Archive for March, 2009

Acara TV jaman skarang yah… #:-S

Lagi lagi mau kasih bahan siaran nih…


Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) / kembali merilis tayangan televisi yang dianggap bermasalah dan berkategori merah// Enam judul acara yang tayang sejak Januari 2009 itu/ dinilai melanggar UU No 32 tahun 2002/ tentang Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran// Keenam acara yang dianggap bermasalah itu adalah sinetron Suami-Suami Takut Istri/ sinetron Muslimah/ acara komedi Abdel dan Temon/ sinetron Alisa/, acara komedi Tawa Sutra/ dan Monalisa// Yazirwan Uyun selaku Anggota KPI mengatakan/ acara yang didominasi sinetron itu dianggap tidak memperhatikan norma kesopanan/ kesusilaan/ menampilkan adegan kekerasan dalam rumah tangga/ dan sarat ucapan kasar// Bahkan/ sinetron Suami-Suami Takut Istri dan Muslimah/ diindikasikan melanggar kaidah agama dan perlakuan tidak pantas kepada orang tua// Semua keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno Komisi Penyiaran/ setelah mendengarkan pertimbangan panelis yang beranggota sembilan orang// Selama Januari-Februari/ Komisi Penyiaran telah menerima 1.247 pengaduan dari masyarakat untuk berbagai kategori tayangan/// jawapos


Mwahahahha sinetron yang kmaren saya tonton bikin dahi mengkerut kerut cepet tua diprotes juga rupanya!!! YES!!! HILANGKAN SAJA!!!!

Ehm… sayang tapi sebetulnya yang Suami suami takut Istri itu karna awalnya sbetulnya masih lucu… tapi makin kesini jalan cerita makin aneh dan makin diperbuas khas Indonesia dan ga menapsukan buat ditonton. Kalo Tawa Sutra pastinya karna banyak konten okep-nya ya! Heuh… tapi rasanya ga akan ngaruh mao ditegor sama KPI juga…

Comments (20)

Whattaday!!!

Hari ini menyenangkan sekali!!! Sudah lama ga bermalam minggu bareng hanya para gadis *dan satu ibuibu plis deh :p* and it surely feel so GOOD!!!
Isinya cuma keketawaan, curhat colongan, bergosip, saling cela di depan dan di belakang orangnya sama saja dan yang begitu bikin capek rupanya!!!

Terima kasih buat si neng yang lagi berbungabunga, gadis yang semoga cepat sadar dan benar benar “pulih” dan move on dengan segera, neneng yang dua malem ini bayarin ancot edan ngerakeun hahaha dan lagi ditinggal sang ke, anak bawang yang bisa dimintai tolong ambil snack selamat datang, dan ibu ibu yang CinA :D

U GALS MAKE MY DAY!!!

Rupanya memang yang namanya teman bisa membuat perasaan jadi lebih baik. Dan ya, jangan pernah menutup diri, tentunya biar ga pernah merasa sendiri. Poto menyusul nunggu yang mau uplod!!!!

*update : nih nih poto d ladies :D

ladies

Comments (11)

U’ve got PUNKD

Bangun jam 10an setelah tadi tidur jam 5 subuh dengan perasaan sedikit terganggu karena entah kenapa si pacar ko aneh sekali kadang kadang, cuma jawab pertanyaan sederhana aja kayanya keganggu sekali. Hey U!!! If U really do want to marry me, get used to it! Jangan jadi marah marah cuma karna ditanya tanya! U know after that I’ll be double mad! What’s wrong with U? Dont U know me better? After all this time!

Ah… sudahlah… Biarlah itu jadi urusan kami saja. Entah sampai kapan saya akan merasakan kesal begini padanya. Biasanya sih ga pernah lama lama. Semoga aja kali ini juga begitu adanya. Kalau ga yah… gapapa juga skali kali :p

Tapi yang lagi rada ganggu juga di pagi hari ini adalah setelah nonton satu reality show yang kerjaannya ngejailin orang. Di episode tadi saya lihat yang sedang di manicure-padicure dihina hina such as kaki gajah lah… kasar banget lah… apalah… Maksudnya mungkin menguji kesabaran seseorang yah? Atau apa?

