Archive for May 6, 2008

There’ll Always Be Happiness Even in a Darkest Time

Ya ampun…

Akhirnya menulis kembali diriku! Hm… saya habis menghabiskan weekend yang benar benar bisa dibilang nyaris sempurna! Ah.. toh tiap orang punya definisinya sendiri soal sempurna, yes? Demikian juga saya… buat saya, weekend saya kemarin benar benar bisa dibilang sempurna!

Jadi setelah Jumat yang uring uringan itu, akhirnya jadi juga saya pergi ke Bekasi hari Sabtu (dan Alhamdulillah gajian tepat waktu ;) ) pagi! Yang sempat bikin kesal adalah bis yang ngetem lama sekali! Heran deh! Asli lho… saya naik dari jam 9 pagi dan baru jalan benar benar masuk ke tol Cipularang sekitar jam 10 an, yang artinya dia ngetem hampir sejam! Dan yang selalu saja menyebalkan yang terjadi di terminal adalah setiap sampai terminal, berasa artis selalu saja langsung dikerubuti orang orang yang entah kenapa merasa perlu menunjukkan pada kita calon penumpang bis yang akan dinaiki! Oh puhlease… kami kan punya mata! Dan yang paling ga suka adalah kalau ngajaknya agak dengan memaksa, kalau perempuan mendingan, paling hanya dicolek sedikit yang tetap saja annoying deh! tapi kalau lelaki, biasanya dirangkul dengan sok akrabnya, digandeng gandeng tangannya, dibawa ke depan bis yang padahal tau tau bukan tujuannya! Heuh! Semoga yang begitu bisa cepat hilang deh dari terminal manapun di negara tercintakuh! GANGGU!

Dan lagi dan lagi saya senang sekali melewati tol Cipularang dengan pemandangan hijaunya sepanjang jalan yang kayanya membuat suasana hati jadi damai sejahtera bahagia tiada tara *cuih lebay* apalagi kalau dalam keadaan hujan gerimis dan kedinginan di dalam bis AC eksekutif menuju Bekasi! Huh! Perasaan romantis yang sangat indah yang kadang menimbulkan perasaan rindu pada seseorang yang entah siapa…. tapi pernah juga saya lalui dengan perasaan senang dan romantis dengan diri sendiri! Coba deh! It’s nice thou!

Sampailah di Bekasi! Ga pengen nginep di saudara akhirnya ya sudahlah, BFF ku jadi tempat perhentian paling sempurna lagi dan lagi…

Dan entah kenapa, dengan sendirinya kalau sudah barengan sama Mei, my dearest BFF, rasanya bawaannya seneng terus! Sampai di MM langsung makan di resto Jepang yang lupa namanya apaan dan makan makanan yang agak kurang jelas sama juga lupa apa namanya. Sebegitunya kurang berkesan! Salah menu! Habis beres makan, agak bingung mau ngapain dulu sebelum pulang, eh eh eh akhirnya lagi dan lagi kami karaokean! Karaoke 10 ribu 4 lagu dengan senangnya dan anehnya. Mike ga jalan, akhirnya sukses bergerowokan dengan tanpa nada aja deh! We sang As Long As You Love Me, Will You Still Love Me Tomorrow, Close To You plus You Must Love Me yang entah kenapa sekalipun dinyanyikan dengan penuh penghayatan dan dimaksudkan untuk jadi manis, malah tetap saja aneh dan bercekakakan ria lagi dan lagi! Heum… karaokean memang cocok sekali buat menaikkan mood!

Tapi oh tapi udahannya Mei ditelpon Ryan which is her bf now! Dan jadi agak drop gara-gara lelaki bodoh itu dengan santainya bilang mau menghabiskan malam minggu di kostan Mila sahabatnya! Euh! Langsung keinget film You Stupid Man tanpa bisa dihindari deh! Akhirnya karena drop, daripada mengganggu mood, tanpa rencana juga diputuskan kami akan nonton! Dan pilihan jatuh pada TARIX JABRIX. Awalnya saya tidak berekspektasi banyak pada film ini, tapi ternyata cukup sukses juga membuat tertawa dengan puas! Cacing is so Ace Ventura wannabe! Tapi tapapa karena dia pantas… ga terlalu ingin mencela film ini lho! Justru kebalikan dengan waktu nonton XL EXTRA LARGE yang ekspektasinya ketinggian dan ternyata filmnya hanya begitu saja, akhirnya malah jadi rada kecewa. Jadi ya sudahlah, memang jangan terlalu banyak berharap dan juga jangan meremehkan film apapun, yes? Sekalipun tetap Indonesian romance masih akan jadi pilihan film terakhir sekali buat saya!

