Archive for July, 2009

PDA … Betulan ga peduli?

Let’s go to the park
I wanna kiss you underneath the stars
Maybe we’ll go too far
We just don’t care,
We just don’t care,
We just don’t care.

-John Legend : PDA (We Just Dont Care)-

Seharusnya saya ga menulis nulis pada jam kerja. Tapi karena sebentar lagi juga akan makan siang dan tugastugas pokok saya sendiri yang mustinya saya kerjakan sudah selesai, jadi biarlah saya curi waktu sedikit ;)

Sekarang ini saya sedang membiasakan berjalan kaki dari ataupun menuju kantor ke jalan raya. Lumayan juga jaraknya. Setengah kilo sih lebih, pastinya. Biasanya itu sekitar 15-20 menitan perjalanan. Lewat jalanan yang lumayan ramai, karena biasa dijadikan shortcut buat orang yang malas kena macet di Buah Batu terkutuk!

Nah…  pada suatu malam waktu saya sedang pulang, tiba2 saya melihat sepasang remaja dengan gaya dandanan yang sesuai dengan stereotyping remaja pada umumnya, nampaknya sih pacaran. Mojok di bangku panjang yang mungkin biasanya dipakai buat dagang nasi goreng atau sejenisnya. Awalnya pegangan tangan, toel-toelan sambil si perempuan cengar cengir malu malu mau, sedikit sun sana sini, dan yang paling membuat saya agak takjub adalah waktu tangan si lelaki menempel di payudara si perempuan sambil dia mencondongkan badannya! Hm… si perempuan ga merasa itu pelecehan seksual sih… jadi dia santai saja.

Sebetulnya mungkin buat sebagian kalangan, adegan seperti itu sih bagian sehari hari dalam ritual dating ataupun kapan saja kalau sedang berdua pasangan. Hey! I don’t mind with that. Urusan masing masing toh? Wong udah pada gede kok. Terserah…

Yang jadi masalah cuma satu. DI PINGGIR JALAN. Dan bukan jalan di gang perumahan atau apa. Jalan raya, kok. Yang banyak sekali mata bisa lihat.

Setiap perbuatan memang seharusnya dibebaskan kepada pelaku, asalkan bisa bertanggung jawab, ya. Tapi kalau saya pribadi sih bukan penganut PDA alias Public Display of Affection. Ada tempatnya. Yang lebih pantas, dan lebih intim tentunya. Hahaha.

Dulu sih pernah ada kalo ga salah sebuah hokum yang mengatur tentang orang yang bermesraan di muka umum. Cuma cacatnya adalah tidak ditentukan standarisasi bermesraannya itu yang bagaimana? Buat saya sih berpegangan tangan saja kalau momentnya pas itu mesra sekali! Ah.. tapi ga masalah juga sih kalaupun cacat. Toh hokum itu memang ga jalan. Ga ada yang peduli juga mungkin, karena memang masih ga terlalu penting.

Lalu kalau si remaja itu dan tentunya orang lain yang “buka pameran” begitu? Well, guru dan orang tua lebih pegang peranan penting kali yah pada akhirnya? Hm.. memang yang namanya menanamkan budaya malu rada susah yah! Sayang sekali…

Dan pada malam itu, saya cuma berharap dalam hati bahwa paling tidak kalaupun apa yang mereka lakukan tidak berhenti sampai disitu, mereka kenal dan bersahabat dengan apa yang namanya kondom. YES, IM WITH CONDOMISATION! Hahahaha bahasa apaan tuh? :p maksudnya adalah saya mendukung sekali gerakan penggunaan kondom, terutama buat remaja. Ga pernah setuju sama demo yang menolak pembagian kondom gratis, ataupun pengadaan bank kondom.

