasarin apa Mba ? Harganya ?  Repeat Ordernya tinggi ngga ? Minat pasar / kesadaran pasar akan pentingya produk tsb sudah bagus atau tidak ?

Swear deh… saya TIDAK pernah anti MLM… kalau bete berat pernah hiks… karena beberapa tahun lalu saya pernah “dipaksa” ikut bisnis MLM dengan biaya join yang amat sangat besar..jutaan…. sistem gak dijelasin… produk disuruh stock ber dus dus ( setelah itu mau diapain ? dijual kemana ? dimakan sendiri huaaa puluhan tahun baru habis kaliii..akhirnya ya dibagi bagi deh… hmmmm )

Belum lagi “ajakan” nya yang duh…. “ maksa” kelas berat…kita tolak halus tapi huaaaa..tambah garang paksaannya sehingga akhirnya nyerah bilang : “iya deh” tapi hati menggerutu….

Positif thinkingnya, iya mereka ngajak kita untuk sukses…untuk mencapai impian…

Tapi kalau caranya mulai gak asik… kan jadi maleeeeessss….

Kemarin pagi diajak ketemu sahabat lama, mau sarapan pagi sambil nunggu anak-anakku sekolah… kirain mau santai, ternyata dia ajak 2 orang senior untuk menjelaskan MLM ( lagi ) huaaaaaa……

Walau dengan halus kubilang :

“…. maaf ya Bu, saat ini saya juga sedang FOKUS jalanin Oriflame “

Beliau jawab : “ gak apa apa..produknya kan memang beda, jadi bisa dikerjain bareng, justri seluruh jaringanmu suruh join bisnis ini kan kamu duitnya jadi banyak banget… hmmmm “

“… maaf ya Bu, kalau uang pendaftaran sekian ratus ribu dengan kewajiban beli produk sekian dus harga jutaan, saya gak bisa…wong saya lagi nyari uang kok diminta keluarin uang banyak..”

Beliau jawab : “… justru dari bisnis ini bisa hasilkan puluhan juta, jadi bisa jadi problem solver buat kamu “ lalu mulainya dijelasin A..B..C… duh Gustiiiiiiii…..aku mulai mulessssss…..

 

Tidak, saya tidak anti dengan peluang usaha dari manapun…

Silahkan..mangga kalau mau ajak saya…

Tapi kalau saya gak mau tolong jangan dipaksa yaaaa

 

Saya malah akan balik prospecting beliau-beliau… bahwa KENAPA aku ikutannya Oriflame…dengan support d’BC Network…

Ini alasannya :

  • Dana saya terbatas, makanya pilih yang biaya daftarnya kecil hehehe “hanya” Rp 39900 ajaa gituuu
  • Investasi bulanan jumlahnya reasonable, ya..sebagai komitmen ke bisnis ini modal awal cukup 75poin yang kalau dirupiahkan sekitar Rp. 400,000,- itu untuk pembelian produk harian yang seluruh keluarga juga pakai…jadi gak perlu stok barang-barang yang gak perlu…. kalau poinnya masih kurang ke 75 ya sebar katalog alias jualan…tips dan trik mah banyakkkkk dijelaskan oleh leader-leader d’BC Network J
  • Produk yang dipasarkan harganya terjangkau, dipakai harian, sehingga repeat order tinggi…sehingga kita gak harus nunggu sekian bulan untuk supaya customer kita pesan kembali setelah produknya habis….
  • Sistem Perhitungan Bonus dan juga Jenjang Karir sangat simple dan berdasarkan hitungan matematikan yang sangat sederhana, mudah dimengerti, mudah diterangkan kepada semua orang tanpa pandang gender, usia, dan latar belakang apapun.
  • Jumlah income yang dijanjikan tidak muluk-muluk…tapi bisa berjumlah BESAR  jika memang mengikuti step step bisnisnya
  • Perlu kerja keras, fokus, konsisten dan persisten sehingga bisa menapaki step by step jenjang karir di bisnis ini
  • Dukungan tools lengkap dan fasilitas canggih dari d’BC Network yang TIDAK dimiliki oleh grup lain J yang memungkinkan saya mengerjakan bisnis ini secara mobile…bisa darimana saja, bermodalkan BB, mampir ke warnet jika BB low bat dan laptop masih saja di service hehehe

Dari beberapa pengalaman teman-teman baruku yang merasa “susah” mengajak orang bergabung karena bisnis kami MLM, saya berusaha mencari artikel2 terkait yang bisa membuat kita tersenyum jika ditolak…berbesar hati jika dicemoohkan… tetap saja yakin dengan pilihan ini karena memang tidak ada yang salah dengan bisnis ini..