Kemarinan juga sempat liat acara sejenis begini dimana banyakan orang menjahili satu orang. Yang parah adalah kemarin yang dijahili para pedagang makanan keliling, ceritanya dikerubungi banyak orang seakan akan hendak membeli dan si pedagang sudah bahkan menyiapkan buat menyajikan dagangannya lalu tiba tiba ga jadi dan merubung pindah ke pedagang lainnya yang tiba tiba lewat. Muka kecewa para pedagang itu terlihat dengan sangat jelas.

Ada lagi beberapa reality show jahil jahilan yang seperti ini. Ya. Mungkin memang rada lucu kalau kadarnya tidak sebegitunya, tapi kadang ganggu. Bikin bengong. Melangkahi privasi. Membuat kesal.

Saya rasa ga semua orang punya selera humor yang bisa membuat menganggap keisengan dan kejahilan yang seperti itu lucu. Ga semua orang tidak akan terganggu. Buktinya banyak yang marah kalau dijahili. Wajar sekali.

Hm… kalau saja orang orang itu mendatangi saya, bisa habis dimakimaki mungkin. Atau dibunuh dengan pandangan maut yang setajam silet :p Im sorry, Im not really good at being PUNKD.

Comments (8)

Mumbling part II

Malam ini saya sulit sekali rasanya buat memejamkan mata. Kantuk itu ada, tidak bohong. Tapi entah kenapa memilih buat tetap terjaga dan diam saja di depan komputer buat malam ini mumpung sang ibu sedang di kamar saja, entah tidur entah chatting dengan hp nya. Yang manapun tidak masalah, yang penting saya jadi bisa pakai komputer dan menulisnulis ga jelas begini.

Ah… sudah subuh!!!!

Tadi malam seperti biasa Jumat harinya kopdar bareng teman teman Batagor. FUN! Di Toko Coklat yang ceritanya diliat ajah di blog orang yah :D

Yang jadi masalah adalah begitu sampai di rumah, entah kenapa si moodswing kumat dan bawaannya jadi ingin menangis… STUPID NATAZYA!!!! Ga bersyukurkah saya akan satu hari yang bisa dibilang close to perfection, siang bareng pacar malem bareng teman, keketawaan, bahagia. Kurangnya dimana?!!

Bukan… bukan karena mereka sama sekali atau apapun. Lagi sensitif saja. Lagi kangen pada mereka yang konon namanya “sahabat”. Yang sekarang SMS an saja sulit. Apalagi telpon. Apalagi ketemu. Apa kabar disana? Kesepiankah seperti saya?

Saya tahu bahkan kata Erik Erikson pun di tahap perkembangan psikososialnya dia bilang di usia saya which is dewasa muda yang bisa terjadi hanya dua, apakah
Intimacy atau justru terpuruk pada Isolation. Mungkin itu sebabnya rata rata orang butuh pasangan?

Mungkin karna belum tiba waktunya saya, tapi saya sedih kalau melepas seorang sahabat buat menikah. Melepasnya buat menjalani hidup barunya. Ah. Tidak sepenuhnya sedih sih. Bahagia malah. Hanya ada satu sisi yang ga bisa bohong sedih, sekalipun pasti bisa rela dan ikhlas, dan sekali lagi, ikut bahagia!

Harusnya pagi ini saya janjian ketemu sahabat saya yang 6 tahunan terakhir ini jadi salah satu orang yang paling dekat dengan saya selain BFF saya. Mega namanya. Mega yang baik, Mega yang cantik, Mega yang jadi tempat sampah saya, Mega yang sering menenangkan saya, Mega yang suka bertukar curhat dengan saya, Mega yang suka jadi tempat menginap saya. Mega yang minggu depan akan menikah dengan Agam.