Memang kenapa? Kebanyakan anak perempuan yang hamil di luar nikah salah satu alasannya adalah karena tidak memakai pengaman. Kenapa? Karena malu  beli kondom! Anak abege kok beli kondom! Nah.. mending dibagikan gratis ataupun dibuat sarana dimana mereka bisa mendapatkannya dengan mudah kan? Daripada ngga sama sekali, coba? Tidak mengadakan kondom tidak akan sama sekali menghentikan yang namanya praktek seks bebas. Ada kondom paling tidak sedikit lebih sehat dan lebih aman.

Its not about right or wrong.  Its about doing the right thing when thing goes wrong.

moa

Comments (23)

Curhad ajah…

Masih pagi di jalan Syalendro Timur V no 1 Bandung (dah kaya nulis alamat mau kirim surat ajah nih :P ) Pagi ini sudah ada kas hilang 500ribu rupiah. Sama sekali bukan jumlah yang sedikit! Dan ribet juga ributnya karena ga ada yang mau disalahkan antara si keuangan dengan si operator yang harusnya setor uang ke bank. Fiuh…

Hahahaha ya ya ya dengan tidak begitu bangga saya akui sekarang mau tidak mau saya kerja di sebuah perusahaan. Yah, perusahaan kecil memang. Mau buat gabung pun karena yang minta adalah kakak dari sahabat saya yang memang sudah saling kenal dari jaman dahulu. Lagian juga bayarannya lumayan dan dapat makan siang (teteub makan dipentingin hahaha) Posisi saya juga ga jauh dari judul skripsi saya. Yap. Jadi HRD merangkap supervisor juga :D

Saya ga mau mengeluh sama sekali dan rasanya memang ga ada yang perlu dikeluhkan ya. Di hari kedua memang mulai ricuh dengan uang yang hilang, sementara saya sendiri masih belum terlalu tahu apa yang musti dilakukan. Tapi biarlah… sambil jalan kan namanya juga ;) Yang membuat saya juga yakin ini adalah berkah dan jalanNya, juga efek Law of Attraction :p, adalah karena tepat pada malam sebelumnya di tengah kehebohan tangisan saya dan pacar (yeah we do love drama :p) kami memang berencana mau cari tempat tinggal di daerah Buah Batu buat nanti setelah kami menikah yang mungkin sudah ga akan terlalu lama lagi (AMIEN)

Skarang dijalani jalan yang ditunjukkan Allah buat saya ini. Rasanya juga kalau dijalani dengan ikhlas dan sepenuh hati ga akan pernah rugi malah cenderung berkah, kan? Amien Gusti.. Punya kebiasaan baru yaitu mandi malam tepat sebelum tidur, dan langsung mandi lagi pagi hari tepat ketika baru bangun tidur


(Rada ga enak nih nulis begini, karena masih satu ruangan sama staff da kantornya dalam rencana pindah, jadi mereka kerja ini ibu ibu tutulisan ga penting hihihi)

Tapi memang, sekalipun gaji yang akan didapatkan perbulan adalah suatu reward yang menyenangkan, tetap saja waktu yang terbuang dengan luar biasa ini ga akan bisa tergantikan. Sekarang sih ga apa apa karena memang lagi masa produktif, dan itung2 bisa ikut internetan hahaha tapi nanti kalau sudah berkeluarga, sama sekali saya ga mau ini jadi pilihan!

Coba yah… pagi jam setengah 7 sudah musti jalan dari rumah, menghindari kemacetan di Sukarno Hatta. Sampai nya sih cepat, cuma sekitar satu jam kurang. Itu juga musti jalan kaki jauh dulu karena saya malas buat keluar ongkos naik becak ataupun ojeg. Jam 8an kurang sudah sampai dan langsung pipis (penting bener :p) lalu mulai cek cek sana sini, instruksi sana sini, dan santai lagi nunggu laporan masuk :mrgreen: Jam makan siang jadi mamih beliin makanan buat smuanya, ikutan makan, dan kemudian nunggu lagi sampai sore buat pulang. Pulang juga ga bisa jam 5 teng karena masih ada aja laporan yang belum beres, jadi jam 6an. Kasian juga karna toh yang lain juga pulangnya malam. Heump…

Kalo sudah menikah apalagi punya anak, masa mau jadi istri yang seharian di luar ruangan? Makanya sambil stay disini juga saya ga lepas sama sekali menjalankan bisnis online saya ini. Terus dan terus tanpa kehilangan semangat! Buat apa? Buat persiapan “menganggur” lagi nantinya… Biar bisa mapan tanpa perlu kerja kantoran huhuhuhu lebih enak yang demikian kan, tentunya?