 

So..buat yang sudah memilih bisnis apapun… kudoakan kalian sukses yaaa…

Doakan juga semoga saya sukses di bisnis pilihanku ini….

Kalau mau menawarkan peluang bisnis baru ? hayuuuuu…. tapi kalau ternyata tidak klik atas alasan tertentu ya jangan marah yaaa

 

Pokoknya..tidak perlu merasa lebih dibanding yang lain..tidak perlu merasa yang paling benar… hanya jika HATI kita nyaman sehingga mau menjalankan usaha apa pun yang hasilnya untuk kebahagiaan diri kita dan orang-orang di sekitar kita, betuuul ?

 

MAU belajar, MAU berjuang, MAU menerima pendapat orang lain dan MAU terbuka dengan segala kesempatan, rsanya sih akan bisa untuk kita nyemplung di dunia bisnis yang sarat dengan suka duka :)

 

Semoga kebersamaan dan intergritas selalu jadi panduan buat kita dalam berbisnis, uang bukan segala-galanya walau memang penting…

 

Ada tambahan dari adik saya katanya : MIND SET juga perlu di re-edukasi… hehehehe

Pastinya ya..

 

Berikut rangkuman beberapa tulisan tentang MLM dan juga motivasi dari beberapa pakar yang bisa kita adopt dalam menjalankan bisnis apapun.

 

Have a great week end

 

—————————————————————

Adapun beliau pernah jadi Motivator tamu di acara LC Seminar Oriflame, saya cuplik sedikit yaaa :

 

Seminar Motivasi dr James Gwee dg tema ‘the future belongs to transformer’.

Siapa sih yang bisa dikategorikan transformer ?

Transformer adalah seseorang yang tidak hanya merubah diri sendiri tetapi juga merubah (transform) orang lain.

Seperti saat ini sedang kita perjuangkan, level demi level kita lalui, itu adalah transform kita menuju level Diamond yg kita harapkan.

3 hal penting yang perlu kita gali lebih dalam :

 

1. Ability : di dalam diri kita sudah ada kemampuan.

Tinggal bagaimana kita mengembangkan kemampuan tsb

2. Passion : enjoy what you do. Jika kita enjoy, bukan kita yg cari order, tp order yg cari kita

3. Talent : semua orang punya bakat. Tetapi bakat saja tidak menentukan keberhasilan seseorang

BAKAT + MINAT => baru bisa MAJU

bakat adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu secara alami, tanpa harus belajar.

BAKAT jika bertemu/link dengan PASSION akan menghasilkan kesuksesan.

Umumnya orang mengaitkan leader dengan suatu posisi atau jabatan. Mereka berpikir bahwa hanya orang-orang tertentu saja yang dilahirkan dan dapat menjadi seorang pemimpin/leader.

Ternyata, setiap orang mempunyai potensi sebagai seorang leader. Setiap orang mempunyai kualitas yang diperlukan untuk memimpin. Tetapi kita harus belajar untuk membawanya ke permukaan.

 