Oh ya… pulang ke rumah Mei agak malam dan makan lagi ketoprak yang sangat saya cintai! Huhuhu! Viva ketoprak SUPERINDO yang sekalipun ibu dagangnya jutek sekali, mungkin itu syaratnya supaya laris! Yang penting enak banget deh! Menghabiskan malam hari dengan curhat! Senang sekali rasanya karena sekarang bukan cuma saya yang memenuhi sesi curhatan, tapi Mei juga yang akhirnya punya Ryan dan melepaskan status single setelah 5 tahun lamanya! Pengen kenalan sama Ryan… ah, next time maybe!

Besoknya hari Minggu adalah hari yang SANGAT PADAT KARYA! Bangun jam stengah 7 pagi dan bersiap-siap sambil sedikit berdandan ria karena ceritanya mau ke Bogor buat datang ke pernikahan teman kampus Mei dan dengan kata lain free lunch in Bogor, yang tadinya rencana pergi jam 8 pagi akhirnya jalan jam 9 juga! Huh dasar :p Ngaret is so part of life, yes? Naik 58 dan turun di UKI menunggu dengan manis bis AC yang menuju Bogor sambil payungan karena sumpah SILAU! Dan sukses jadi pemandangan yang bikin tukang ojek yang berserakan bertegur sapa sok kenal dan menyebalkan! Agak hopeless dan mulai panik karena sudah setengah jam lebih berdiri dengan manis ga ada juga bis yang lewat! Padahal sudah sempat bertanya pada mba mba yang dengan juteknya bilang bahwa memang menunggunya disitu. Ah… akhirnya dengan bingung jalan ke belakang ke arah gereja, papasan dengan seorang mba mba yang nampak jauh lebih ramah daripada yang pertama kita tegur! Eh ternyata dirinya juga mau ke Bogor! Akhirnya jalan bareng lah… ternyata oh ternyata memang kita salah spot nunggu dong! Huh… sampe tua juga kayanya kalau berdiri disitu ga akan sampai ke Bogor! Ah… untunglah ada mba yang baik hati itu.

Sampai di Bogor, tentunya masih ada kebingungan lagi! Buta Bogor sama sekali! Sempat tanya Herman trayek ancot yang harus ditempuh, tapi nampak kacau balau dan salah salah deh! Heuh… akhirnya nanya lagi sama sopir ancot lain, dan ternyata kami harus naik ancot sampai 3 kali buat sampai ke RS MARZUKI MAHDI which is RSJ tapi memang kondangannya disitu, naik 03 awalnya menuju ke arah Jembatan Merah. Titip minta diturunkan pada tempatnya ke sopir ancot ternyata agak kurang guna! Ga dikasih tahu juga ternyata! Untung rada ngeh sendiri akhirnya kayanya sudah sampai di Jembatan Merah! Rada parno seancot dengan dua preman yang agak ngeri memandang dengan tampak seperti menguliti! Seyaaaam! Mau difoto pun ga berani. Lanjut lagi naik ancot ke Merdeka, yang ini agak asal naik saja yang penting ada tulisan Merdekanya. 07 kalo ga salah mah. Sampai di sana, lagi dan lagi kebingungan naik apa! Eh… kedua kalinya nanya sama seorang ibu ibu yang ternyata juga searah dan diajak bareng juga! Wah… Alhamdulillah!