Jadi mari! Buat yang mau kerja hari ini sok atuh mari kita BERSEMANGAT! Juga buat yang mau buat kerja dari rumah aja! Saya punya juga lowongan kerja buat anda smua! nih http://lowongan-kerja.cepat.info ;)

Biasakan juga punya usaha sampingan dong… Mau yang modal kecil dan gampangan tapi bisa menghasilkan? Ikut bareng saya hayuuuuu…. Gabung disini!






Comments (13)

EVERYBODY DOES HURT SOMETIMES

Hari ini Indonesia gempar lagi. Mengutip kata Wirawan, hari ini benar INDONESIA KU TUMPAH DARAH KU. Ada yang benar benar salah rupanya… 17 July 2009 serangan bom di Ritz-Carlton & Marriott Hotels, Jakarta. Diperkirakan pengeboman terjadi jam 7.00 pagi.  Terakhir dengar di radio katanya korban luka ada 30an (yang mungkin sekali sudah bertambah sekarang) dan sudah dilarikan ke RS seputar Jakarta. Korban meninggal terakhir saya dengar masih belasan…ditambah dengan anggota tubuh yang bercecerann… dan semoga ga perlu bertambah banyak.

Agak kaget rasanya! Karena perasaan akhir akhir ini Indonesia kan sedang super damai yah… Yah well, ga super juga sih, tapi paling ngga ancaman bom jarang terdengar (kecuali di Papua yang lagi ribut aja) Sayang sekali cuma karna dalam beberapa hari lagi MU akan datang buat tanding di Indonesia, yang begini harus terjadi.

Eh.. itu sih kalo emang benar karena MU akan datang makanya di BOM yah… saya sendiri cukup heran… kok ada orang yang segitunya ga suka kalau Indonesia menjalin hubungan baik sama orang luar yah? Hm… mungkin kalau kemarin di Eropa sanah kabarnya Indonesia mau tanding sama MU yang mengindikasikan hal baik, skarang kecoreng lagi dengan memalukannya dengan peristiwa bom ini di hotel yang akan diinapi oleh para pemain MU. Gimana orang luar ga akan takut ke Indonesia coba? Dan benci juga mungkin… wong baru mau dateng aja udah diancem dibunuhi? Sigh…

Tentunya masih juga belum diketahui siapa pelaku dibalik perbuatan laknat tersebut. Satu yang pasti kata mereka, TERORIS. Tapi belum bisa dipastikan siapa. Lagi dan lagi yang kena tuduh orang Islam.  Muslim. Yah.. ga bisa disalahkan. Beberapa kali kejadian emang pelakunya siapa? Orang orang itu kan? Yang semoga saja ga juga jadi bikin citra Muslim jadi sama dengan PEMBUNUH. Hoy! Banyak juga kok yang normal dan masih punya sisa otak. Yang punya blog ini misalnya :mrgreen:

Dan seperti biasanya… kalau lagi ada peristiwa pemboman yang seperti ini, semua radio dan televisi pasti rajin putar itu yang namanya lagu REM yang EVERYBODY HURTS buat jadi soundtracknya….

Pagi ini, dalam keadaan penuh sakit dan dosa juga atas kejadian yang terjadi kemarin di rumah saya, dan mendengar alunan EVERYBODY HURTS, saya jadi terpikirkan, mungkin seharusnya yang diperdengarkan lagu yang satu ini adalah para pelaku. Para pembunuh, para penghancur, para perusak, dan para pembuat rugi orang lain yang merasa bahwa mereka berhak melakukannya karena mereka sakit hati, merasa ga dihargai, merasa butuh buat membuat orang ikut sakit bersama mereka. Ya. Saya sebutkan itu semua karena saya tahu rasanya… Kemarin saya jadi orang yang sama nistanya dengan orang yang demikian, yang biasanya justru saya hina dina.