Beberapa info MLM ala Safir senduk monggo dibaca lengkap di sini yaaa

Pak Safir yang terhormat,

Saya seorang ibu rumah tangga. Saya baru saja membaca tulisan Bapak tentang bisnis jaringan pemasaran, dan saya sangat tertarik sekali membacanya. Tapi kok, saya sering melihat ada banyak teman saya gagal menjalankan bisnis seperti itu. Saya juga berpikir, apakah saya bisa menjalankan bisnis seperti itu? Bisnisnya sih menarik, tapi ini lho, waktunya. Sebagai ibu rumah tangga yang punya dua anak yang masih kecil, apa saya bisa menjalankan bisnis seperti yang Bapak ceritakan?Terus ada satu lagi. Ketika saya menunjukkan artikel Bapak kepada suami saya, dia mengatakan bahwa bisnis seperti itu bagus, tapi bisnis itu hanya biasa dijalankan oleh orang-orang dari kalangan ekonomi tertentu saja. Mungkin karena suami saya merasa bahwa dia sudah berkecukupan barangkali ya? Saya sendiri cukup tersinggung mendengarnya. Memang sih, sampai saat ini kami sekeluarga hidup berkecukupan. Tapi apa salahnya kami menjalankan bisnis itu? Sepanjang itu halal enggak apa-apa kan Pak Safir?

Mohon tanggapannya dan terima kasih banyak. Mudah-mudahan Pak Safir bisa terus memberikan informasi tentang bisnis-bisnis seperti ini sehingga orang seperti saya bisa semakin terbuka pikirannya tentang adanya peluang-peluang untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

N di Jakarta

===================

Ibu N di Jakarta,

Senang sekali saya bisa mendapatkan surat dari Anda. Sebetulnya, kalau bicara apakah bisnis jaringan pemasaran itu bagus atau tidak, jawabannya jelas, bisnis itu bagus sekali. Bagus dalam arti bahwa potensi penghasilannya bisa sangat tidak terbatas, sampai bagus dalam arti bahwa bisnis tersebut bisa membantu mengubah sikap dan kepribadian seseorang menjadi lebih baik.

Namun demikian, walaupun banyak orang sudah tahu bahwa bisnis seperti itu bagus, masih saja ada mitos-mitos hal yang menghambat mereka untuk menekuninya. Di bawah ini saya akan menjelaskan beberapa di antaranya, dan bagaimana tanggapan saya terhadap keberatan-keberatan tersebut.

1. Banyak orang yang tidak berhasil dalam bisnis ini

Betul. Banyak orang yang gagal dalam menjalankan bisnis ini, tapi hal ini juga terjadi pada berbagai bidang bisnis lain. Buktinya, banyak juga kok orang yang berhasil menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Masuknya Anda dalam bisnis jaringan pemasaran bukan berarti bahwa itu merupakan jaminan keberhasilan. Anda hanya bisa berhasil dalam bisnis seperti ini kalau Anda bekerja. Masalahnya, banyak orang yang masuk ke bisnis ini mengharapkan bahwa mereka bisa berhasil tanpa perlu bekerja. Itu jelas mustahil.

Jadi, ketidakberhasilan juga terdapat di bisnis apa pun. Kalau Anda mau melihat apakah ada orang yang sudah berhasil dalam menjalankan bisnis jaringan pemasaran, ada banyak pertemuan atau acara-acara yang diadakan oleh para kelompok distributor yang sudah berhasil yang bisa Anda hadiri. Di sana Anda bisa melihat contoh dari orang-orang yang sudah berhasil.

2. Bisnisnya bagus, tapi bukan untuk orang seperti saya

Itu namanya gengsi. Biasanya ada dua macam hal yang menyebabkan orang merasa gengsi dalam melihat peluang bisnis jaringan pemasaran. Gengsi yang pertama adalah karena bisnis jaringan pemasaran melibatkan penjualan secara langsung (direct selling), sehingga banyak orang merasa gengsi dalam menjual. Menjual dianggap tidak lebih bergengsi dibanding membeli, karena bagi sebagian orang, kegiatan menjual menunjukkan bahwa Anda tidak punya uang, sedangkan kegiatan membeli dianggap jauh lebih bergengsi karena membeli menunjukkan bahwa Anda punya uang.

Boleh-boleh saja kalau seseorang merasa gengsi melakukan kegiatan menjual dan lebih suka membeli saja. Tapi apa yang terjadi kalau Anda terus menerus membeli? Lama-lama uang Anda habis kan? Jadi, seseorang harus menjual untuk bisa mendapatkan sesuatu agar kelak dia bisa terus hidup dan membiayai pengeluaran- pengeluarannya.