Sampai deh! Tapi rada kecepetan… masih jam 12 siang! Ah! Padahal sudah SANGAT LAPAR hehehe akhirnya did a little touch up dan bukan di kamar mandi karena ga ada cermin nya, tapi di selasar RSJ dengan sangat pede duduk dan berdandan ala lenong! Yah… diriku kan tidak pernah berdandan… tapi agak asal juga kemarin dan lumayan lah… ever heard of monyet juga kalo didandanin jadi cantik? Tangtes tangtes berdua ini kayanya belum kalah lah sama monyet mah… heheheu

Akhirnya jam 1 juga! Mari makan siang! Konsep pernikahan Desi dan Kurniawan itu ceritanya walimah yang agamis, jadi dipisah antara akhwat dan ikhwan, namun entah kenapa karena keadaan agak pabalieut, akhirnya gabung begitu saja tanpa bisa diatur lagi! Di dalam juga keadaan sesak banget karena pengaturan catering yang agak aneh, jadi asli agak mirip di tempat obral yang padat pengunjung! Tapapa, yang penting akhirnya dapat makanan gratis, enak, dan juga es krim alpukat yang sekalipun kata Mei kebanyakan tepung aku menyukainya! Hm… btw… liat orang menikah, ga bisa dihindari! INVU Desi! Hehehe jadi pengen nikaaaaaaah L ah sutralah…

Sesuai dengan rencana dan hasrat awal, ke Kebun Raya Bogor! Entah kenapa tempat ini dari jaman kami SMA sudah punya daya magisnya sendiri yang membuat kami jatuh cinta dan tidak pernah lupa buat kesana tiap ke Bogor, atau malah sengaja ke Bogor demi kesana! Padahal sudah mendung menggila waktu otw ke Kebon Raya, tapi gimana dong, namanya sudah niat hati? Kejadianlah! Begitu turun dari ancot, padahal pakai payung, tapi angin yang rada sadis dengan suksesnya membuat kami berdua BASAH KUYUB dari atas sampai bawah! Wih… udah begitu tetap saja, PANTANG MUNDUR! Dengan payung bocor yang bikin agak ga berpengaruh dipakai pun, jalan lah kami. Sekarang ternyata tiket masuknya jadi 9 ribu! Hm… tapapalah. Begitu sampai di dalam, baru sadar sepatu saya basah kuyup dan mulai sangat tidak enak dipakai! Akhirnya keluar lagi dan belanja sandal jepit berdua! Dan makanan buat piknik. Ah… coba bayangkan dua tangtes cantik dengan sisa make up yang mulai luntur, celana jeans digulung, pakai sandal jepit, dan bawa bawa kresek hitam! Hehehe weren’t we so enchanting?

Jalan jalan, fofotoan dengan narsis dan najis nya! Menikmati hijau sepanjang mata memandang, kedinginan sampai baju kering sendiri dari yang tadinya basah kuyup! Ah… so damn romantic! Dan lagi lagi saya menikmati keromantisan itu justru dengan sahabat terbaik saya sepanjang masa. Tapapa… kami memang lebih mencintai satu sama lain daripada dengan lelaki manapun yang diciptakan bumi buat kami selama ini. Hehehe. Menutup perjalanan dengan duduk duduk manis di Café DeDaun yang tadinya agak takut buat didatangi karena nampak mahal sekali, tapi ternyata masuk akal harganya. Dan makanannya enak! Worthed! Dan aslinya kenyamanan suasana bikin enggaaaaan sekali buat pulang! Tapi tetap dong harus pulang! Keluar dari Kebun Raya, jalan sepanjang trotoar menuju ke terminal Baranangsiang yang ga terlalu jauh dari pintu keluar. Berasa sedang Adele sekali dengan Chasing Pavement nya, sambil bernyanyi nyanyi dan tertawa dengan asli sangat bahagia. Whattaperfectday!

Tidur malam agak cepat karena CAPEK berat! Malamnya Mei ternyata mengikrarkan hubungan dengan Ryan malamnya! Ah…. Selamat ya dear! Akhirnya! Bangun pagi sakit badan! Ah! Rupanya benar benar masuk angin nampaknya! Ulang tahun sahabatku, ga jadi orang pertama yang memberi selamat, tapi paling tidak orang pertama yang memberi kado! Dan memberinya satu kado yang ga semua orang bisa kasih! Menemaninya interview! Pagi hari jam setengah 7 sudah jalan dan akhirnya naik omprengan ke arah Thamrin jam 7 pagi! MASYET!!! SIYAL!!! Saya sama sekali benci Jakarta pagi hari! Hm… mungkin mereka yang orang Jakarta merasa sudah terbiasa. Tapi saya bukan. Saya ga terbiasa. Dan memilih semoga tidak perlu untuk terbiasa! AMIEN…

Turun di Wahid Hasyim karena omprengan yang kami naiki sopirnya baik banget! Searah dan mengijinkan kami nebeng sampai situ. Ibu ibu berjilbab yang tegas dan berani menegur petugas tol di Jatibening karena mereka mendiamkan saja bis yang dengan asiknya menyalip dari kanan ke kiri dan dengan sukses bikin macet! Ah… tipe ibu ibu yang sangat aku ingin jadi sepertinya! Jalan kaki ke arah stasiun Gondangdia, eh tanpa disangka lewat Hotel Paragon tempat menginap waktu bareng Rase nonton Anang KD di SCTV! Tanpa bisa dihindari, I miss Jaki. Dirinya dengan segala kekurangan dan keanehannya, yang tetap saja pernah mengisi kehidupan saya. Ah ga suka ah jadi mellow! Sutralah…

Akhirnya sampai juga di outsource company tempat Mei ikut test! Ah! Ternyata RUAMEEEEY sekali! Rupanya memang banyak yah orang yang berebutan mencari pekerjaan. Mengantri buat isi formulir dan buat di tes satu persatu. Lammaaaa sekali saya menunggu Mei! Dari jam 10 sampai jam 12 lewat! Ah… semoga dia dapat deh pekerjaan tersebut. AMIEN.

Baik bajaj menuju Sarinah buat naik Kopaja kearah Semanggi buat lunch! Ih… udah lama deh ga naik bajaj! Ga inget terakhir kapan. Heuh… tidak enak ternyata! Even seni nya dapet, cuma asap racun juga dapat dengan suksesnya! Huh! Naik Kopaja Alhamdulillah dapat yang duduk! Sampai di Semanggi, makan dooooongggg!!! Di Kim No Taki biar agak gaya sedikit berasa ada di Jepun manalah. Makan Ma Bodon yang ternyata adalah sebuah makanan yang rasanya kurang menggigit dan tidak akan saya pilih lagi sekalipun katanya itu adalah chef suggestion, suruh aja chef nya makan sendiri! Tapi untung watermelon juice yang sangat segar menambah poin dengan sukses! Kekenyangan… puputeran Semanggi, ga beli apa apa sebetulnya, just spent a lil more time together with my dearest BFF. Akhirnya jam 4 deh! Pulang naik 52 menuju Bekasi dan ga dapat duduk sampai ke Jatibening L menyakiti kaki deh sumpah mati! Jam 5 kurang dapat bis AC eksekutif Lebak Bulus – Bandung! Cupika cupiki dengan kilat dan say goodbye to my BFF dan loncatlah ke dalam bis! Merasa dirampok! Masa 45ribu?! Arhhhh ya sudahlah…

Ternyata jam 7 kurang sudah sampai lagi di Bandung! Duh cepet amat… siaran kan jam 9 malam. Akhirnya jalan dengan santainya, tetap saja jam 7an sudah sampai Mustika. Leleponan dengan dirinya yang membuat saya agak kesal kemarinnya tapi tetap rindu tiada terkira, dan itu lumayan membuat lebih senang sedikit sudah kembali ke Bandung lagi! Siaran cinta dengan bahagia, ditraktir jus jeruk Bu Imas tengah malam oleh Opick dengan sangat tumbennya! Ah… sungguh penutup hari hari liburan panjang yang sempurna!

Pagi ini? Bangun jam 7 pagi dengan sakit badan karena kecapean baru tidur jam stengah 2an malam dan langsung memaksakan diri buat bangun dan berangkat bimbingan! WELCOME BACK TO THE GODAMN REAL WORLD DEAR! Ah tapi ALHAMDULILLAH skripsi saya mulai akan lancar nampaknya. Sudah disuruh memasukkan BAB II soalnya sekalipun BAB I belum beres, tapi berarti kan jalannya sudah ada. ALHAMDULILLAH. SEMANGAT! DUA BULAN BERES! AMIEN! Mohon ikut Amien ya…

Sudah ah… bersenang senangnya sudah, sekarang ayo berjuang lagi! Thanks to my dear BFF who made my days! Love u so dear Memei!

Comments (59) »