Mungkin para pelaku pemboman ini punya sakit hati sendiri karena merasa tidak dihargai. Mungkin mereka merasa dunia yang sekarang terlalu jauh dan sama sekali tidak lagi menghargai nilai nilai yang mereka junjung tinggi. Mungkin sekali mereka merasa sakit hati.

Jadi mereka merasa perlu buat membalas. Mereka merasa perlu buat melakukan sesuatu. When you blow someone’s head, you blow yours. Itulah yang mereka lakukan. Menghancurkan diri mereka sendiri dengan melukai orang lain. Ya… itu yang saya lakukan kemarin. Merasa sudah tidak punya apa apa lagi buat dipertahankan jadi bisa berbuat apa saja seenak jidat sendiri? Hey… apakah pernah terpikir bahwa saat kau sakit, bukan dirimu saja yang merasakan sakit di dunia?

Kalau saja semua orang yang sakit hati bunuh diri… atau membunuh orang lain lalu bunuh diri… atau membunuh orang lain dan menunggu waktu dibunuh orang lain… Dunia ini sudah binasa dari dulu yah?

Kenapa tidak ingat bahwa yang merasa diperlakukan tidak adil itu bukan cuma sendiri, tapi orang lain juga pada suatu masa… dan caranya bukanlah dengan membalas dan merusak apalagi menghancurkan. Hadapi. Dengan berani. Bukan dengan memalukan dan memancing kutukan.

Astagfirullah… ROBBI maafkan hamba… dan maafkan mereka yang hatinya belum juga mau terbuka hingga lagi dan lagi melakukan penghancuran yang serupa. Maafkan hamba dan jaga supaya tidak jatuh lagi ke dosa yang sama… Amien…

When the day is long and the night, the night is yours alone,
When you’re sure you’ve had enough of this life, well hang on
Don’t let yourself go, ’cause everybody cries and everybody hurts sometimes

Sometimes everything is wrong. Now it’s time to sing along
When your day is night alone, (hold on, hold on)
If you feel like letting go, (hold on)
When you think you’ve had too much of this life, well hang on

‘Cause everybody hurts. Take comfort in your friends
Everybody hurts. Don’t throw your hand. Oh, no. Don’t throw your hand
If you feel like you’re alone, no, no, no, you are not alone

If you’re on your own in this life, the days and nights are long,
When you think you’ve had too much of this life to hang on

Well, everybody hurts sometimes,
Everybody cries. And everybody hurts sometimes
And everybody hurts sometimes. So, hold on, hold on
Hold on, hold on, hold on, hold on, hold on, hold on
Everybody hurts. You are not alone

Turut berduka cita bagi segenap korban pemboman di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan…

Comments (15)

Betapa saya sedang ingin membuang sekelompok orang yang menamakan diri mereka keluarga..

Leave a Comment

Hari Pertama Masuk Sekolah

Hari pertama masuk sekolah. Hari ini juga adik saya yang kedua, si Bryan, pertama kali masuk SMA. Alhamdulillah keterima di SMA 3 Bandung. Smoga bisa jadi anak pinter yang juga ber-attitude lebih baik daripada sekarang. Amien.

Adik saya yang SD naik ke kelas 4 SD. Miharby yang masih super polos dan diperlakukan seperti bayi di rumah (yeap… that part is our fault), dan masih belum bisa dipercaya buat naik ancot pulang dan berangkat sekolah. Takut bahaya!

Kalau adik pertama saya sih masih damai damai ajah tuh sama kuliahnya. Kakaknya? Hm… jadi babu di rumah hahahaha

Hari pertama masuk sekolah, terutama buat yang benar benar kelas awal di tiap tingkatnya, pastinya jadi satu pengalaman yang super. Full of excitement! Perasaan akan memasuki suatu dunia yang berbeda yang belum teraba seperti apa. Anak SMP dan SMA mungkin sudah lebih bisa buat mengatasi dan menyesuaikan diri…. tapi bayangkan kalau anak TK atau SD.

Dimana anak baru memasuki tahap late childhood dalam kehidupannya. Memasuki suatu dunia yang benar benar baru dan beda buatnya. Penuh ketakutan dan harapan! Pernah lihat wajah anak kelas 1 SD di hari pertamanya masuk sekolah? Lucu banget! Saya belum punya anak, tapi saya tahu sekali seperti apa! Takut takut, malu, tapi jelas sangat mau! Buat mengeksplorasi dunia baru yang akan digenggamnya!

Tapi mari lupakan sejenak yang namanya perasaan perasaan itu. Seorang anak yang mau masuk SD itu harus sudah punya kesiapan tersendiri buat bekalnya menuntut ilmu! Ya dari segi fisik, dan juga intelegensi tentunya. Di Psikologi kami punya beberapa test buat tahu apakah seorang anak bisa dinyatakan siap masuk SD atau belum. Yang umum digunakan adalah NST dan PM Colour.

DSC00546Ga perlu repot buat tahu gimana cara kerjanya si alat tes… itu urusan kami yang memang mempelajarinya saja ya :D Saya mau cerita sedikit. Cerita yang lupa saya ceritakan beberapa waktu yang lalu waktu saya jadi tester di salah satu SD di Bandung buat kesiapan sekolah.

Anak anak yang lucu dan kecil kecil (atau imut deh namanya…) masuk ke ruang tes dengan muka takut dan bingung dan bungkam. Tapi ga berapa lama kelas jadi ribut karena beberapa di antara mereka teman di rumah yang sudah saling kenal!

Waktu tes berlangsung juga sudah mulai bisa kelihatan anak mana yang kira kira sudah matang buat sekolah dan mana yang masih ”setengah matang”. Jangankan buat menjadi guru, buat menjalankan tes seperti ini saja butuh kesabaran yang besar lho!

Tapi itu di kelas yang saya pegang…. Prosesnya demikian. Dengan alat tes yang memang valid. Yang setelahnya langsung kami DSC00547skoring dan diserahkan pada psikolog ahli buat diinterpretasi. Demikian juga di kelas yang satu teman pegang. Sama prosesnya.

Tapi bukan di kelas yang dipegang oleh guru di sekolah tersebut. Yang punya alat tes yang beda dengan yang digunakan di kelas kami. Dummy, begitu sebutannya. Anak anak yang serius mengerjakan soal itu juga para orang tua mereka yang sedang menunggu di luar tidak tahu satu hal.

Bahwa mereka hanya pura pura di tes. Bahwa alat tes yang mereka gunakan mungkin setelah selesai digunakan cuma akan ditumpuk kemudian dibuang begitu saja tanpa repot dilirik lirik lagi oleh siapa siapa. Bahwa mereka adalah anak anak yang sudah diputuskan akan ditolak masuk di sekolah tersebut, tapi diminta buat ikut tes juga sebagai formalitas katanya

Kami tidak tahu pasti apa pertimbangan pihak sekolah. Kemungkinan soal ekonomi. Lainnya entah. Karna toh mereka kan sebetulnya tidak tahu sama sekali kalau anak anak itu sendiri tidak menjalani yang namanya tes seperti yang lainnya!

Sayapun sempat berpikir, lalu apa gunanya tes yang kami lakukan ini kalau anak yang diterima dan yang tidak diterima sudah ditentukan oleh sekolah. Apa mereka bahkan tahu apa tujuan dan manfaat dari menggunakan jasa kami di biro Psikologi? Bukannya awalnya maksud mereka meminta tes kesiapan sekolah saja? Bukan beserta tes palsunya? Cuma karna ekonomikah? Ketakutan anak tersebut tidak akan mampu buat bayar sekolah nantinya? Lah? Sekolah gratis itu mana? BOS dan segala macamnya apa kabar?

Lalu terbayang wajah anak anak yang hari itu masuk kelas tes palsu. Apa kabar mereka hari ini? Ikut mengalami si gejolak rasakah di hari pertama masuk sekolah? Atau tidak jadi karena tidak mendaftar kemana mana lagi dan keputusan yang didapat di luar kendali? Tunggu satu tahun lagikah? Atau harus sama sekali tidak jadi?

Ah… Dasar kau Indonesia! Bahkan pendidikan saja tidak bisa kau bagi rata!!!

Comments (28)

SEMANGAT NONA! PMS BUKAN SEGALANYA!

Wah… pagi ini padahal saya masih terbangun dengan perasaan tenang dan merasa bersyukur dengan apa saja yang saya miliki dan tidak miliki. Juga dengan semangat yang mengaliri diri saya yang akhir akhir ini terasa hebat sekali. Ditambah semua energi positif itu.

Tapi dasar manusia itu hanya mahluk lemah dan fana, dan Allah saja lah yang Maha membolakbalikkan hati. Tiba tiba dalam sekejap perasaan sedih depresseddan lemah dan tidak berarti apalagi berharga menerpa begitu saja. Ingin menangis dan menjerit. Merasa tidak punya apa apa dan tidak bisa buat berdiri tegak menatap dunia dengan penuh percaya diri seperti biasa. Bagaimana bisa percaya diri bila tidak punya apa apa di dalam sini yang bisa dipercaya?

Lagi lagi saya melihat ke atas dan menyesal dan merasa terpuruk berada di bawah sini. Seharusnya saya tidak melihat mereka terlalu lama. Karena saya bukan type manusia yang dengan lihat ke atas akan tumbuh itu semangatnya. Bukan sama sekali. Saya hanyalah manusia biasa yang umumnya merasakan iri bila lihat orang yang jauh lebih tinggi. Dasar ga becus…

Ah… kenapa ya sebetulnya? Apakah ini perasaan yang sedang mendekap saya? Kenapa terasa sesak dan berat begini? Bukannya sudah tahu semua ini hanyalah sebuah fase yang harus dijalani dalam kehidupan, sebagaimana fase lainnya dalam kehidupan yang akhirnya terlalui dalam damainya, setelah semua badai yang menyertainya? Tapi tetap saja… sekalipun tahu di ujung sana pasti ada cahaya, berada di tengah badai begini seperti terombang ambing tidak karuan. Seharusnya saya bisa melepaskan pegangan pada apapun dan memasrahkan diri pada Tuhan tentunya dan hembusan kencang angin yang datang yang akan membawa saya kemanapun dia mau. Terbentur dan tergores sana sini, tapi pasti nantinya saya akan tertambat di satu tempat yang jauh lebih baik rasanya. Membiarkan angin meniup kita bukannya lebih mudah daripada berusaha mencari pegangan dan pijakan yang tidak juga ada dan membuat ingin menangis meraung raung?

Ya sudahlah. Menunduk lagi saja. Bukan. Bukan buat menumbukkan pandangan ke bawah. Tapi buat memandang lurus saja ke depan. Pakai kacamata kuda. Jadi yang di bawah atau di atas, bahkan kanan dan kiri tidak bisa menggoda, apalagi menyakiti. Jalan lurus saja… pelan pelan… Bertujuan. Jangan patah harapan! Kuatkan hati lagi seperti kemarin kemarin.

Lagipula, human is a walking survivor, yep? I know I am.

Baiklah… Mari kita tersenyum kembali! Kata orang TGIF, Thank GOD Its FRiday! Tidak terlalu ada bedanya buat saya… bersyukur itu harusnya memang tiap hari. Tapi baiklah, dimulai hari ini pun tidak ada salahnya ;)

Siap siap menjalani weekend yang harus menyenangkan yah temans! U’ll be great, and I will do too :D Mau mengembangkan diri minggu ini supaya bisa jadi jauh lebih baik lagi! Dan sukses tentunya! :D :D :D Tentunya bersama bisnis ini juga ;)

Baiklah Nona PMS! Terapi menulisnya berpengaruh baik rupanya! Ayo mulai lagi! SMANGAT!