Perlu diingat, semua orang hidup dari menjual sesuatu. Seorang dokter menjual jasa kedokteran kepada pasiennya. Seorang karyawan menjual keahliannya kepada perusahaan tempat dia bekerja. Malah pernah ada pepatah yang mengatakan bahwa pada prinsipnya hanya ada dua profesi di dunia ini, yaitu penjual dan pembeli. Penjual menjual sesuatu dan mendapatkan kompensasi berupa uang, sedangkan pembeli mengeluarkan uang untuk mendapatkan sesuatu. Anda pilih yang mana?

3. Saya sibuk dan tidak punya waktu

Kalau Anda datang ke acara-acara yang diadakan oleh para distributor dari perusahaan jaringan pemasaran, Anda bisa melihat bahwa kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang juga bekerja di tempat lain dan sangat sibuk. Beberapa di antara mereka malah memiliki jabatan yang cukup baik di perusahaan tempat mereka bekerja. Ada yang manajer, ada yang direktur, ada profesional, dan banyak lagi.

Kebanyakan di antara mereka memang menjalankan bisnis ini secara part time atau sambilan, tetapi dengan kadar keseriusan yang sama seperti kalau mereka bekerja di kantor mereka.

Saya seringi melihat bahwa orang yang mengatakan bahwa mereka sibuk, sebetulnya mereka bukannya sibuk, tapi tidak bisa mengatur waktu dengan baik dan tidak melakukan prioritas kegiatan secara benar.

Kalau Anda menganggap bisnis jaringan pemasaran adalah bisnis yang bagus, bahkan bisa memberikan semacam royalti kepada anak cucu Anda, maka Anda pasti akan memprioritaskan waktu Anda untuk bisa menjalankannya, walaupun dengan waktu yang sedikit tiap harinya.

Jadi, tidak ada orang yang terlalu sibuk untuk tidak menjalankan bisnis ini. Yang ada adalah orang yang tidak bisa memprioritaskan waktu kerjanya dengan baik.

4. Ini bisnis piramid, yang masuk duluan pasti penghasilannya lebih besar daripada yang masuk belakangan.

Berdasarkan pengamatan saya, ini bukan bisnis piramid. Kalau Anda masuk di tahun 2010 misalnya, Anda punya kemungkinan berhasil yang sama besar kalau Anda masuk sekarang. Banyak orang menjalankan bisnis ini baru dua tahun lalu sudah bisa berhasil dan mendapatkan penghasilan yang cukup besar, padahal banyak yang belum berhasil walaupun sudah masuk lebih dulu. Jadi, ini bukan bisnis piramid. Mau lihat buktinya? Datang ke acara-acaranya.

5. Saya tidak berbakat menjual dan karena itu tidak bisa menjual

Seperti yang pernah saya tuliskan dalam nomor-nomor yang lalu, Anda tidak perlu punya bakat dan keahlian dalam menjual untuk bisa menjalankan bisnis jaringan pemasaran. Ini karena dalam bisnis jaringan pemasaran, Anda tidak disarankan untuk fokus kepada kegiatan menjual, tetapi lebih kepada menjual sedikit, dan membangun jaringan orang-orang yang juga menjual sedikit.

Sistem yang sudah berhasil bahkan menyarankan agar Anda melakukan presentasi bisnis kepada orang-orang yang sudah Anda kenal, dan dari situ, bila mereka tertarik, mereka akan bergabung dibawah pensponsoran Anda.

Bila mereka tidak tertarik, bisa Anda berikan Brosur Produk dan Daftar Harga untuk selanjutnya Anda layani kebutuhan mereka setiap bulannya akan barang dan jasa Anda. Di situlah Anda tidak perlu punya keahlian menjual. Bahkan kalau Anda juga memakai produknya, Anda bisa dengan mudah menceritakan kelebihan produk tersebut dan menjadi pemakai produk. Bukan berarti menambah pengeluaran, tapi Anda hanya sekadar mengganti merk produk yang biasa Anda pakai di rumah.

Itu saja tanggapan saya Ibu N. Mudah-mudahan sukses selalu menyertai Anda. Selamat menjalankan bisnis jaringan pemasaran.