Seharusnya besok kami bertemu dan bertukar cerita setelah sekian lama sibuk dengan kehidupan masing masing. Terakhir bertemu waktu dia menunggui saya sidang. Sudah sebulan dan belum pernah bertemu lagi, dan belum juga bertukar cerita! Sesibuk itukah kami? Apa benar kami ini sahabat?

Saya sedih. Sedih karena akhirnya besok tidak bisa ketemu dan minggu depan katanya dia sudah akan memasuki masa pingitan sebelum tanggal 4 April yang diberkahi itu. Yang mana rasanya kami ga akan ketemu lagi sebelum dia di pelaminan nanti. Sedih karena tidak bisa menyampaikan apa yang saya pikirkan tentang pertemanan kami pada dia yang masih gadis. Sedih karena takut lagi lagi nanti teman saya akan makin dan makin jauh saja.

Saya bukan orang yang suka berteman. Sedikit sekali teman saya, terutama sisa teman sekolah. Saya tidak bisa membuka diri pada semua orang. Makanya teman dekat saya yang benar benar hanya sedikit. Dan mereka kini hilang satu satu. Umumnya karena menikah, atau akan menikah. Saya bukannya tidak tahu memang sudah masanya demikian. Tapi tidak mau kesepian tidak salah juga kan?

Ada seorang teman saya yang baru menikah bulan lalu status di fbnya bilang “baru menyadari temannya ternyata memang suaminya, yang lainnya makin lama cuma jadi bumbu saja…sedih…”

Saya juga sedih jadinya.

Meskipun saya tahu. Nanti juga saya akan menemukan teman baru. Nanti juga saya akan menikah. Nanti setelah menikah ada teman lagi. Selalu begitu dan tidak berhenti. Semoga begitu lebih tepatnya.

Tapi saat ini saya cuma merasa sedikit sepi… dan itulah yang buat bulir bulir tak bertuan itu tadi berjatuhan.

Tapi sekarang tidak! Terima kasih yah temans buat pertemanannya! Saya bersyukur dulu membuka diri buat kenal kalian! Dan tentunya terima kasih ya pacar. Maaf tadi aya jadi aneh lagi. Its not you, its me, as it used to be…


It just that sometimes its hard to be single when everyone around is not


Comments (8)

THE COTTAGE “Extremely Satisfying”

Akhir akhir ini agak kurang film yang beredar yang bisa membuat kaget, kagum dan puas setelah menontonnya. Well, Slumdog Millionaire is an exception for sure. Tapi setelahnya agak kurang lagi tontonan yang memuaskan.

Suka menonton DVD? Bajakan atau asli yah silakan saja, semuanya masalah pilihan. Tapi ada satu film yang saya rekomendasikan buat ditonton sekarang ini!

Film ini sempat masuk di Blitz Megaplex tapi seingat saya memang tidak masuk ke 21 karena bukan jatahnya atau mungkin karena asumsi film dengan genre freak begini ga akan laku di pasaran!

THE COTTAGE

Bercerita tentang sepasang kakak adik David dan Peter yang menculik perempuan anak tiri dari seorang penjahat kakap, Tracy. Mereka membawa Tracy ke satu cottage yang sengaja disewa sebagai tempat menyekap sandera dan menunggu datangnya uang tebusan yang diantarkan oleh Andrew, kakak Tracy yang ternyata berkomplot dengan David dan Peter mendalangi penculikan Tracy karena sang ayah digambarkan lebih peduli pada si adik tiri yang seksi *ugh!harus liat covernya!seksi sekali dan ga ada sama sekali di filmnya…faking cover :p*

Ketololan demi ketololan dari Peter dan Andrew yang menggagalkan kesempatan untuk jadi kaya membentuk sebuah alur komedi yang menggelikan. Tapi itu belum seberapa dibandingkan keseruan sesungguhnya dari film ini!

Ketika satu persatu mulai mati dengan mengenaskan dan mendapat peringatan dari para orang tua yang tinggal di desa yang sangat sepinya, suasana mencekam mulai terasa dan penuh tanda tanya. Siapakah pembunuh sadisnya?


Ada kesadisan yang mengilukan yang ditawarkan oleh film ini, yang hebatnya dibalut humor yang penuh ironi! Humor terus ada bahkan hingga film ditutup dengan kalimat “You must be joking!” dan lagu HAPPY menjadi gong dari film yang spektakuler ini!

Watch this! You’ll be amazed!!! :D

Comments (8)

Karna Cuma Kami Yang Tau Rasanya

Uh uh uh

Pacar saya lagi sakit. Sedih kalau si pacar lagi sakit teh. Suka jadi mati gaya. Plus makin terlihat seperti anak kecil yang sumpah terpapar ke-fragile-an nya :p Tapi dia marah kalau disebut “penyakitan” dan bisa sampai BT pada pacarnya yang baik hati ini! Hm… rasanya sih ada hubungannya dengan trauma masa lalunya yang besar sekali dan berhubungan dengan self-image-esteem-confidence nya!

Saya lagi siaran yang sudah tidak dinikmati seperti dulu tapi mau tak mau dan berusaha menyamannyamankan diri sebisanya sambil mempergunakan fasilitas kantor sebesarbesarnya sambil kangen pada si pacar siang ini.

Mungkin karna saya ga ada kerjaan, kurang ada yang jadi beban pikiran selain gimana caranya mendapatkan pekerjaan… Atau mungkin karna sedang senang karna ada seorang teman kerja kita berdua yang memang bisa dibilang masih ababil bilang waktu chatting di YM tadi


“Suka sirik ih liat mba tasya ma veinya… Asa manis pisan… lucu aja ngeliatnya jadi seneng… Gimana sih biar bisa begitu”


And so on…

Ke GR an critanya :p Ya ya kami memang masih sangat sebentar berhubungan dan masih juga pacaran, masih nunggu waktu kapan impian kami berdua buat benar benar bersatu jadi nyata. Tapi rasanya senang kalau ada orang yang juga bisa lihat kami memang bahagia dan ikut senang melihat kami.

yayi-kondangan

Kenapa?

Karena selama ini banyaknya orang melihat dengan pandangan tidak percaya. Sambil ketawa. Sambil ngomongin yang jelek jelek. Sambil sedikit heran. Sambil sambil yang rasanya ga bermuatan dukungan sama sekali.

Makanya ketika ada yang bisa lihat bahwa kami memang bahagia berdua, dengan semua usaha yang dijalankan dan penulian telinga dari anggapan anggapan miring orang orang, patut rasanya kalau saya jadi senang :D

Aaaaaaahhh KANGEN PACAR!!!!

Cepat sembuh ya sayang :*


Comments (13)

Bukan Tidak Mengerti Sama Sekali

Pada dasarnya, tidak akan ada seorang pun yang benar benar bisa mengerti apa yang orang lain hadapi, alami, dan rasai.

Tidak akan bisa, karena tiap orang punya hidupnya sendiri, punya bentuknya sendiri, punya alamnya sendiri.

Tapi tidak bisa bukan berarti tidak berusaha. Bukan berarti tidak mau sama sekali.

Ya sayang,

Mereka mungkin tidak pernah menegrti. Akupun. Aku memang tidak benar benar mengerti, tapi tolong percaya bahwa aku sepenuhnya berusaha. Kenapa? Karena aku tahu kau pun tidak pernah bisa sepenuhnya mengerti, tapi kau berusaha.

Jadi jangan menangis, jangan memaki, jangan membenci.

Aku disini.

Comments (9)

Older Posts »