Bismillah…

Comments (22)

Akhirnya Ikutan Juga Bisnis Online ;)

Sudah menunaikan tugas sebagai warga negara yang baik dan benar? :p Saya dan calon suami kali ini ikutan lhooo ;) Kalau sudah pilih Presiden… daripada nunggu ekonomi berubah karena beliau beliau itu, gimana kalau usaha sendiri bareng diriku yuk!!! :D

Ini adalah satu hal yang sedang mengisi hari-hari saya belakangan ini! Kembali berbisnis dalam jaringan dan tentunya berusaha membentuk jaringan baru ;)

Kalau dibilang baru tahu, sebetulnya saya tahu Oriflame itu sudah sejak dahulu kala! Waktu masih SMA saya membantu mama saya yang waktu itu sudah jadi member Oriflame buat jualan di sekolah. Anak SMA kan lagi puber-pubernya dan tentunya tergilagila sama segala jenis kosmetik, maka jualan saya laris manis! Dah kaya jualan kacang ajah heheheu Dari situ dapat untung karena selisih harga di Katalog dengan harga member itu cukup gede! :D Ga ngerti? Nanti…

Nah ternyata, daripada cuma sekedar ikutan Oriflame dan dapat untung yang gede dari jualan, mending sekalian ajah cari untung yang lebih gede lagi! Manusiawi skali ya? Ga pernah puas :D Begitu baca ini, saya jadi super tertarik karena kayanya memang masuk akal sekali bisnis yang dijalani dan bukan tipuan dan segala macam kaya bisnis yang katanya milyaran tapi ga terlalu puguh juga (atau mungkin saya yang belum berusaha memahami) :D

Di sini, prinsip utamanya adalah membangun jaringan, karena semakin gede jaringan ya semakin gede juga bonus yang bisa didapat! Semua orang udah anti MLM? Oh puhlease… TANYA KENAPA? Itu kan biasanya yang ga jelas apa yang sedang dirintisnya… dan ga jelas produknya… kalau ini kan super jelas! :D

Lagipula… kalau dibilang semua orang udah ikut Oriflame dan nanti siapa yang akan jadi downline kita… Hey… Setiap tahun akan ada anak yang baru lulus kuliah dan malas bekerja di kantoran dan ingin usaha sendiri ataupun menjadi pebisnis saja (kaya yang punya blog ini :p), dan buka mata deh… krisis ekonomi global benar benar bikin banyak orang ga punya kerjaan dan ga punya pegangan! Yang begitu tuh harusnya ikut bareng kita! :D

Bukan musti jualan skali lagi tujuan utamanya… tapi membentuk jaringan. Skalipun skali lagi juga… kalo jualan itu untungnya gede banget lho!!! Saya baru dua minggu ikutan udah dapet skitar 90ribuan ;) Belum nanti ditambah bonus yang bakal di dapat! Ah! Exciting! :D

Lagipula, lebihnya adalah karena jaringan kita ini jaringan yang geraknya online. Hari gini siapa yang ga setiap hari buka internet coba? Nah… daripada tiap hari bukanya cuma Facebook lagi Facebook lagi, mendingan juga skalian mengkaryakan diri. Facebook juga bisa dikaryakan! Teman ada banyak, prospek satu satu ;)

banner4Ga ada yang instan.. jelas musti usaha! Tapi jangan salah… yang ini sih ga perlu usaha terlalu banyak! Ga pake keringetan pula hahahaha

Pengen tahu gimana caranya ikutan bisnis jaringan Online yang bebas penipuan dan terpercaya dan bisa banget menghasilkan keuntungan yang berlipat ganda? Ikutan dong ah! :D

banner2

Im Gonna Be Prosper! And So Will U (If U Join Me ;) )


Comments (18)

Older Posts »