———-

Sumber : Tabloid NOVA

 

Inilah Tanda MLM Yang Benar! Versi Safir Senduk

Sekarang, kalau Anda cermat, sebetulnya ada beberapa perusahaan (bahkan cukup banyak) yang menjadi penyedia barang dan jasa agar Anda bisa berbisnis jaringan pemasaran. Perusahaan ini disebut perusahaan penjual langsung yang memasarkan barang dan jasanya melalui sistem MLM (Multi Level Marketing).

Di Indonesia, perusahaan penyedia barang dan jasa untuk bisnis jaringan pemasaran ini (selanjutnya saya sebut Perusahaan MLM), ada banyak sekali. Mulai dari perusahaan yang betul-betul MLM, sampai perusahaan yang bukan MLM, tapi mengaku-ngaku sebagai MLM.

Asal muasal perusahaan-perusahaan MLM tersebut cukup bervariasi. Beberapa ada yang berasal dari Indonesia asli. Namun tak sedikit juga yang tadinya berasal dari Amerika, Inggris, atau bahkan Malaysia. Di antara mereka, ada perusahaan yang memasarkan produk-produk yang spesifik saja (seperti obat-obatan, peralatan makanan, atau asuransi kecelakaan), tapi ada juga perusahaan yang hanya memasarkan produk-produk umum.

Nah, perusahaan MLM mana yang sebaiknya Anda pilih? Ada banyak faktor yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih sebuah perusahaan MLM.

 

Namun demikian, beberapa tips dibawah ini mungkin bisa membantu:

1. Pilihlah Perusahaan MLM yang tergabung dalam APLI (Asosiasi Penjual Langsung Indonesia). APLI adalah sebuah asosiasi yang mewadahi berbagai perusahaan MLM. Belum bakunya aturan hukum di Indonesia dalam mengatur penjualan langsung juga mendorong kebutuhan di antara perusahaan MLM menciptakan bersama aturan dan kode etik yang disepakati bersama. Perusahaan yang ingin bergabung dengan APLI harus memenuhi sejumlah persyaratan tadi dan kemudian mendapat sertifikasi. Mereka yang yang menjadi anggota APLI hanyalah perusahaan yang dianggap betul-betul memenuhi syarat sebagai perusahaan penjual langsung dan yang memasarkan jasanya secara MLM.

Karena itulah, lewat APLI kita juga bisa mengenali mana perusahaan yang MLM, dan mana yang bukan. Maklum, saat ini juga ada banyak perusahaan yang bukan MLM namun ikut mengaku-ngaku sebagai MLM untuk menarik dana dari masyarakat. Untuk memperoleh informasi perusahaan mana saja yang terdaftar, Anda dapat menghubungi kantor APLI di Jl. Alam Segar VII/21, Jakarta Selatan, telepon (021) 751-3704.

 

2. Bila Anda ingin memiliki pembeli atau pelanggan yang terus datang berulang kepada Anda, pilihlah perusahaan yang menyediakan tidak hanya barang dan jasa yang spesifik saja, tetapi perusahaan yang menyediakan barang dan jasa yang banyak dan bervariasi. Dan kalau perlu, yang memberikan jaminan atas kualitas barang dan jasa yang dijualnya. Ini sebetulnya bisa dimengerti mengingat fungsi Anda di sini sebetulnya seperti warung atau toko serba ada. Di mana pun dan apa pun yang dibutuhkan orang, Anda memilikinya.

Di Indonesia, beberapa perusahaan MLM ada yang menyediakan barang dan jasa yang jumlahnya bisa mencapai ratusan. Bahkan dari satu perusahaan yang menjual ratusan produk tersebut, sebagian kecil di antaranya diproduksi sendiri (ekslusif). Sebagian besar di antaranya merupakan produk titipan (general) yang dititipkan oleh perusahaan-perusahaan produsen merk ternama.

Termasuk juga, media cetak! Ada lho media cetak yang menitipkan penjualannya melalui perusahaan MLM. Bayangkan, Anda bisa menjual koran hanya dengan join ke dalam sebuah perusahaan MLM. Jadi sekali lagi, bila Anda ingin memiliki pembeli atau pelanggan yang terus datang berulang kepada Anda, maka salah satu caranya adalah dengan memilih perusahaan yang menyediakan banyak sekali barang dan jasa, tidak hanya barang. Lebih baik lagi bila mereka berani menjamin kualitas barang dan jasa mereka, entah dengan adanya jaminan uang kembali atau jaminan penggantian barang apabila terjadi kerusakan.arang apabila terjadi kerusakan.

