Mau menulis apa sebetulnya kurang terkonsep malam hari ini… Cuma rasanya ada keinginan buat menulis di malam terakhir dalam si angka kembar kedua kehidupan saya.
Hm… apa ya…
Ada beberapa target yang dengan sangat mengecewakannya gagal buat tercapai di angka kembar kedua saya ini. Yang pertama adalah buat melepaskan status mahasiswi yang entah kenapa masih juga melekat! Tapi sebentar lagi sudah akan lepas insya Allah akhirnya
doakan lancar ya dan bisa wisuda Februari ini AMIEN… Agak sedikit malu dan sadar bahwa mungkin kalau buat orang tua hitungannya sudah masuk ke memalukan, but well, apa mau dikata, memang belum selesai, tapi sudah akan selesai. Satu kegagalan yang mungkin akan membuka jalan buat banyak kesuksesan. Semoga.
Lalu yang satu ini, rasanya jadi satu kegagalan yang juga mengena buat saya. Sejak saya punya keinginan buat menikah which is waktu umur 17, saya selalu mentargetkan bahwa saya akan menikah pada usia 22 dengan siapa saja! Yang penting pada usia 22! Ini pernah saya bilang pada mantan saya si Jaki, yang waktu itu agak sewot mendengarnya. Ah.. mungkin sekarang dia tertawa, karena akhirnya saya akan menutup usia 22 saya, belum menikah sekalipun sudah punya rencana sedangkan dia yang dulu saya buang jauh jauh dari kehidupan saya dan sempat menghabiskan hampir setengah tahun begging for my mercy, sudah menikah dengan entahlah siapa dan ga bahkan mengundang saya!!! Ngarep bener…that’s gonna be another story! Ditinggal kawin mantan haha
Yah… entah kenapa menikah muda itu jadi sesuatu yang selalu saya dambakan. Tapi kalau sudah melewati angka kembar kedua, rasanya sudah ga lagi bisa dibilang benar benar “muda” ya? Saya sempat cerita pada lelaki kecil saya soal keinginan saya ini, tapi pada akhirnya mungkin rasio dan kompromi yang memenangkan jalannya. Ah… saya ga terlalu sedih juga sih soal yang ini, my time will come soon, that I know
Dua puluh tiga tahun. Lumayan banyak ya… angka angka yang kadang ga berasa sudah berlalu begitu saja. Tapi ah, agak kurang peduli juga rasanya. Malah offensive 23 itu! Kenapa? Yah… ga banyak yang percaya juga kalau saya bilang masih di bawah setengah abad! Ya ya ya potongan tante tante ini sudah seperti sebuah kutukan kadang kadang! Hahaha malah ada yang sempat mengira sudah jalan tiga bulan dan itu beberapa tahun yang lalu. Jadi, ga banyak pengaruhnya buat saya usia jadi 23 sekarang.
Ada yang bilang kalau jadi tua itu pasti, tapi kalau jadi dewasa adalah pilihan. Kadang bingung juga. Mana sih standar yang pasti tentang sebuah kedewasaan? Kalau saya sekarang, sudah dewasa belum ya? Hm… masih suka ngambek ga puguh… masih suka banting banting barang saat kesal *korban terakhir si henpon fleksi 275rebu itu
ada yang mau kasih gantinya? haha* … masih bolos siaran kalau sedang ga mood gara gara PMS… masih banyak masih masih lainnya deh! Jadi apa saya belum bisa dibilang dewasa? Ah… kalau kata si cinta, semuanya ada di pikiran, maka bolehlah ya saya berpikir bahwa saya sudah dewasa, however it takes, karena dengan berpikir demikian maka dengan sendirinya saya akan! Situ juga boleh kok kalo mau, ga dilarang da hehe
Tapi satu lagi nih! Yang bahkan sampai dengan sekarang menutup si angka kembar kedua dalam kehidupan masih agak ragu apakah benar saya sudah bisa atau belum.
Mencintai diri sendiri.
Beberapa bulan yang lalu Jeng Aming pernah sms saya dan tanya “gimana sih caranya buat mencintai diri sendiri” Dan jujur saja, waktu itu saya ga bisa kasih tau gimana, karena rupanya perlu berpikir sejenak buat tau bagaimana caranya.
Sudah mencintai diri sendiri belum ya? Mementingkan diri sendiri di atas kepentingan orang lain dengan mengatasnamakan eksistensi diri, apa ga akan jatuh jadi egois namanya? Ga peduli apa kata orang lain dan percaya pada pendapat sendiri tanpa peduli kanan kiri dengan mengatasnamakan believe, apa ga akan jatuh ke keras kepala dan cenderung bebal? Lalu gimana? Sudah belum ya?
Hm… paling tidak saya tahu, ini adalah satu PR di akhir angka kembar kedua.
Meracau… hm… rasanya besok akan sama saja dengan hari sebelumnya, ga terlalu banyak istimewa. Mau bimbingan, mau ronsen gigi, mau siaran, mau apalagi ya? Hm… mohon doa ya buat yaumil milad nya saya besok, terutama supaya cepat bisa selesai hutang pada orangtua soal si skripsi ini dan wisuda Februari, juga kalau bisa sih target saya dan lelaki kecil tercapai di usia baru saya nanti, tanpa perlu menambah lagi
AMIEN… thanks before… u know I need that so
About three hours from now…
HAPPY BIRTHDAY ME

LOVE U!