 

3. Pilihlah perusahaan yang para distributornya memiliki cara atau sistem keberhasilan untuk bisa sukses, di mana sistem tersebut sebaiknya harus sudah teruji dan terbukti mampu mencetak banyak orang menjadi berhasil. Ya, kalau perusahaan menyediakan barang dan jasa yang cukup banyak dan bervariasi, tapi tidak ada langkah-langkah sukses (sistem) yang bisa dijalankan, percuma saja Anda menjalankan bisnis jaringan pemasaran.

Idealnya, sistem tersebut hendaknya bisa dijalankan oleh orang dari berbagai macam latar belakang usia, pekerjaan, pendidikan, jenis kelamin, bahkan oleh mereka yang tidak pernah berbisnis sama sekali! Bila sistem tersebut hanya bisa dijalankan oleh sebagian orang saja, maka mungkin sistem itu tidak begitu baik.

Salah satu ciri bahwa sistem tersebut cukup baik adalah bahwa sistem itu harus bisa dijalankan dan diduplikasi oleh banyak orang di kelompok usaha Anda, di manapun mereka berada, dan apa pun latar belakang mereka.

Sistem yang baik biasanya juga menyediakan alat-alat bantu usaha seperti buku-buku kepribadian, kaset-kaset yang memberikan motivasi dan teknik, serta pertemuan-pertemuan yang bisa dihadiri.

Itu saja beberapa faktor utama yang bisa Anda pertimbangkan. Pertanyaannya sekarang, kapan Anda akan memulai bisnis jaringan pemasaran milik Anda sendiri? Sekarang mungkin saatnya.

sumber: perencanakeuangan.com

 

Kopas murni dari SINI notesnya Teh Cordel salah satu Director di dBCN.

Couldn’t agree more.

Jadi, masih risih sama MLM?

Think again. Read. Absorb. Think. Do.

No excuses, really :)

Bisnis apa sih Teh Cordel dan saya? Yang sesuai dengan kriteria MLM yang baik dan benar di atas?

INI LHO….

ORIFLAME ONLINE BERSAMA DBC NETWORK

Come and join us HERE ;)

2 comments on “Masih Gatel Juga Sama MLM? Wonder Why…

  1. free crack adobe
    March 28, 2011

    i partiality it Masih Gatel Juga Sama MLM? miracle Why… « on the supposition that its Not So of importance To U, Well It Is i conj Me now im your rss reader

  2. Tyka
    March 28, 2011

    Positif thinkingnya, iya mereka ngajak kita untuk sukses…untuk mencapai impian…

    Tapi kalau caranya mulai gak asik… kan jadi maleeeeessss….

    >> ih iya bangeeeet! aku pernah diajakin join, tp ya gitu. dia ngajakin ketemuan alasannya untuk ABC eh gak taunyaaa, ujung2nya ngajakin join di MLM tsb.

    sebel. jadi gak simpati lagi sama si oknum tsb.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 27, 2011 by in Feels and Thoughts and tagged , , , , , , .

i Wrote About:

RSS To Train My Rusty English

  • REVENGE
    It just that since I subscribed to a pay TV, and now resigning from my latest radio job, and pretty much working from home, I watch TV for about 4-6 hours a day. I cut it down from 6-8 hours a day, that's when I decided that Im going to Dubai next year with my business :DBut there's a huge different from Indonesian local TV and cables, indeed! I do […]
  • The Trilogy Time
    Aloha!Oh my, its been forever since I wrote in this blog :p I was gonna let this one abandoned anyway :lol: But then again, in order to smoothered my rusty English, gonna start practicing it here again :DSo, how have you been? Me? Well.. Kinda busy with this business I've been joining for almost 3 years now. Quit the announcing job for some reason. And […]

My First Baby

Follow Me? ;)

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 329 other followers

%d bloggers like this: